<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818</id><updated>2011-07-30T20:34:52.292-07:00</updated><category term='foto oleh M Wikan H'/><category term='Emon saat ditahan di Mapolresta Balikpapan'/><title type='text'>Muhamad Yamin</title><subtitle type='html'>Padamu Negeri, Kami Berjanji 
Padamu Negeri, Kami Berbakti 
Padamu Negeri, Kami Mengabdi 
Padamu Negeri, Jiwa Raga Kami</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>65</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-5136435049735923492</id><published>2010-10-30T04:54:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T04:54:22.918-07:00</updated><title type='text'>Inilah Luapan Emosi Pelatih Persema Timo Scheunemann</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/TMwHMeQWSGI/AAAAAAAAAJY/5HJsQBj7oW8/s1600/106799_news.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/TMwHMeQWSGI/AAAAAAAAAJY/5HJsQBj7oW8/s1600/106799_news.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;Timo membuka pembicaraan saat jumpa pers usai laga Persisam Putra Samarinda vs Persema Malang di Stadion Segiri, Minggu (3/10/2010). &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi begini, Saya ini warga Negara Jerman tapi saya lahir dan besar di Indonesia. Mungkin nggak tau ya, mungkin saya lebih menghargai Presiden (Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono) kalian, daripada orang-orang yang terlibat di stadion ini (Stadion Segiri). Amanat SBY, lima tahun ke depan kita jadi macan Asia. 5 tahun Asia ke 15 tahun depan Piala Dunia artinya lima tahun ke depan Piala Dunia. Kalau seperti ini terus, kalau seperti ini terus, camkan omongan saya. Bukan hanya U 16 kalah dari Timor Lorosae tapi juga yang senior juga kalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ketika wartawan hendak bertanya. Timo tak ingin dipotong pembicarannya. &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong Jangan dipotong dulu. Saya masih hijau. Saya masih hijau makanya saya masih kena. Anda boleh tanya sama pelatih-pelatih semua di Indonesia. Itu Dikerjai dan mengerjai. Dan dibilang, kita sikat mata dengan mata. Mata balas mata, semua buta. Sepakbola boleh begitu, balas membalas dan balas membalas terus. Berpuluh-puluh tahun seperti begini. Indonesia itu dijajah Belanda karena kita bermusuhan sendiri. Baru butuh Soekarno yang menyatukan kita. &lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Timo melanjutkan penilaiannya wasit Aeng Suherlan memberi pinalti kepada Persisam.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang begini, peraturannya apa. Peraturan tadi malam diterangkan sendiri. Pertama, pinaltinya (pinalti karena Choi Dong Soo dilanggar) bukan pinalti. Jelas bukan pinalti. Ini ada live TV. Anda tinggal lihat saja. Di reply pelan-pelan.Yang mengerti bola pasti setuju dengan saya. Tapi lebih daripada itu, pinaltinya salah, tidak boleh berhenti. Peraturan dulu boleh berhenti tapi peraturan sekarang tidak boleh berhenti. Tadi malam diterangkan. Harusnya, J Lo dapat kartu kuning, pinalti diulang. Buat apa bikin peraturan. Dia (wasit) sendiri yang bikin peraturan tapi tidak ditepati. Anda boleh lihat semua. Bola cermin bangsa. Hukum kita nggak ditegakan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Timo anggap dirinya sebagai pelatih yang kurang pengalaman&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf ya saya sedikit berkhotbah. Maklum, bapak saya Pendeta. Tapi itu betul. Saya ndak bisa ngomong apalagi. Saya nggak bisa begini karena saya berdoa tadi, betul. Saya berusaha menenangkan diri. Memang saya nggak berpengalaman, makanya saya seperti ini. Yang pengalaman pasti nggak seperti ini. Tapi apalah, kalau berpengelaman, apa ya, memang mungkin berkata beginilah sepakbola Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Diakhir jumpa pers, Timo kritisi wasit agar memperhatikan amanat Presiden SBY&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi begini loh, Saya tu sangat mensuport produk Indonesia ya. Saya suport produk Indonesia Termasuk pelatih-pelatih di Indonesia. Tapi wasit Indonesia, tidak mengerti buat peraturan sendiri, jangan tersinggung ada wacana masukan wasit-wasit asing. Ini bukan masalah kalah dan menang. Nggak apa-apa saya legowo kalah, nggak masalah. Sepakbola biasa ada kalah dan menang. Cuman ini masalahnya lebih besar dari itu. Dan ini amanah dari Presiden sendiri. Harusnya dihargai Presiden itu ngomong apa. (min)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-5136435049735923492?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/5136435049735923492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=5136435049735923492' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5136435049735923492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5136435049735923492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/10/inilah-luapan-emosi-pelatih-persema.html' title='Inilah Luapan Emosi Pelatih Persema Timo Scheunemann'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/TMwHMeQWSGI/AAAAAAAAAJY/5HJsQBj7oW8/s72-c/106799_news.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-306875551385746468</id><published>2010-08-06T06:38:00.000-07:00</published><updated>2010-08-06T06:38:34.293-07:00</updated><title type='text'>Persisam Jangan Andalkan APBD</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/TFwQNHv1izI/AAAAAAAAAJI/Pr2lXUCD-kE/s1600/e2fb2b3b1038825a74da6712a65d3790.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/TFwQNHv1izI/AAAAAAAAAJI/Pr2lXUCD-kE/s320/e2fb2b3b1038825a74da6712a65d3790.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;General Manager Persisam Harbiansyah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;@ Ratusan Suporter Persisam Demo DPRD Samarinda &lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - &lt;/b&gt;Pemkot dan DPRD Kota Samarinda meminta klub sepakbola kebanggan masyarakat kota Tepian, Persisam Samarinda secara perlahan mengurangi ketergantungan dana hibah dari APBD (Anggaran Pembangunan Daerah) tiap tahunnya dalam berlaga kompetisi ISL (Indonesia Super League). &lt;br /&gt;Mengenai Persisam yang alami kekurangan anggaran karena hanya mendapat Rp 15 Miliar dari APBD P 2010 untuk hadapi kompetisi ISL 2010/2011, pemerintah berjanji mencari solusinya dengan melakukan pertemuan lanjutan pada 10 Agustus mendatang yang dihadiri DPRD dan Pemkot Samarinda bersama General Manajer Persisam Harbiansyah Hanafiah serta perwakilan suporter Persisam. &lt;br /&gt;Demikian hal itu terungkap hasil pertemuan perwakilan suporter, manajemen Persisam bersama DPRD dan Pemkot Samarinda digelar di ruang sidang utama Kantor DPRD Samarinda Jl Basuki Rahmat, Rabu (4/8). Pertemuan ini digelar ketika ratusan suporter Persisam meluruk ke kantor perwakilan rakyat tersebut menuntut solusi atas klub sepakbola mereka yang terancam mundurnya manajer Persisam. Aksi suporter ini dikawal ketat aparat Poltabes Samarinda. &lt;br /&gt;Dalam dialog pertemuan ini, Kepala Bapedda Samarinda Ali Fitri menjelaskan pemerintah sudah alokasikan dana Rp 15 Miliar pada APBD P 2010 saat Harbiansyah melanjutkan kepengurusan Persisam yang tengah berkompetisi di ISL. Saat itu, pemerintah mencairkan dana hibah Rp 3 Miliar karena posisi dana hibah yang bisa dimanfaatkan. &lt;br /&gt;Namun dalam pembahasan APBD P 2010 beberapa waktu lalu, pemerintah lakukan perhitungan kembali bahwa ada kegiatan sepakbola setengah kompetisi sampai Desember 2010 yang akhirnya ditetapkan angka Rp 15 Miliar. &lt;br /&gt;"Tapi untuk Januari, Februari, Maret dan Juni, (2011, red) itu tidak ada uangnya pak. Padahal November dan Desember ada kontrak pemain dibayar dimuka. Kalau tidak, Persisam tidak ada pemain. Atas pertimbangan itulah maka dapat angka ada penambahan Rp 6 Miliar," kata Ali saat dialog di DPRD. &lt;br /&gt;Hal ini lalu ditanggapi Harbiansyah, bahwa dirinya akan membuat LPJ (laporan pertanggung jawaban) selama kepengurusannya penggunaan Rp 3 Miliar. Lanjutnya, ia akan membuat RKP (Rencana Kegiatan Perencanaan) perubahan dari penggunaan Rp 12 Miliar. Padahal, pengurus Persisam harus menanggung pekerjaan pengurus Persisam lalu. "Uang saya Rp 9 Miliar bagaiamana saya pertanggung jawabkan. Saya akan membuat RKP perubahan yang tidak membengkak tapi menurun," katanya.&lt;br /&gt;Harbiansyah mengaku bila tahu dari awal bahwa Rp 13 Miliar tidak ada. Dirinya tak akan terima. "Kalau saya terima, saya harus bertanggung jawab penuh. Resiko ada, macam-macam, umur 65 tahun mau diborgol. Yang riil aja kita kerja. Ini bukan sok moral. Kita bajingan juga. Karena bisa melawan bajingan-bajingan, maka saya Ketua PP (Pemuda Pancasila, red) 12 tahun," katanya.&lt;br /&gt;Saat dialog, Ali Fitri mengaku sebagai pecinta sepakbola juga menjelaskan pemerintah tak ingin Persisam tidak ikut kompetisi ISL hanya karena kekurangan dana sehingga tiga stadion sepakbola yang megah di Samarinda menganggur. Namun, Persisam juga tak bisa tergantung dengan pemerintah untuk sumber dana. &lt;br /&gt;"Ketergantungan Persisam atas pemerintah kalau bisa tiap tahun dikurangi. Bagaimana caranya, kita bersama-sama carikan solusinya agar Persisam mandiri. Misalnya mandiri mengelola stadion sendiri atau diberikan kegiatan-kegiatan lain. Yang akhirnya, beban pemerintah berkurang," kata Ali mantan Kepala Dispenda Samarinda. &lt;br /&gt;Ali mencontohkan Persib Bandung dan PSM Makassar yang cukup berhasil mandiri mengelola klub sepakbolanya dengan mendirikan badan usaha atau Perusahaan Terbatas (PT). Persisam juga diharapkan pemerintah untuk diberi peluang mandiri mencari dana dengan meniru dua klub tersebut. &lt;br /&gt;Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Samarinda Fatimah Asyari mengingkan Persisam tetap tumbuh dan berkembang tapi tidak mengandalkan anggaran dari pemerintah. DPRD dan Pemkot Samarinda sudah melakukan pembicaraan untuk regulasi agar Persisam bisa mandiri.&lt;br /&gt;"Sangat bagus, kalau ada PT atau diberikan pekerjaan-pekerjaan sehingga Persisam tidak lagi tergantung APBD. Soal Persisam kekurangan anggaran, DPRD dan Pemkot bersama Persisam bersama-sama melakukan pertemuan lagi. Saya tak bisa memutuskan disini karena ada mekanisme di Dewan bahwa keputusan ditangan seluruh Fraksi-Fraksi di DPRD," kata Fatimah mengakhiri pertemuan. (min)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Silahkan Pakai Dana Pembayaran PT NCR&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;General Manager Persisam Harbiansyah Hanafiah menjelaskan pihaknya siap bersama DPRD dan Pemkot Samarinda mencari solusi atas kekurangan dana Persisam menghadapi kompetisi ISL 2010/2011 yang akan digelar pertemuan lanjutan pada 10 Agustus mendatang. &lt;br /&gt;Dirinya menawarkan bila ada anggaran untuk pembayaran pekerjaan kontraktor PT NCR atas Bandara Samarinda Baru (BSB) untuk dipakai Persisam sebesar Rp 5 Miliar. Solusi lain, Persisam mendapat pinjaman dana dari Bankaltim untuk menutupi kekurangan dana. &lt;br /&gt;"Silahkan kalau mau pakai dana pembayaran kontraktor BSB dari PT NCR untuk kepentingan Persisam. Asal dana itu dibayar. Atau juga meminjam dana dari Bankaltim seperti dilakukan KONI Kaltim pada waktu lalu," katanya yang menjadi pimpinan perusahaan kontraktor dari PT NCR dalam pekerjaan BSB. (min)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-306875551385746468?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/306875551385746468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=306875551385746468' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/306875551385746468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/306875551385746468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/08/persisam-jangan-andalkan-apbd.html' title='Persisam Jangan Andalkan APBD'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/TFwQNHv1izI/AAAAAAAAAJI/Pr2lXUCD-kE/s72-c/e2fb2b3b1038825a74da6712a65d3790.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-6490790076999861045</id><published>2010-08-06T06:33:00.000-07:00</published><updated>2010-08-06T06:33:43.841-07:00</updated><title type='text'>ISL 2011, Kerangka Tim Persisam Lalu Dipertahankan</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/TFwO86XaEAI/AAAAAAAAAJA/-Yhkp3rw6A0/s1600/hendri.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/TFwO86XaEAI/AAAAAAAAAJA/-Yhkp3rw6A0/s200/hendri.jpg" width="143" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Pelatih Persisam Hendri Susilo&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Ditengah kondisi krisis keuangan yang hanya mendapat anggaran Rp 15 Miliar dari pemerintah daerah Kota Samarinda, tim Persisam Putra Samarinda diam-diam terus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi ISL 2010/2011.&amp;nbsp; Persiapan itu diantaranya pihak manajemen mempertahankan Hendri Susilo sebagai pelatih Persisam. Selain itu, manajemen dan pelatih menyiapkan sejumlah pemain U 21 Persisam yang diseleksi untuk pantas masuk tim Persisam berlaga di ISL.&lt;br /&gt;Hendri, sendiri kini sedang berburu pemain asing dan lokal yang pantas bergabung ke tim Persisam di Jakarta dan Malang Jawa Timur. Ia mencoba melihat kemampuan pemain yang pantas mengganti selepas beberapa pemain lama Persisam pergi. Bahkan, ada rencana tim Persisam paling lambat akan berlatih dan berkumpul pada pertengahan bulan puasa.&lt;br /&gt;Namun, rencana tim Persisam dilatih Hendri masih menunggu instruksi dari GM Persisam. "Rencananya untuk awal mengumpulkan pemain dulu. Tapi, semua tergantung Bapak (Harbiansyah, red). Saya menunggu instruksi. Paling lambat, pemain dikumpulkan pertengahan bulan puasa. Mulai Latihan fisik dulu baru ditingkatkan lagi sampai kompetisi ISL dimulai bulan September," kata Hendri dihubungi melalui via ponsel seluler.&lt;br /&gt;Mengenai, pemain yang akan digaet Persisam, Hendri yang kini berada di luar Samarinda belum melaporkan siapa saja pemain yang harus diikat kontrak kepada manajemen Persisam. "Belum ada yang saya laporkan pemain yang harus dikontrak Persisam. Saya melihat-lihat pemain karena banyak agen-agen. Mana tahu ada yang cocok di tim (Persisam, red). Saya juga ke Jakarta dengan misi yang sama. Tapi belum ada yang saya laporkan ke manajemen," katanya.&lt;br /&gt;Mengenai komposisi tim Persisam dalam kompetisi ISL mendatang, Hendri membeberkan bahwa tim Persisam yang lama tetap dipertahankan. "Yang jelas, kerangka tim kemarin yang dipertahankan. Tapi semuanya belum final," katanya.&lt;br /&gt;Ditanya, kemungkinan perginya striker Zainal Arif dan gelandang serang Denilo dari Persisam, Hendri sudah mempersiapkan pemain pengganti. "Semuanya belum final, dengan mereka pergi, ada ancang-ancang mengganti posisi mereka. Pemain asing ada, pemain lokal ada. Tapi, baru ngomong-ngomong belum bisa diumumkan," katanya.&lt;br /&gt;Sebelumnya, General Manager Persisam Harbiansyah menegaskan akan mempertahankan Hendri Susilo sebagai pelatih. "Hendri, tetap (pelatih, red). Saya diam-diam sudah hubungi Hendri. Tanggal 8 Agustus ini untuk melihat agen pemain asing, Herdiman Kotto (membuat laga persahabatan, red)," katanya saat diwawancarai sejumlah wartawan di kantor DPRD Samarinda, Rabu (4/8) lalu.&lt;br /&gt;Harbiansyah juga mengungkapkan striker tim nasional Thailand, Pipat Tonkaya meminta berhenti dari Persisam. Komposisi tim Persisam yang dipertahankan sekitar 70 persen dimana 30 persen jumlah pemain Persisam dicoret. Salah satu pemain yang bertahan adalah Sembiring yang ingin tetap di Persisam. "Sembiring ingin tetap di Persisam kalau saya manajernya. Tapi kalau bukan, dia terpaksa cari klub lain," katanya. (min)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;U 21 Siap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghadapi kompetisi ISL 2010/2011, tim Persisam U 21 telah lebih siap daripada tim seniornya Persisam di kompetisi ISL. Seluruh pemain U 21 dari seluruh Indonesia telah berkumpul dan berlatih dengan pelatih yang ditunjuk Aep.&lt;br /&gt;"Anda perlu tahu sendiri, U 21 Persisam sudah siap untuk ISL. Sudah ada di mess Pusam. Bukan pelatih aja. Pemainnya sudah ada dari seluruh Indonesia," kata Harbiansyah diwawancarai, Rabu (4/8) lalu.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Tim U 21 ini direncanakan akan menjadi tim Persisam pada kompetisi ISL akan datang. Sehingga manajemen Persisam, tak perlu sulit lagi mencari pemain mahal. "Tidak hanya untuk kompetisi U 21 ISL, tapi juga untuk tim Persisam mendatang. Pelatihnya Aep Berlian bekas pemain Pusam dan adiknya Avip. Pelatih itu terkenal di Indonesia dari bangkalan juga sudah kita tarik," kata Harbiansyah. (min)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-6490790076999861045?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/6490790076999861045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=6490790076999861045' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6490790076999861045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6490790076999861045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/08/isl-2011-kerangka-tim-persisam-lalu.html' title='ISL 2011, Kerangka Tim Persisam Lalu Dipertahankan'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/TFwO86XaEAI/AAAAAAAAAJA/-Yhkp3rw6A0/s72-c/hendri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-3239949833613212067</id><published>2010-04-27T05:56:00.001-07:00</published><updated>2010-04-27T05:56:02.857-07:00</updated><title type='text'>kata-kata bijak</title><content type='html'>Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah. - Kahlil Gibran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KERJA JANGAN HANYA SAAT SENANG. Anda tidak bisa menyelesaikan banyak hal dalam hidup jika anda hanya bekerja saat anda merasa senang. (jerry West)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika masalah ekonomi membuat Anda stres, sebaiknya usahakan agar badan tak ikut-ikutan stres. "Jika Anda terlalu stres karena terlalu banyak duduk, maka bergeraklah dan cari cara untuk melepas stres seperti melakukan teknik pernafasan, relaksasi atau menonton film lucu," ujar Lee Berk, PhD, psikolog dari Loma Linda University, California.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang tidak menemukan sesuatu untuk dipertahankan mati-matian, ia tidak pantas untuk hidup" Sudahkah anda memiliki sesuatu yang siap anda pertahankan mati-matian? (Marthin Luther King)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEMENANGAN DAN KEBAHAGIAAN. Semakin sulit suatu kemenangan diperoleh, semakin besar kebahagiaan di dalam kemenangan itu. (Pele)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MANFAAT SEHAT MAIN VIDEO GAMES. Rolf Nelson, seorang profesor psikologi dari Wheaton College, Norton, Massachusetts menyebutkan bahwa video game bisa mempertajam kemampuan berpikir dan kecepatan berpikir dan meningkatkan sisi kognitif (kepandaian) otak, terutama untuk game yang bersifat action dan puzzle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SANG PEMENANG. Anda harus tahu anda bisa menang, Anda harus berpikir Anda bisa menang, dan Anda harus merasa Anda bisa menang. (Sugar Ray Leonard)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"KEBERHASILAN BUKANLAH UNTUK DIRAMALKAN, TETAPI UNTUK DIBANGUN."&lt;br /&gt;Kita seolah bisa meramalkan siapa di antara para sahabat kita yang akan mencapai kecemerlangan hidup, dengan memperhatikan setidaknya tiga hal berikut ini;1) Apakah dia memiliki ketertarikan yang kuat kepada sesuatu yang berguna. 2) Apakah dia mengupayakan kemampuan terbaik untuk melakukan yang paling menarik baginya itu, dan&lt;br /&gt;3) Apakah dia menuangkan keseluruhan jiwanya untuk menjadikan yang dilakukannya sebagai keuntungan bagi orang lain. Mario Teguh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSYUKURLAH. Kalau anda ingin merasakan kalau anda itu sebetulnya kaya, cukup rasakan segala nikmat yang anda miliki yang tak dapat dibeli dengan uang. Kesehatan, berkumpul dengan keluarga tercinta, merasakan segarnya udara pagi, dan banyak lagi nikmat-nikmat lainnya merupakan kekayaan yang luar biasa yang kita rasakan setiap hari.... Selamat tahun baru 2010. Joko Susilo (dot) com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAATNYA KITA AKSI. Sedikit pengetahuan yang di-ACTION-kan jauh lebih bermanfaat daripada pengetahuan yang banyak tapi tidak diterapkan. (Kahlil Gibran)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SONGSONG MASA DEPAN LEBIH BAIK. Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu-nunggu. - William Feather&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KENALI KONTRIBUSI KITA. Jika tempat di mana dia mengabdi sekarang lalai dalam mengenali kontribusi-nya, dia tidak akan mengurangi kesungguhan dan kualitas kontribusinya, karena dia tahu dengan pasti bahwa jika dia tidak dikenali baik di sini, dia akan dikenali lebih baik lagi di tempat lain. From Mario Teguh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBAIK-BAIK KEKASIH DAN TEMAN ADALAH BUKU.&lt;br /&gt;Engkau bisa berduaan dengannya saat semua kawan menghianati Ia takkan membongkar rahasiamu, tak pula menjelek-jelekanmu Yang kau dapatkan darinya hanyalah kebijaksanaan dan kebenaran&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-3239949833613212067?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/3239949833613212067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=3239949833613212067' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3239949833613212067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3239949833613212067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/04/kata-kata-bijak.html' title='kata-kata bijak'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-4180984437571549014</id><published>2010-03-13T19:51:00.000-08:00</published><updated>2010-03-13T19:51:10.648-08:00</updated><title type='text'>--Perjalanan Gubernur ke Wilayah Utara Kaltim-</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S5xcSY3hThI/AAAAAAAAAI4/oVtkUj3jgOY/s1600-h/DSC06753.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S5xcSY3hThI/AAAAAAAAAI4/oVtkUj3jgOY/s320/DSC06753.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Siswa SD Punya IQ Rendah Karena Makan Ubi &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya Narsiah. Duduk di kelas 3 di SD 008 Tina 41 di Desa Kecamatan Sebuku Nunukan. Cita-citanya menjadi guru. Ia merasa, pelajaran paling sulit bahasa Indonesia namun dirinya sangat bahagia bisa sekolah.&lt;br /&gt;Narsiah bersama 107 siswa begitu istemewa mempersiapkan kedatangan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ke desanya, Jumat (5/3), pukul 17.00. Bersama teman-temanya, para siswa berseragam merah putih, dengan semangat menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu nasional lainnya.&lt;br /&gt;Namun dibalik usaha Narsiah untuk menuntut ilmu, menemui kendala. Beberapa siswa masih sulit menerima pelajaran karena memiliki IQ rendah. Menurut guru yang mengajarnya, hal itu dikarenakan asupan gizi yang kurang dari pola makan masyarakatnya yang masih mengandalakan sari ubi-ubian.&lt;br /&gt;"Setiap harinya, anak-anak disini masih makan enoi (sari ubi, red). Namun dengan masuknya perusahaan sawit disini. Mereka perlahan mengikuti makan nasi. Kami pelan-pelan mengajak untuk makan makanan bergizi lewat program Posyandu," kata Monika (40), yang datang ke Kalimantan, melalui program transmigrasi dari NTT.&lt;br /&gt;Untuk menambah menu makanan bergizi seperti lauk pauk daging, di desa ditempati Monika dan siswa didiknya, Narsiah, masih minim. Bantuan sapi dari pemerintah setempat juga belum dirasakan. "Ada bantuan tapi, tak merata di seluruh desa. Kalau untuk tanaman sayur yang ditanam, mereka masih belajara dengan orang luar," kata Monika.&lt;br /&gt;Selama perjalanan di Simanggaris, cukup banyak terdapat desa dan kampung. Rombongan Gubernur acap kali dihadang warga untuk sekedar singgah bersalaman dengan tokoh masyarakat setempat. Para siswa di sekolah desa tersebut juga ingin turut menyaksikan Gubernur dari jarak dekat. Terdapat berbagai keluhan masyarakat disampaikan kepada Gubernur. Hal itu menjadi catatan penting untuk Pemprov Kaltim membangun wilayah perbatasan RI Malaysia.&lt;br /&gt;Usai, dari Simanggaris, rombongan Gubernur di perbatasan RI Malaysia, menginap semalam di areal perkantoran perkebunan sawit PT Nunukan Jaya Lestari (NJL). Uniknya, para rombongan staf dan wartawan menginap di tenda milik prajurit TNI. Untuk urusan mandi dan buang air besar, dibuatkan kamar kecil, sederhana dari triplek kayu. &lt;br /&gt;Dalam kesempatan lain, Gubernur mengungkapkan tujuan mendatangi areal perkebunan di PT NJL yakni untuk mengetahui kondisi masalah di lapangan para pelaku perkebunan. Sebab, izin memperluas areal kebun sawit masih alami kendala. PT NJL sendiri memiliki Hak Guna Usaha (HGU) 20 ribu hektar, namun yang baru tergarap sekitar 6 ribu hektar. &lt;br /&gt;Perjalanan, dari Simanggaris di PT NJL dan Suradong berlanjut ke Nunukan dan Tarakan. Gubernur sebelum berangkat kembali ke Balikpapan, mengunjungi SMK Negeri 2 Tarakan. Di sekolah tersebut, menyaksikan kehebatan para siswanya merakit laptop, sepeda motor dan keahlian lainnya. &lt;br /&gt;Gubernur sempat memberi saran kepada Pemkot Tarakan untuk menggunakan produk dari siswa SMK, seperti sepeda motor. "Saya sarankan, para pegawai negeri sipil memakai sepeda motor rakitan dari siswa SMK dengan keringanan pembayaran," kata Awang kepada pejabat Pemkot Tarakan. (min)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-4180984437571549014?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/4180984437571549014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=4180984437571549014' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4180984437571549014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4180984437571549014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/03/perjalanan-gubernur-ke-wilayah-utara_8580.html' title='--Perjalanan Gubernur ke Wilayah Utara Kaltim-'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S5xcSY3hThI/AAAAAAAAAI4/oVtkUj3jgOY/s72-c/DSC06753.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-5797790835771605661</id><published>2010-03-13T19:21:00.000-08:00</published><updated>2010-03-13T19:21:40.475-08:00</updated><title type='text'>--Perjalanan Gubernur ke Wilayah Utara Kaltim (2)--</title><content type='html'>&lt;b&gt;Wartawan Menginap di Bulungan Indah &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S5xVESFzprI/AAAAAAAAAIw/gUBRCkjWACg/s1600-h/DSC06632.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S5xVESFzprI/AAAAAAAAAIw/gUBRCkjWACg/s320/DSC06632.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Malam harinya, Perjalanan berlanjut, ke Bulungan, Tanjung Selor. Tiba pukul 20.00, rombongan wartawan berjumlah sekitar 17 orang terlantar. Hotel yang dipesan pihak Protokol Pemprov Kaltim untuk penginapan para wartawan, mengaku telah diisi para sopir pejabat. &lt;br /&gt;Para wartawan akhirnya keliling kota Bulungan mencari penginapan yang saat itu sudah terisi penuh. Hingga, salah satu wartawan mendapat informasi bahwa penginapan Bulungan Indah masih terdapat tiga kamar. Setiap satu kamar diisi empat orang. Kemudian, sisanya beberapa wartawan menginap di rumah warga dan penginapan lainnya.&amp;nbsp; Rombongan berlanjut ke Desa Panca Agung, Tanjung Selor. &lt;br /&gt;Disitu, Gubernur berdialog dengan petani dari transmigran pulau Jawa. Mereka menginginkan adanya irigasi percetakan sawah. Desa Panca Agung kini juga mengembangkan peternakan sapi dan manfaat bio gas sebagai sumber alternatif energi. &lt;br /&gt;Esoknya, Kamis (5/3) lalu, dalam kunjungan kerjanya, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mendatangi langsung ke lokasi dibangunnya Jembatan Sungai Gita di Kecamatan Sebuku Nunukan. Jembatan itu begitu penting, karena dimungkinkan terbukanya jalan menuju Kecamatan Krayan yang berbatasan ke Malaysia. Dengan terbangun jalan dan jembatan Sungai Gita ke desa Paking maka membuka lagi jalan ke desa lainnya yaitu Long Bawan hingga Long Pasia di kecamatan Krayan.&lt;br /&gt;Saat memantau jembatan, timbul sekelumit perbincangan kendala ditemui dilapangan pembangunan jalan. Diceritakan, awalnya, pemerintah membangun jalan dari desa Mensalong berdekatan dengan Malinau menuju ke Krayan. Namun rencana itu gagal karena daerahnya bergunung. Rencana dialihkan ke jalan telah terbangun pemerintah daerah kabupaten yakni Binuang ke Long Bawan yang kemudian dilanjutkan ke Long Midang berbatasan Malaysia.&lt;br /&gt;Pembangunan jalan ke Long Midang, dinilai sia-sia karena tidak terhubung dengan jalan dari Malaysia. Parahnya, kesalahan pemerintah membuat jalan ke Suradong, perbatasan Malaysia karena negeri jiran tersebut tak setuju adanya akses keluar masuk ke desa Suradong di Malaysia. Hal itu dikhawatirkan banyaknya warga Indonesia seenaknya masuk ke Malaysia seperti terjadi saat ini di Pulau Sebatik.&lt;br /&gt;Pemerintah disarankan, seharusnya kembali membangun jalan ke Long Pasia yang telah dituangkan dalam perjanjian RI dan Malaysia tahun 1965. Hal itu diamini oleh Danrem 091/ASN Kolonel Infanteri Musa Bangun yang mengetahui medan pengamanan wilayah perbatasan RI Malaysia.&lt;br /&gt;Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengetahui ini, menekankan perlunya perencanaan yang disusun bersama instansi terkait tak terkecuali aspirasi dari masyarakat pengguna jalan. "Buat perencanan menyeluruh, undang semua terkait, Kubar diikutkan. Kita putuskan perencanaannya, baru kita cari uangnya," katanya. Ditengah perencanaan yang ingin disusun, Gubernur menekan target tahun 2010, jalan menuju Paking selesai. "Fokuskan dulu ke Paking, jangan seperti jembatan Abu Nawas," kata Awang sambil berseloroh.&lt;br /&gt;Jembatan Abu Nawas dapat diartikan jembatan&amp;nbsp; itu tidak terpakai nantinya oleh masyarakat karena tidak sesuai keinginan dan kebutuhan. Bisa juga dimungkinkan, jembatan Abu Nawas merupakan jembatan tiba-tiba ada yang tak diketahui oleh jajaran pemerintah karena proyek kucuran langsung dari pemerintah pusat atau hibah luar negeri.&lt;br /&gt;Jembatan Gita tidak ingin menjadi seperti jembatan Abu Nawas karena biaya cukup mahal. Jembatan menelan biaya Rp 1,5 Miliar untuk fondasi bawah lalu Rp 1,8 Miliar untuk lantai dan kontruksi lainnya bernasib beda dengan bangunan mangkrak gerbang selama jalan di Suradong yang sepi karena ditutup tanah jalan menuju desa Suradong di Malaysia. . Kemudian box culvert sebagai fondasi dari jembatan ke jalan kini dikerjakan menelan Rp 400 juta sudah teralokasi. Jembatan Paking berjarak 21 Kilometer dari Malinau. Dimana terdapat Sungai Gita merupakan objek wisata hari libur masyarakat Malinau mengunjungi air terjun dan material batu untuk bahan bangunan. &lt;br /&gt;Pemprov Kaltim sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat RI memikul beban tugas yang sangat besar. Masyarakat pedalaman Kaltim berharap semua bisa tersentuh pembangunan yang menghubungkan desa mereka ke daerah luar.&amp;nbsp; hingga tak ada lagi Melalui APBN yang dikucurkan untuk pembangunan daerah, harus terealisasi dirasakan masyarakat. (min)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-5797790835771605661?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/5797790835771605661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=5797790835771605661' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5797790835771605661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5797790835771605661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/03/perjalanan-gubernur-ke-wilayah-utara_13.html' title='--Perjalanan Gubernur ke Wilayah Utara Kaltim (2)--'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S5xVESFzprI/AAAAAAAAAIw/gUBRCkjWACg/s72-c/DSC06632.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-5702144007264605206</id><published>2010-03-13T19:06:00.000-08:00</published><updated>2010-03-13T19:06:29.328-08:00</updated><title type='text'>--Perjalanan Gubernur ke Wilayah Utara Kaltim (1)--</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S5xSF9EQp-I/AAAAAAAAAIo/YK8dNj9ldCs/s1600-h/15_MOBIL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S5xSF9EQp-I/AAAAAAAAAIo/YK8dNj9ldCs/s320/15_MOBIL.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Singgah Makan Mie Instant Saat Menuju Muara Wahau&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan kerja Gubernur Kaltim ke wilayah utara perbatasan Kaltim melalui jalan darat, 1-7 Maret 2010 lalu, seharusnya tercatat Museum Rekor Indonesia. Karena jumlah kunjungan 400 orang, menggunakan iringan mobil 140 unit dan menempuh perjalanan 1100 Kilometer melewati 8 Kabupaten Kota yang melebihi kondisi di Pulau Jawa. Bupati Malinau Martin Billa malah lebih berani menyatakan kunjungan ini terbesar di Indonesia. Berikut petik perjalanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kunjungan kerja Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak beserta rombongan seluruh jajarannya, ke wilayah utara Kaltim, bermula dari Samarinda menuju Bontang. Ditengah perjalanan, rombongan singgah di Desa Sebuntal Marangkayu Kukar. Di desa yang bersebelahan dengan terminal pengolahan eksplorasi minyak, Chevron, Gubernur menyerahkan bantuan 2 unit sepeda motor untuk inisiator penyuluhan peternakan sapi. Gubernur juga sempat berdialog dengan masyarakat setempat mengeluhkan perhatian perusahaan luar tersebut. &lt;br /&gt;Rombongan lalu berlanjut ke kota Bontang, tepatnya rombongan singgah di Balai Latihan Kerja (BLK) yang berdampingan dengan Lembaga Pemasyarakatan (LP). Kedua bangunan baru dibangun itu masih berada berdekatan kantor Walikota Bontang yang juga belum ditempati, di Bontang Lestari, Sekambing. Gubernur selama di kota gas disambut hangat Walikota Bontang Andi Sofyan Hasdam. &lt;br /&gt;Turut dalam rombongan Gubernur adalah Danrem ASN/091 Kolonel Infanteri Musa Bangun, Direktur Bankaltim Aminuddin, Anggota DPD RI Luther Kombong dan Anggota DPRD Kaltim Puji Astuti. Rombongan juga diikuti para kepala SKPD Pemprov Kaltim yakni Kepala Disdik Kaltim, Muhsyarim, Kepala Diskominfo Jauhar Effendi, Kepala Dinas Peternakan, Ibrahim dan Disperindagkop Yadi Sabianoor.&lt;br /&gt;Kesempatan yang sangat jarang dikunjungi Gubernur, Walikota Bontang mengharapkan Pemprov Kaltim mendorong pihak BUMN berada di Bontang seperti Pupuk Kaltim dan PT Badak, menjual kelebihan listrik kedua perusahaan itu kepada PLN setempat. Penjualan listrik ini semata-mata untuk mengatasi kesulitan listrik dihadapi masyarakat Bontang. Selain itu, Pemkot Bontang mengungkapkan keinginan wilayah Sidrap dilepas dari Kutai Timur. Karena, selama ini warga Sidrap setiap kali memerlukan pelayanan publik selalu ke Bontang. Menanggapi itu, Gubernur Kaltim meminta Pemkot Bontang lebih arif untuk penyelesaian masalah tata ruang. "Saya setuju, wilayah Sidrap masuk Bontang. Namun untuk permintaan lahan hutan lindung,&amp;nbsp; sebaiknya dipikirkan lagi, karena akan percuma hutan lindung tidak bisa digunakan untuk pembangunan. Penilaian saya lebih baik Bontang Lestari, Sekambing untuk dikembangkan dimana lahan hutan lindung disana bisa dikonversi untuk itu," kata Awang. &lt;br /&gt;Perjalanan kemudian berlanjut sore harinya ke Sangatta Kutai Timur dengan menyempatkan mendatangi Rumah Sakit dan Stadion Sepakbola di Bukit Pelangi. Malam harinya, Gubernur melakukan rapat kerja dengan Bupati Kutim Israan Noor. Esok harinya, hari kedua kunker Gubernur, Selasa (2/3), perjalanan berlanjut ke Muara Wahau, ke 2 perusahaan sawit grup Astra dan Sinar Mas. &lt;br /&gt;Di tengah perjalanan yang rusak parah, Gubernur sempat turun mobil LC Toyota, dua kali. Pertama, di jalan antar Sangatta Simpang Perdau memantau titik longsoran. Kedua, di jalan pertengahan menuju Muara Wahau, tepatnya salah satu warung kelontongan. Awang mencoba&amp;nbsp; untuk rileks otot tubuh dan menyantap mie instant. Maklum, selama perjalanan di bekas Kabupaten dipimpinya, mobil iringan rombongan perlahan melewati setiap lubang jalan aspal.&lt;br /&gt;Di Muara Wahau, rombongan Gubernur mendatangi kedua grup perusahaan sawit, cukup menyita waktu dan tenaga. Perjalanan selanjutnya ke Tanjung Redeb, mulai bergerak, pukul 18.00 meninggalkan Kutai Timur. Hingga pukul 22.00, rombongan singgah di Kecamatan Kelai Tanjung Redeb. Rombongan menyantap makan malam. Momen makan malam itu, Gubernur bertekad akan menghitamkan lintas Kalimantan. Perjalanan lalu berlanjut dan tiba di ibukota Kabupaten Tanjung Redeb, Berau, pukul 01.00. &lt;br /&gt;Gubernur Kaltim selama di Berau, meresmikan peletakan pertama pembangunan perluasan Bandara Kalimarau, meresmikan pasar Sanggam Adji Dilayas Jl H.M Ayoeb Kilometer Lima yang merupakan pasar modern terbesar di Kalimantan danmelakukan&amp;nbsp; peletakan batu pertama pembangunan boiler baru di PLTU Lati berkapasitas 40 Ton/jam. &lt;br /&gt;PLTU Lati saat ini dipasok batubara dari Berau Coal 70 ribu ton per tahun. Dimana, PLTU cukup hanya membayar batubara seharga royalti kepada pemerintah yang lebih rendah daripada harga batubara untuk komersial. PLTU Lati menghasilkan listrik 3,6 MW. Beban listrik di Tanjung Redeb, saat ini mencapai 11 MW. PLTU Lati dibangun atas kerjasama PLN Wilayah Kaltim dan PT Indo Pusaka Berau. (min)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-5702144007264605206?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/5702144007264605206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=5702144007264605206' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5702144007264605206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5702144007264605206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/03/perjalanan-gubernur-ke-wilayah-utara.html' title='--Perjalanan Gubernur ke Wilayah Utara Kaltim (1)--'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S5xSF9EQp-I/AAAAAAAAAIo/YK8dNj9ldCs/s72-c/15_MOBIL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-2403999888781726811</id><published>2010-01-28T07:33:00.000-08:00</published><updated>2010-01-28T07:33:20.434-08:00</updated><title type='text'>Mahasiswa Terlibat Saling Dorong dengan Polisi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S2GtT_PAWUI/AAAAAAAAAIg/Vl3se5EE1NA/s1600-h/DSC05836.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="470" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S2GtT_PAWUI/AAAAAAAAAIg/Vl3se5EE1NA/s320/DSC05836.JPG" width="470" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Tuntut Turunkan SBY-Boediono Turun dari Jabatannya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 50 mahasiswa tergabung Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kaltim dan Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK), berunjuk rasa di kantor DPRD Kaltim, Kamis (28/1), pukul 11.00.&lt;br /&gt;Mereka meminta para wakil rakyat yang duduk di DPRD untuk menyamakan persepsi dengan mahasiswa, membuat pernyataan sikap bersama bahwa SBY-Boediono telah gagal memimpin negara. "Kami menginginkan sikap bersama menilai pemerintah SBY-Boediono dalam 100 hari kerjanya gagal memimpin negara. Sikap akan dibuat surat pernaytaan bermatrei lalu di fax ke Istana Negara dan DPR," kata Nifki, humas unjuk rasa KAMMI Kaltim.&lt;br /&gt;Aksi unjuk rasa ini sempat terjadi ketegangan antar mahasiswa dan polisi yang mengamankan. Mereka terlibat saling dorong barisan, dimana mahasiswa mendesak untuk masuk ke gedung DPRD Kaltim namun dihalang-halangi polisi.&lt;br /&gt;Sementara itu, memperingati 100 hari kerja pemerintahan SBY-Boediono, 30 mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) 1945, menggelar aksi unjuk rasa di kampusnya Jl Juanda, puku l 1.00.&lt;br /&gt;Mahasiswa berorasi menuntut SBY-Boediono mundur dari jabatannya karena telah gagal memimpin. "Kami mendukung penuh KPK mengusut skandal Bank Century yang menyeret pejabat negara," kata Habil, perwakilan Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Untag.&lt;br /&gt;Pembakaran ban dilakukan tengah jalan raya. Meski, unjuk rasa ini mendapat pengawalan polisi, namun tak ada petugas yang memadamkan api pembakaran ban. Akibatnya, kepulan asap hitam membumbung didekat arus kendaraan yang melintas.&lt;br /&gt;Mahasiswa membentangkan spanduk berisi pernyataan sikap mereka menuntut SBY-Boediono turun. Spanduk itu disediakan kepada masyarakat yang mendukung gerakan mahasiswa bisa membubuhkan tanda tangan.&lt;br /&gt;Aksi unjuk rasa juga terjadi di kantor Gubernur Kaltim. Kali ini peserta unjuk rasa berasal dari Geram merupakan aliansi organisasi BEM STAIN, LMND, GMNI dan PMII. Aksi ini, mengakibatkan pengalihan arus kendaraan lalu lintas. (min)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-2403999888781726811?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/2403999888781726811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=2403999888781726811' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/2403999888781726811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/2403999888781726811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/01/mahasiswa-terlibat-saling-dorong-dengan.html' title='Mahasiswa Terlibat Saling Dorong dengan Polisi'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S2GtT_PAWUI/AAAAAAAAAIg/Vl3se5EE1NA/s72-c/DSC05836.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-8806156147885524499</id><published>2010-01-27T04:51:00.000-08:00</published><updated>2010-01-27T04:51:19.539-08:00</updated><title type='text'>Mahasiswa Bakar Gambar SBY-Boediono dan Sri Mulyani</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S2A00aBaO8I/AAAAAAAAAII/slBu0TzQYSE/s1600-h/DSC05797.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S2A00aBaO8I/AAAAAAAAAII/slBu0TzQYSE/s640/DSC05797.JPG" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Tampilkan Mayat Pocong Menkeu dan Mantan Gubernur BI &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa yang berunjuk rasa di simpang empat Mal Lembuswana, Rabu (27/1), pukul 16.00, membakar gambar Presiden RI dan Wakilnya, Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono serta Menteri Keuangan Sri Mulyani. Pembakaran berlangsung di simpang empat Mal Lembuswana, saat mahasiswa berorasi. &lt;br /&gt;Unjuk rasa ini digelar Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kaltim. Mereka menilai pemerintah telah gagal wujudkan supermasi hukum dalam 100 hari kerjanya yang jatuh pada tanggal 28 Januari 2010. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;"KAMMI menilai bahwa perjalanan pemerintahan SBY dalam 100 hari kerja, gagal total mwujudkan supermasi hukum. Terungkap banyak pelanggaran dilakukan pimpinan negara dalam kebijakannya kucuran dana 6,7 Teriliun kepada Bank Century. Kasus ini pun berlarut-larut di pansus century DPR sebagai ajang pertarungan politik," kata Johandri, Humas Aksi KAMMI Kaltim sore itu. &lt;br /&gt;Selain aksi pembakaran gambar Presiden RI dan Wakilnya, mahasiswa juga menampilkan peragaan mayat pocong dua tokoh kunci kebijakan kucuran dana ke Bank Century, Sri Mulyani dan Boediono. Kedua tokoh itu yang terpercaya ahli dibidangnya telah salah mengambil kebijakan. Meski begitu, menurut Johandri, Sri Mulyani dan Boediono sulit dijerat dengan hukum karena ujungnya dianggap pelanggaran administratif. &lt;br /&gt;"Kami menampilkan mayat pocong Sri Mulyani dan Boediono sebagai tanda mereka akan mendapat balasannnya saat di dunia akhirat kuburan. Meski di dunia, mereka bisa lolos dari hukuman, namun di dunia lain, mereka akan mendapat siksa sesuai perbuatannya," katanya. &lt;br /&gt;Unjuk rasa KAMMI Kaltim ini diikuti sekitar 30 mahasiswa, mendapat pengawasan dari anggota polisi Intelkam Poltabes Samarinda. Hingga selesai unjuk rasa berjalan lancar dan tertib. Meski aksi berlangsung di tengah jalan raya, tak mengganggu kelancaran lalu lintas di jalan raya. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S2A2UectUlI/AAAAAAAAAIQ/dwzRHTrJgN8/s1600-h/DSC05803.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S2A2UectUlI/AAAAAAAAAIQ/dwzRHTrJgN8/s320/DSC05803.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;Sebelumnya, pada hari yang sama, unjuk rasa dilakukan Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK)mengangkat isu yang sama tentang skandal Century. Aksi ini di gelar rencananya mulai pukul 12.00 di Masjid Al Maruf dan Simpang Empat Mall Lembuswana. &lt;br /&gt;Peserta unjuk rasa juga berasal dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Samarinda ini, mengajak masyarakat untuk mendukung pola tatanegara Islam. Karena tatanegara Indonesia saat ini yang mementingkan Kapitalisme, sangat merugikan. Salah satunya, kasus skandal Century. "Parahnya, aliran dana diberikan ke bank tersebut sangat kabur dan ditenggarai terjadi pembelokan aliran untuk kepentingan politik," kata Hamsan, koordinator aksi BKLDK Samarinda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-8806156147885524499?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/8806156147885524499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=8806156147885524499' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8806156147885524499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8806156147885524499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/01/mahasiswa-bakar-gambar-sby-boediono-dan.html' title='Mahasiswa Bakar Gambar SBY-Boediono dan Sri Mulyani'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S2A00aBaO8I/AAAAAAAAAII/slBu0TzQYSE/s72-c/DSC05797.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-3823918180708705874</id><published>2010-01-24T03:35:00.000-08:00</published><updated>2010-01-24T03:35:19.227-08:00</updated><title type='text'>Tongkang Angkut Enam Buldozer Tabrak Jembatan Mahakam</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S1wvVUqMwrI/AAAAAAAAAHw/rRh1WfnMMcc/s1600-h/DSC05740.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S1wvVUqMwrI/AAAAAAAAAHw/rRh1WfnMMcc/s640/DSC05740.JPG" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S1wvs67Ja2I/AAAAAAAAAIA/ocIu2Iw7DB8/s1600-h/DSC05754.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S1wvku_JCwI/AAAAAAAAAH4/byR8tLb5Fww/s1600-h/DSC05728.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S1wvku_JCwI/AAAAAAAAAH4/byR8tLb5Fww/s320/DSC05728.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Terjadi Goncangan Seperti Gempa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jembatan Mahakam, yang menjadi langganan tabrakan tongkang kapal, kembali mengalami tabrakan lagi. Kali ini dari ponton tongkang RMN 352 membawa 6 alat berat buldozer yang ditarik tug boat KSA Kumala, Sabtu (23/1), sekitar pukul 14.00. Akibatnya, pagar besi pengaman dari salah satu jembatan berada di tengah sungai, bengkok. &lt;br /&gt;Tongkang yang menabrak jembatan, cukup keras. Hingga menimbulkan kepanikan para pengendara. Mereka terpaksa berhenti sesaat diatas jembatan karena alami goncangan dua kali layaknya gempa. Bahkan salah satu pengendara roda dua sempat terjatuh mengenai badan jalan. &lt;br /&gt;Usai tabrakan, tongkang berukuran besar menabrak jembatan ini, menyangkut di sisi pengaman pilar jembatan. Untuk meloloskan dari jembatan, tongkang harus dievakuasi dengan bantuan dua tug boat lagi dengan pengawasan polisi dan petugas Adpel Samarinda. "Kami berkoordinasi Adpel Samarinda melakukan evakuasi dengan bantuan dua tug boat. Tongkang akhirnya berhasil dievakuasi," kata Kepala Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Samarinda AKP Eko Budiarto, usai evakuasi di sungai Mahakam. &lt;br /&gt;Pantauan Tribun, tug boat berada di belakang tongkang yang menabrak jembatan menarik dengan tali agar posisi tongkang lurus kembali. Tongkang kemudian bergerak karena didorong arus sungai kebetulan sedang deras. Memanfaatkan celah dari pilar jembatan dan arus sungai, tongkang bergerak lolos dari pilar-pilar jembatan. &lt;br /&gt;Polisi yang menyelidiki kecelakaan ini segera mengamankan nakhoda beserta tug boat dan tongkang memuat alat berat ke Pelabuhan Samarinda. "Tug boat bersama tongkang yang memuat enam buldozer kita amankan dulu. Nakhodanya masih kami mintai keterangan untuk mengetahui penyebab kejadian ini," jelas Eko. &lt;br /&gt;Dugaan sementara, terjadinya tabrakan tongkang di sisi pagar pengaman pilar jembatan mahakam akibat derasnya arus sungai Mahakam. Tongkang yang ditarik tug boat sulit dikendalikan karena posisi yang sudah miring tak bisa lolos dari celah pilar jembatan hingga menghantam pengaman pilar jembatan. (min)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S1wvs67Ja2I/AAAAAAAAAIA/ocIu2Iw7DB8/s1600-h/DSC05754.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S1wvs67Ja2I/AAAAAAAAAIA/ocIu2Iw7DB8/s320/DSC05754.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tiga Kali Berturut-turut Ditabrak &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Arus sungai Mahakam yang deras beberapa hari terakhir ini, bagi kapal yang berlayar, harus berhati-hati melewati Jembatan Mahakam berdiri sejak tahun 1980 an ini yang kondisinya memperihatinkan. Menurut salah satu pekerja kapal di sekitar lokasi kejadian Jembatan Mahakam, Sulaiman (60), mengatakan terhitung sudah tiga kali kecelakaan menyerempet pilar jembatan setiap hari berturut-turut. &lt;br /&gt;"Ada tiga kali pak kejadian ini berturut-turut setiap hari mulai Kamis (21/1), lalu. Pertama, tongkang hanya menyerempet pagar pilar pengaman jembatan. Kedua, tongkang larut akibat talinya putus mengenai besi pengaman pilar jembatan hingga bengkok, namun bisa lolos. Nah, yang ketiga ini ibarat sepakbola titik 12 pas, tongkangnya tertahan setelah menabrak," kata Sulaiman. &lt;br /&gt;Sebelumnya, diketahui bersama, kondisi Jembatan Mahakam yang mengalami keretakan telah dilaporkan Pemprov Kaltim ke Menteri PU. Kondisi jembatan yang retak, dikhawatirkan, rawan ambruk mengingat beban berat kendaraan yang melintas terus bertambah. Pemprov Kaltim masih terus melakukan pemeliharaan jembatan agar keretakan tidak terus terjadi. (min)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-3823918180708705874?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/3823918180708705874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=3823918180708705874' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3823918180708705874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3823918180708705874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/01/tongkang-angkut-enam-buldozer-tabrak.html' title='Tongkang Angkut Enam Buldozer Tabrak Jembatan Mahakam'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S1wvVUqMwrI/AAAAAAAAAHw/rRh1WfnMMcc/s72-c/DSC05740.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-1198718236627202917</id><published>2010-01-19T07:36:00.000-08:00</published><updated>2010-01-19T07:36:02.430-08:00</updated><title type='text'>2112 Kasus Tertunggak</title><content type='html'>&lt;b&gt;Kapoltabes Berjanji Tuntaskan Minimal 20 Persen dari Jumlah Kasus Belum Terungkap&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunggakan kasus yang belum selesai di Poltabes Samarinda selama tahun 2009, mencapai 2.112 kasus. Jumlah itu dari total kasus kriminal yang dilaporkan kejadian 3.311 kasus. Sisanya 1.208 kasus telah berhasil diselesaikan oleh polisi.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Dari seluruh kasus kriminal yang dilaporkan terjadi di kota Samarinda, kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) masih tertinggi. Curat diantaranya pencurian rumah kosong, pembobolan pecahkan kaca mobil mencuri uang, mencapai 633 kasus. Menyusul kasus yang menonjol pencurian dengan kekerasan atau perampokan berjumlah 74 kasus dilaporkan. Lalu pencurian biasa sebesar 260 kasus dan pencurian kendaraan bermotor mencapai 316 kasus.&lt;br /&gt;Kasus yang sampai saat ini belum terungkap adalah perampokan BRI Cabang Lempake yang menyekap empat karyawan dan membawa lari uang Rp 513 juta, pada 19 Februari 2009 silam. Polisi belum berhasil menangkap pelakunya. &lt;br /&gt;Kapoltabes Samarinda AKBP Arkan Hamzah mengungkapkan kasus perampokan BRI yang terjadi sebelum kepemimpinanya itu, polisi sedang intensif mengejar pelakunya. Identitas para pelakunya pun sudah dikantongi.&lt;br /&gt;"Identitasnya pelakunya sudah kami kantongi. Kami sedang intensif menyelidiki kasus ini. Mudahan tahun 2010, terungkap," kata Arkan yang juga didampingi Kabag Ops Poltabes Samarinda Kompol A Yusep Gunawan menjawab pertanyaan wartawan. &lt;br /&gt;Selain harus mengungkap kasus perampokan BRI Cabang Lempake, Poltabes Samarinda harus menyelesaikan kasus yang tertunggak. Minimal jumlah kasus yang harus diselesaikan jumlahnya sebesar 20 persen dari jumlah kasus yang tertunggak 2112 kasus. "Kami akan menyelesaikan kasus tunggakan minimal 20 persen dari jumlah kasus yang tertunggak," kata Arkan.&lt;br /&gt;Adapun untuk melaksanakan 12 kebijakan Kapolri, Poltabes Samarinda berhasil menyelesaikan kasus yang menjadi prhatian. Jumlah kasus itu diantaranya&amp;nbsp; ilegal logging 29 kasus, ilegal minning 1 kasus, ilegal oil 14 kasus, narkoba 251 kasus, korupsi 2 kasus dan perjudian 69 kasus. &lt;br /&gt;Sementara itu, kegiatan pengamanan Poltabes Samarinda selama tahun 2009, cukup banyak. Diantaranya pengamanan Pemilihan Gubernur Kaltim dan Wakil Gubernur putaran kedua serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI. Pengamanan Hari Koperasi Nasional, Pesparawi, Liga Divisi Utama dan Liga Super Indonesia 2009. (min)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jumlah Kasus Kriminal di kota Samarinda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Total Kasus Kriminal &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; : 3.311 kasus &lt;br /&gt;Kasus Kriminal yang diselesaikan &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : 1.208 kasus&lt;br /&gt;Tunggakan kasus&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; : 2.112 kasus&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kasus Kriminal yang Menonjol Tahun 2009&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pencurian dengan pemberatan&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : 633 kasus&lt;br /&gt;Pencurian disertai kekerasan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; :&amp;nbsp;&amp;nbsp; 74 kasus&lt;br /&gt;Pencurian Biasa &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; : 260 kasus&lt;br /&gt;Pencurian Kendaraan Bermotor &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; : 316 kasus&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sumber : Poltabes Samarinda&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-1198718236627202917?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/1198718236627202917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=1198718236627202917' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/1198718236627202917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/1198718236627202917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/01/2112-kasus-tertunggak.html' title='2112 Kasus Tertunggak'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-4048372243807626335</id><published>2010-01-19T07:32:00.000-08:00</published><updated>2010-01-19T07:33:29.697-08:00</updated><title type='text'>Setahun 65 Orang Tewas Akibat Kecelakaan</title><content type='html'>&lt;b&gt;Sebagian Besar Pengendara Roda Dua&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 65 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di kota Samarinda selama tahun 2009. Jumlah itu menurun dibanding tahun 2008 yang tewas akibat kecelakaan mencapai 96 orang. Korban tewas didominasi pengendara roda dua.&lt;br /&gt;Selain korban tewas, selama tahun 2009 tercatat pula, untuk korban luka berat mencapai 155 orang dan luka ringan 188 orang serta kerugian materil Rp 445 juta lebih. Kasus pelanggaran lalu lintas yang ditangani polisi mencapai 9636 kasus. &lt;br /&gt;Kanit Laka Lantas Poltabes Samarinda AKP Bergas Hartoko mengatakan kecelakaan&lt;br /&gt;menyebabkan meninggal dunia dikarenakan terjadinya pelanggaran lalu lintas oleh para pengendara yang tidak disiplin selain faktor lainnya seperti kondisi lingkungan keadaan jalan raya dan jenis kendaraan. &lt;br /&gt;"Kesadaran masyarakat yang paling penting untuk menghindari kejadian kecelakaan. Kecelakaan yang terjadi di jalan menuju luar kota yang sering lemah pengawasan menyebabkan pengendara bebas melanggar tata tertib lalu lintas," kata Bergas. &lt;br /&gt;Hasil evaluasi Satlantas Poltabes Samarinda menunjukan titik rawan kecelakaan yaitu di Jalur menuju Samarinda-Bontang, Jl Cipto Mangunkusumo dan jalan raya kawasan Palaran. Sedangkan untuk dalam kota, jl KH Wahid Hasyim, yang paling terjadi kecelakaan.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Untuk antispasi lebih banyak lagi kecelakaan di jalan tersebut, polisi terus berkoordinasi dengan Dishub dan PU untuk mendukung ketertiban lalu lintas seperti memperbaiki jalan dan memasang rambu-rambu. Selain itu, Satlantas terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya menaati ketertiban lalu lintas dan melengkapi alat keselamatan. &lt;br /&gt;"Paling penting sekarang adalah kesadaran masyarakat berlalu lintas untuk keselamatan. Sehingga, polisi terus melakukan tindakan preventif dengan penyuluhan sosialisasi safety reading. Hal ini terbukti bisa menghindari terjadinya kecelakaan lebih banyak," katanya. &lt;br /&gt;Selain sosialisasi, penempatan personil polisi lalu lintas masih diperlukan di jalan raya. Hadirnya polisi bisa mempengaruhi bagi pengendara untuk tertib berlalu lintas di tengah pengendara lainnya. Sehingga kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas mampu dikurangi. (min)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Data Kecelakaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kecelakaan Lalu Lintas&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : 252 Kasus &lt;br /&gt;Korban Meninggal Dunia &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : 65 Orang &lt;br /&gt;Korban Luka Berat &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : 155 Orang&lt;br /&gt;Korban Luka Ringan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : 188 Orang &lt;br /&gt;Kerugian Materil &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Rp 445.200.000&lt;br /&gt;Pelanggan Lalu Lintas &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : 9.636 Kasus&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-4048372243807626335?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/4048372243807626335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=4048372243807626335' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4048372243807626335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4048372243807626335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/01/setahun-65-orang-tewas-akibat-kecelakaa.html' title='Setahun 65 Orang Tewas Akibat Kecelakaan'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-5775362268944820166</id><published>2010-01-19T07:07:00.000-08:00</published><updated>2010-01-19T09:01:15.053-08:00</updated><title type='text'>Terdepan di Bidang Tropika Basah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S1XlGVdsNTI/AAAAAAAAAHo/XrdxkcgnAto/s1600-h/20100112.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S1XlGVdsNTI/AAAAAAAAAHo/XrdxkcgnAto/s400/20100112.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;--Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman--&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Dearah Kaltim sepanjang tahun mempunyai iklim cuaca hujan sepanjang tahun. Potensi inilah yang sedang dikembangkan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman yang memilih Pola Ilmiah Pokoknya adalah tropika basah. &lt;br /&gt;"Kami menawarkan pendidikan tinggi dengan pemanfaatan pengelolaan pertanian dalam iklim tropika basah. Kalau seseorang ingin belajar tropika basah di Fakultas Pertanian inilah tempatnya. Berbeda dengan tempat lainnya seperti Jawa yang memiliki iklim kemarau dan hujan yang tentunya cara pertanianya sedikit berbeda," kata Dr.oec.troph.Ir.Krishna Purnawan Candra, M.S, selaku Pembantu Dekan I Fakultas Pertanian Unmul. &lt;br /&gt;Saat ini, mewujudkan pendidikan tinggi, Fakultas Pertanian Unmul terdepan di bidangnya menghadapi tantangan dengan cukup banyaknya berdiri lembaga serupa. Hal ini karena izin membuka pendidikan tinggi sekarang cukup mudah. Maraknya dibuka lembaga pendidikan serupa di daerah-daerah, mempengaruhi jumlah mahasiswa yang mendaftar di Fakultas Pertanian Unmul yang telah berdiri pertama kali 1962.&lt;br /&gt;Jumlah mahasiswa saat ini, mencapai 898 mahasiswa telah meningkat pendaftar tiap tahunnya pada tahun 2009 mencapai 250 mahasiswa. Yang sebelumnya pada tahun 2004, 2005 dan 2006, jumlah mahasiswa mendaftar menyusut dibawah 200 orang. &lt;br /&gt;"Untuk meningkatkan kembali minat mahasiswa mendaftar, kami melakukan sosialisasi masyarakat bahwa pertanian sangat penting untuk menjadi mata pencarian. Dengan motto kami bahwa pertanian menjamin masa depan," kata Dr Krishna. &lt;br /&gt;Lebih jauh, manajemen akademik terus memperbaiki diri dengan perkembangan yang ada seperti perampingan hanya ada 2 Program Studi yakni Agrotekhnologi dan Agribisnis. "Kami rencananya kembali melakukan akreditasi ulang pada pertengahan tahun 2010 untuk penilaiannya," katanya.&lt;br /&gt;Selain mempelajari pertanian tropika basah, mahasiswa juga mendapat tambahan mata kuliah kewirausahaan. Mahasiswa dapat mengembangkan potensi pertanian melalui usaha mandiri. "Harapan kami, mahasiswa juga memanfaatkan usaha tani yang bisa dikelola," katanya. &lt;br /&gt;Selain teori mata kuliah pertanianan yang didapatkan, mahasiswa juga diwajibkan mengikuti praktikum. Porsi praktikum 20 sampai 30 persen dari beberapa mata kuliah pertanian. Mahasiswa juga diberikan tugas tambahan berupa membuat makalah untuk perluasan wawasan. (min)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dosen dan Mahasiswa Saling Diskusi&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, Fakultas Pertanian mengembangkan pendekatan belajar melalui Student Center Learning (SCL). Metode ini sudah diterapkan oleh pengajar dosen dengan mengajak mahasiswa lebih banyak diskusi. Dosen tak hanya memberika teori bahan kuliah namun juga melemparkan isu aktual yang dibahas bersama. &lt;br /&gt;Misalnya saja pencanangan kebijakan pemerintahan untuk swasembada beras, maka mahasiswa harus jeli melihatnya apakah program itu bisa terealisasi atau tidak. "Jadi mahasiswa, tidak datang, duduk dan dengar kemudian pulang saat kuliah," kata Dekan Fakultas Pertanian Unmul, Ir H Gusti Hafiziansyah, M. Si. &lt;br /&gt;Program ini SCL ini sejak tahun 2008. Dosen cukup menyiapkan hand out persentasi dan mahasiswa menyimak tanpa perlu mencatat. Disitu dosen melemparkan sebuah persoalan yang akan dibahas bersama untuk mencari solusinya. &lt;br /&gt;"Kami berusaha mahasiswa tidak pasif. Alhamdulillah, dengan cara ini, mahasiswa lebih terampil dalam memberikan penjelasan saat seminar maupun ujian persentasi," katanya. (min)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-5775362268944820166?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/5775362268944820166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=5775362268944820166' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5775362268944820166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5775362268944820166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2010/01/terdepan-di-bidang-tropika-basah.html' title='Terdepan di Bidang Tropika Basah'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/S1XlGVdsNTI/AAAAAAAAAHo/XrdxkcgnAto/s72-c/20100112.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-9020340904754059340</id><published>2009-07-26T06:27:00.000-07:00</published><updated>2009-07-26T07:07:31.299-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6 Warga Terluka Akibat Perkelahian di Gang 10 Lambung Mangkurat&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Seorang pria, Basri, 40, mengalami tiga luka robek di bagian kepala akibat perkelahian dengan Thamrin dan dua rekannya di Gang 10 Jl Lambung Mangkurat Samarinda pukul 11.00,  Minggu (26/7). Perkelahian yang diduga dipicu selisih paham itu mengakibatkan Datcin dan Sainudin juga ikut terluka di bagian kepala, namun sudah bisa rawat jalan. &lt;br /&gt;Ditemui di unit gawat darurat Rumah Sakit Islam, Basri hanya bisa terkapar. Ia harus duduk di kursi roda ketika sedang dievakuasi ke rumah sakit Bakti Nugraha. Pria memiliki tato di kedua lengan dan dadanya mengaku tak membawa senjata tajam ketika berkunjung ke rumah Thamrin, lokasi kejadian perkelahian. &lt;br /&gt;"Saya datang dengan niat baik untuk mencari seseorang di Jl Lambung Mangkurat. Saya pun tidak membawa badik (senjata tajam, red) karena tidak ada niat jahat. Tapi begini jadinya, saya hanya bisa pasrah saja pak," kata Basri saat ditanya kronologis kejadian. &lt;br /&gt;Terpisah, Tak hanya Basri dan rekannya terluka, hal yang sama dialami Thamrin (50) dan kedua anaknya Rudi (23) dan Mulyanto (29). Thamrin mengalami luka robek di kepalanya. Sedangkan Mulyanto terdapat luka sayatan di kaki kirinya. &lt;br /&gt;"Mereka datang beramai-ramai. Pertama ada enam orang. Datang lagi lima orang. Sampai saya tidak bisa menghitung lagi. Saya ini tidak tahu apa-apa. Yang berkelahi itu anak saya, Mulyanto," kata Thamrin menunjuk anaknya yang alami luka di bagian kaki kiri. &lt;br /&gt;Kedua belah pihak, rekan Basri dan Thamrin, kini dimintai keterangan di Poltabes Samarinda, Terkecuali, Basri yang harus mendapat perawatan serius di rumah sakit. Polisi pun mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang diduga mengetahui kejadian.  &lt;br /&gt;Informasi dihimpun Tribun, perkelahian berawal sejak dinihari ketika adanya keributan. Saat itu, sekelompok pemuda minum minuman keras yang berdekatan dengan rumah Thamrin. Salah satu dari mereka lalu, ada yang menantang berkelahi. Saling tegur pun berlangsung dengan cekcok mulut. &lt;br /&gt;Hingga pagi harinya, Thamrin bermain kartu domino ditegur oleh seorang pemuda yang mempunyai hubungan dengan rekan Basri &lt;br /&gt;Tak lama, beberapa saat kemudian, datang sejumlah warga yang salah satunya adalah Basri dan kedua rekannya. Kedatangan orang yang tak dikenal oleh Thamrin ini, mencari seseorang. Bukannya ketemu orang yang dicari, namun entah apa penyebabnya,kedua pihak ini terlibat perkelahian. (min)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saling Lapor&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa menjadi korban perkelahian, kedua pihak yaitu Basri dan Thamrin beserta rekannya melapor ke Poltabes Samarinda, pada hari kejadian, Minggu (26/7). Dengan masing-masing luka di tubuhnya, mereka menjelaskan kejadian dialaminya. Polisi yang menerima laporan kemudian menindaklanjuti dengan memintai keterangan para pelapor. &lt;br /&gt;Masing-masing pihak mengaku tak ada niat untuk berkelahi ataupun menyerang. Basri dan kelompoknya mengaku tak membawa senjata tajam. Sedangkan pihak Thamrin hanya membela diri ketika datang sekelompok orang ke rumahnya. &lt;br /&gt;"Banyak orang yang beramai-ramai datang ke rumah sampai terjadi perkelahian.  Memang sebelumnya pada malam hari, warga di Gang 10 sudah khawatir karena ada keributan para pemuda minum minuman keras. Sampai akhirnya terjadi begini," kata Thamrin. &lt;br /&gt;Peristiwa yang menghebohkan warga sekitar kejadian ini masih sementara dalam penyelidikan. Hingga kemarin sore, polisi belum menetapkan tersangka atas terjadinya perkelahian. Aparat masih perlu mencari penyebab pasti awal mula perkelahian. (min)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-9020340904754059340?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/9020340904754059340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=9020340904754059340' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/9020340904754059340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/9020340904754059340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/07/6-warga-terluka-akibat-perkelahian-di.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-370130303093274126</id><published>2009-07-22T09:40:00.000-07:00</published><updated>2009-07-22T09:44:37.609-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SmdB6TFj7hI/AAAAAAAAAHY/p5OKHsmPrxs/s1600-h/c247f6b7d0609921033a8c67385feb9a.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 224px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SmdB6TFj7hI/AAAAAAAAAHY/p5OKHsmPrxs/s320/c247f6b7d0609921033a8c67385feb9a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361326351219682834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kebakaran di Jl Cermai Disebabkan Bensin Tumpah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;@ Kasus Travo Makan Korban Luka Bakar Diselidiki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Hasil penyelidikan Satuan Reserse Kriminal Poltabes Samarinda, atas kasus kebakaran menghanguskan belasan rumah di Jl Cermai Samarinda Selasa (22/7) lalu, diduga kuat penyebabnya dari keributan istri tua dan istri muda oleh suami Wahyu Tarmizi (37). Keduanya ribut mengakibatkan tumpah bensin sampai mengenai kompor minyak tanah dengan api yang sedang menyala. Api lalu membakar bengkel dan merembet ke rumah lainnya terbuat dari kayu. &lt;br /&gt;Pada hari kejadian, polisi pun telah lakukan pemeriksaan terhadap pemilik bengkel, Tarmizi atas kejadian kebakaran yang merugikan materi ratusan juta rupiah. Sedangkan kedua istrinya, belum bisa diperiksa polisi, mengingat kondisinya yang sedang dirawat di rumah sakit. &lt;br /&gt;Kasat Reskrim Poltabes Samarinda Kompol A Yusep Gunawan mengatakan kedua istri tua, Fitriah dan istri muda, Liana belum ditetapkan statusnya tersangka atau tidak menjadi penyebab kebakaran. Polisi memilih menunggu pemeriksaan lebih lanjut keduanya yang sedang penyembuhan sakitnya. &lt;br /&gt;Namun tidak menutup kemungkinan istri tua dan istri muda  mengarah terancam hukuman penjara atas tindakan pidana bila terbukti. "Tidak menutup kemungkinan, kasus ini mengarah tindakan pidana dengan tuduhan penyebab terjadinya kebakaran. Pasal 187 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," kata Yusep. &lt;br /&gt;Sementara itu, kasus terbakarnya travo instalasi listrik di simpang tiga Jl Antasari dan Jl Slamet Riyadi atau Muara, polisi masih menyelidikinya. Sebuah motor korban Jupiter MX KT 5456 WN warna merah hitam, diamankan di Poltabes Samarinda. Korban terbakar Mahmud (44), belum bisa dimintai keterangan mengingat masih dirawat di Rumah Sakit Dirgahayu. "Kami masih menyelidikinya," kata Yusep. &lt;br /&gt;Seperti diberitakan sebelumnya, dalam sehari saja, tiga warga Samarinda telah menjadi korban kebakaran. Mereka itu Fitriah, 36 dan Liana, 25, keduanya istri dari pemilik bengkel, tempat bermula api kebakaran di Jl Cermai yang menghanguskan 16 rumah, Selasa (21/7), sekitar pukul 10.00. Kemudian, malam harinya, pukul 19.00, sebuah trafo listrik, meledak dan terbakar berakibat pengendara melintas, Mahmud, 44, terkena api. &lt;br /&gt;Pada hari itu, semua korban kini dirawat di Rumah Sakit Dirgahayu. Mereka mendapat perawatan medis dengan sekujur tubuh yang luka bakar dengan kain perban. Info dihimpun, luka bakar ketiga korban ini cukup serius diatas 50 persen. (min)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantuan Korban Kebakaran Mengalir...&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas terjadinya peristiwa kebakaran di Jl Cermai Samarinda, sejumlah warga terus menyalurkan bantuannya ke pos bantuan korban kebakaran didirikan tak jauh dari lokasi kebakaran. Pos didirikan dengan bantuan LSM Pelik. Selain itu, warga sekitar mendirikan dapur umum tepat dibelakang rumah-rumah yang hangus terbakar. &lt;br /&gt;Pantauan Tribun, sekitar pukul 17.00, kemarin, bantuan datang dari LSM Formas SJ (Forum Masyarkat) Sjahriee Jaang. Bantuan yang diterima berupa terdiri 28 karung beras 10 kg, 28 kardus mie instan, 28  paket peralatan tulis dan tas anak sekolah serta 28 paket sembako. Bantuan ini langsung diterima oleh Ketua RT 01 Kelurahan Kampung Jawa, wilayah pemukiman yang terbakar. &lt;br /&gt;"Kami bersyukur sekali mendapat bantuan dari Formas SJ. Semoga ini mempeerat persatuan kesatuan masyarakat kita. Dengan tidak membedakan suku atau asalnya," kata Ketua RT yang mewakili korban kebakaran. &lt;br /&gt;Selain bantuan itu, sejumlah pengendara yang melintas di Jl Cermai pun memberi sumbangan uang recehan. Mereka memberikan di kotak sumbangan yang diedarkan petugas dari LSM yang ikut membantu korban kebakaran. (min)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-370130303093274126?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/370130303093274126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=370130303093274126' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/370130303093274126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/370130303093274126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/07/kebakaran-di-jl-cermai-disebabkan.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SmdB6TFj7hI/AAAAAAAAAHY/p5OKHsmPrxs/s72-c/c247f6b7d0609921033a8c67385feb9a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-6311172228411332918</id><published>2009-02-18T05:41:00.000-08:00</published><updated>2009-02-18T05:44:18.472-08:00</updated><title type='text'>Luiicious Pembuka Konser BCL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SZwQqzuAgJI/AAAAAAAAAHQ/b4dgpTCxv7c/s1600-h/20090218smd14_Bunga+Citra+Lestari_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 225px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SZwQqzuAgJI/AAAAAAAAAHQ/b4dgpTCxv7c/s320/20090218smd14_Bunga+Citra+Lestari_FACHMI+RACHMAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304132788759330962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* Feat dj Morenadi De Javu&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Konser musik LA Lights Comunity, Bunga Citra Lestari (BCL) featuring dj Morena di De Javu Samarinda berlangsung semarak, Rabu (19/2). Membawakan sembilan lagu hits pilihan dari dua albumnya, Bunga mengenakan gaun merah menunjukan aksi panggung memukau. &lt;br /&gt;Pada tema konser tur, Enjoy Together. Bunga membawakan lagu berjudul Luilicious sebagai pembuka. Lagu tersebut dari album kedua yang belum diluncurkan video klip dan sebagai soundtrack film saus kacang yang dibintangi Bunga bersama sang Suami Ashraf. &lt;br /&gt;Fans dan penikmat musik dj terasa terhibur dengan suara emas perempuan berambut pendek yang telah mengeluarkan album kedua "Tentang Kamu". Lagu bertema cinta yang dibawakan membuat larut penonton ikut bernyanyi. Bunga datang ke Samarinda kedua kalinya sejak dua tahun lalu. Ia terkesan dengan antusias penontonnya. &lt;br /&gt;"Saya senang datang ke Samarinda, sangat ramai. Secepatnya lagi mudahan saya bisa kesini lagi," kata Bunga diakhir perpisahan konser. Tak sedikit, pengunjung cafe De Javu menyalami Bunga, merasakan kelembutan tangan dan ramah senyuman manisnya.&lt;br /&gt;Berikutnya, tanpa berhenti, Bunga menyanyikan lagu Aku Tak Mau Sendiri. Disini, ia tak perlu repot. Bait dari lagu terekam suara Bunga mengiringi musik. Sampai pada lagu rentetan berikutnya, Pernah Muda, Bunga menunjukan lagi kehebatannya dalam tarik suara yang bernada cepat. &lt;br /&gt;Isi lagu sangat mengena setiap pasangan kekasih yang datang pada malam itu. Dilanjutkan satu lagu hits Bunga, dj Morena beraksi berkoloborasi gitaris musik pengiring Bunga. Tak kalah menariknya, lagu berjudul Ingkar, Tentang Kamu, Aku dan Dirimu dimainkan dengan sidikit  merubah aransmen tetap merdu dan asyik didengar telinga penikmat musik. &lt;br /&gt;Khusus tentang lagu Aku dan Dirimu, Bunga feat Ari Lasso, dirinya sangat menyukai lagu berisi jawaban atas halangan dan rintangan cinta. Terlebih dengan lagu selanjutnya, Kecewa, pernah dialaminya sebagai seorang perempuan. Penutup konser musik Bunga Citra Lestari belum lama menikah ini, ia membawakan lagu berjudul Cinta Pertama (Sunny).&lt;br /&gt;Terpisah, wawancara dengan sejumlah wartawan, Bunga menyampaikan dirinya tak menampik penikmat musik dj yang identik dengan klub dunia malam. Namun, sebagai musisi dan penikmat musik, Bunga berharap yang baik, membuat senang semua orang dan ingin bersenang-senang. &lt;br /&gt;"Kalau ada yang nggak bener musik dj klub malam, itu bukan musiknya tapi orangnya. Saya penikmat musik dan orang lain juga sama ingin menikmati musik dengan bersenang-senang. Tapi kalau sampai drugs itu nggak benar, jadi no drugs," kata Bunga yang gaya celoteh bertutur cepat. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-6311172228411332918?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/6311172228411332918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=6311172228411332918' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6311172228411332918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6311172228411332918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/02/luiicious-pembuka-konser-bcl.html' title='Luiicious Pembuka Konser BCL'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SZwQqzuAgJI/AAAAAAAAAHQ/b4dgpTCxv7c/s72-c/20090218smd14_Bunga+Citra+Lestari_FACHMI+RACHMAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-8273463220033893055</id><published>2009-02-18T05:35:00.000-08:00</published><updated>2009-02-18T05:40:34.537-08:00</updated><title type='text'>Tiga Bom Meledak di Sempaja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SZwPccK9ygI/AAAAAAAAAHI/L7V7hPpE0Ow/s1600-h/20090218smd46_Pasukan+Gegana+Ledakan+Bom+yang+Dipasang+Teroris+di+Kantor+KPUD_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 159px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SZwPccK9ygI/AAAAAAAAAHI/L7V7hPpE0Ow/s320/20090218smd46_Pasukan+Gegana+Ledakan+Bom+yang+Dipasang+Teroris+di+Kantor+KPUD_FACHMI+RACHMAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304131442408540674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* Simulasi Penutupan Pelatihan Pra Ops Mantap Brata Pemilu 2009&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Simulasi penutupan pelatihan Pra Ops Mantap Brata Pengamanan Pemilu 2009 Kalimantan Timur, Rabu (18/2) Polda Kaltim di halaman parkir Stadion Madya Sempaja diwarnai tiga ledakan bom. &lt;br /&gt;Dua bom mengeluarkan ledakan keras terjadi secara berentetan ketika kampanye calon presiden di Samarinda. Kemudian satu bom lagi meledak dengan jilatan api membumbung tinggi yang dipasang teroris di dekat kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). &lt;br /&gt;Sebelumnya, pada simulasi peledakan bom teroris, sang pelaku tertangkap. Densus 88 Anti Teror membawa pria dicurigai itu dihadapan Kapolda Kaltim Irjen Pol Andi Masmiyat. Membawa tas selempang, sang teroris mengaku bom tersebut meledak memakai aktif nada ponsel. &lt;br /&gt;Ponsel lalu dipegang Kapolda dan kemudian dipencet akhirnya meledakan bom di depan kantor KPUD. Tim Gegana Brimob Polda Kaltim, penjinak bom lalu menyisir lokasi sisa ledakan. &lt;br /&gt;Aksi lainnya terdengar rentetan desing suara peluru, penembakan water canon dan empat penembak jitu terjun diatas ketinggian sekitar 30 meter. Aksi tersebut terdapat dalam 8 tahapan simulasi mulai dari munculnya aksi unjuk rasa di KPUD hingga penjarahan terjadi di kawasan kota (lihat boks.) &lt;br /&gt;"Skenario dari simulasi pengamanan ini berdasarkan pengalaman yang ada. Pelatihan ini sebenarnya akumulasi persiapan Polda Kaltim mengamankan Pemilu 2009 menuju masa kampanye pada tanggal 16 Maret mendatang," kata Kapolda Irjen Pol Andi Masmiyat usai gelar penutupan pelatihan. &lt;br /&gt;Simulasi disaksikan para pejabat pimpinanan daerah, Wakil Gubernur Farid Wadjdy, Ketua KPUD Kaltim  Andy Sunandar S Hut dan pimpinan cabang partai politik. Mereka mendapat penjelasan langsung dari Kapolda setiap tindakan polisi upaya mengatasi gangguan keamanan. &lt;br /&gt;Salah satu aksi menegangkan diperagakan tim VVIP Protection Polda Kaltim. Tim bertugas pengawal calon presiden (capres) memiliki kemampuan menembak dan aksi mengendarai mobil berkecepatan tinggi menghindari serangan musuh. &lt;br /&gt;Lain pula dengan peragaan mengatasi ratusan massa unjuk rasa yang anarkis. Tahapan pengamanan pun dilakukan sesuai prosedur. Personil Satuan Dalmas dilengkapi tameng rupanya tak cukup menghadapi amukan massa ditambah kekuatan PHH anti huru hara dan penembak jitu. kendaraan water canon dan barak kuda dari baja anti peluru.&lt;br /&gt;Pesan dari Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy atas petugas pengamanan Pemilu 2009, agar setiap personil meningkatkan kewaspadaan senada disampaikan Kapolda Kaltim. "Tingkatkan kewaspadaan ancaman gangguan keamanan dan tetap menjaga persatuan," katanya. &lt;br /&gt;Di bawah terik matahari, simulasi latihan ini terjadi insiden berlarinya agen K-9 anjing pelacak ke arah kerumunan massa yang dirancang mengamuk. Anjing dengan gigi taringnya rupanya terpancing berlari dari instrukturnya untuk mengejar pelaku. &lt;br /&gt;Pengamanan Pemilu, Polda Kaltim menerjunkan enam ribu lebih personil. Jumlah itu akan dibantu juga dari 1300 petugas Linmas (Lintas Masyarakat) dan 1900 lebih personil dari unsur TNI. Mereka pengamanan seluruh tempat pemungutan suara (TPS) dengan didirikan Poskotis tingkat daerah pelosok dan sentra Gakumdu di tingkat kota. (m20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tahapan Simulasi Penutupan Pelatihan Pra Ops Mantap Brata Pemilu 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Unjuk rasa massa di KPUD  dengan kerumunan jumlah massa lebih besar sebelum kampanye&lt;br /&gt;2. Pelanggaran lalu lintas massa kampanye&lt;br /&gt;3. Prosedur pengamanan Capres oleh tim VVIP Protection Polda Kaltim&lt;br /&gt;4. Protes massa di Tempat Pemungutan Suara (TPS) &lt;br /&gt;5. Pembebasan penyanderaan ketua KPUD&lt;br /&gt;6. Menjinakan bom di KPUD&lt;br /&gt;7. Unjuk rasa protes di KPUD memprotes hasil perhitungan suara Pilpres&lt;br /&gt;8. Pencegahan penjarahan amukan massa yang meluas seluruh kawasan kota&lt;br /&gt;Sumber: Polda Kaltim&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-8273463220033893055?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/8273463220033893055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=8273463220033893055' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8273463220033893055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8273463220033893055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/02/tiga-bom-meledak-di-sempaja.html' title='Tiga Bom Meledak di Sempaja'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SZwPccK9ygI/AAAAAAAAAHI/L7V7hPpE0Ow/s72-c/20090218smd46_Pasukan+Gegana+Ledakan+Bom+yang+Dipasang+Teroris+di+Kantor+KPUD_FACHMI+RACHMAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-661089771535300557</id><published>2009-02-11T07:17:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T07:25:29.649-08:00</updated><title type='text'>Kembar Siam ke Surabaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SZLtyQiL6QI/AAAAAAAAAHA/0cEEaVK799w/s1600-h/20090210smd11_Si+Kembar+Dempet+Dari+Bontang_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 189px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SZLtyQiL6QI/AAAAAAAAAHA/0cEEaVK799w/s320/20090210smd11_Si+Kembar+Dempet+Dari+Bontang_FACHMI+RACHMAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301561159056091394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* Bersiap Menjalani Bedah Torak&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Bayi kembar siam perempuan, anak dari Dono dan Munirowati yang lahir empat hari lalu berada di Rumah Sakit Umum AW Syahranie Samarinda dipastikan akan dirujuk ke Rumah Sakit Dr Sutomo Surabaya, Rabu (11/2)&lt;br /&gt;"Ada rencana untuk merujuk ke rumah sakit Dr Sutomo Surabaya karena ada beberapa alasan. Antara lain kondisi bayi kembar siam ini selaput jantungnya hanya satu dan tulang dadanya tidak sempurna. Untuk itu dibutuhkan dokter spesialis bedah torak yang berada di Surabaya," kata dr Nurlina Adriati Noor, Humas RSU AW Syahranie dalam jumpa pers di gedung Instalasi Unit Gawat Darurat RSU AW Syahranie. &lt;br /&gt;Dijelaskan juga, dokter spesialis torak atau bedah dada di Kaltim sendiri sebenarnya ada namun tidak berada ditempat karena menempuh pendidikan. Kini, tim dokter rumah sakit diketuai direktur RSU AW Syahrani Samarinda, dr Ajie Syirafuddin sedang mempersiapkan sesuatu hal menunjang bayi kembar siam akan dibawa ke Surabaya. &lt;br /&gt;"Tim dokter tadi sudah bertemu dengan pihak keluarga pasien. Intinya orangtua bayi setuju dirujuk ke Surabaya. Keluarga hanya mempertanyakan biaya operasi dan kebutuhan hidup selama berada disana," kata dr Nana sapaan dr Nurlina. &lt;br /&gt;Menurut dr Nana, biaya operasi bayi kembar siam di rumah sakit Dr Soetomo ditanggung dari Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Sedangkan kebutuhan hidup orangtuanya selama di Surabaya akan diberikan bantuan dari Pemerintah Kota Bontang. &lt;br /&gt;Sementara itu, hasil pemeriksaan Multi Slice CT menyimpulkan bahwa pada organ tubuh kembar siam ini terdapat dua jantung, dua pasang paru-paru, dua liver atau hati dan dua pasang ginjal. Artinya, masing-masing bayi lengkap dengan jantung, paru-paru, ginjal dan liver. &lt;br /&gt;Kemarin, sekitar pukul 11.15 bayi kembar siam dalam inkubator dikeluarkan dari ruang rawat NICU. Sepasang bayi itu dibawa ke ruang pusat pemeriksaan medical chek up. Kembar siam diperiksa dengan echodcardiografi untuk menilai fungsi jantung. Ketika dipindahkan, salah satu bayi kembar siam terbangun dari tidurnya. &lt;br /&gt;Bayi tersebut membuka lebar mulut mungilnya. Gerakan itu rupanya membuat selang melintang di wajahnya berpindah. Tim rawat pun menghentikan kereta inkubator di lorong jalan rumah sakit. Salah seorang perawat lalu memasukan tangan dalam inkubator, untuk memperbaiki posisi selang. &lt;br /&gt;Beberapa penghunjung rumah sakit ingin melihat mencoba mendekat melintas langsung tubuh bayi kembar siam. Seraya itu, pengunjung berkopiah mengucapkan Subhanallah atas keagungan ciptaaNnya. Keadaan yang siang hari, cerah sinar matahari membuat inkubator ditutup sehelai selimut. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-661089771535300557?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/661089771535300557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=661089771535300557' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/661089771535300557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/661089771535300557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/02/kembar-siam-ke-surabaya.html' title='Kembar Siam ke Surabaya'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SZLtyQiL6QI/AAAAAAAAAHA/0cEEaVK799w/s72-c/20090210smd11_Si+Kembar+Dempet+Dari+Bontang_FACHMI+RACHMAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-6647266162569359076</id><published>2009-02-04T05:33:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T05:36:52.196-08:00</updated><title type='text'>Counter Texas Fried Chiken Mal Mesra Terbakar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYmZ5NeH8CI/AAAAAAAAAG4/2ZJwNoqOdS8/s1600-h/20090204smd33_Plofon+Dapur+Texas+Chiken+Merupakan+Sumber+Api_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYmZ5NeH8CI/AAAAAAAAAG4/2ZJwNoqOdS8/s400/20090204smd33_Plofon+Dapur+Texas+Chiken+Merupakan+Sumber+Api_FACHMI+RACHMAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298935644725702690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* Diduga Konslet Listrik&lt;br /&gt;* Asap membumbung Hingga ke Lantai Empat&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Sebuah restoran makanan cepat saji, counter Texas Fried Chiken Mal Mesra terbakar, sekitar pukul 19.00, Rabu (4/2). Kebakaran tidak sempat membesar, api yang berasal dari bagian dapur restoran dapat dipadamkan sebelum membakar lainnya. &lt;br /&gt;Meski begitu, api menghanguskan ventilasi plafon dari restoran menyebarkan asap tebal dan pekat. Bangunan yang kedap udara luar bertingkat empat lalu diselimuti asap dari sumber panas lokasi kebakaran. &lt;br /&gt;Kapoltabes Samarinda Kombes Pol A Kamil Razak didampingi Kasat Reskrim Achmad Yusep Gunawan mengungkapkan penyebab kebakaran diduga dari arus pendek sambungan listrik. Kesimpulan tersebut didapat setelah polisi bergegas melakukan olah tempat kejadian perkara. &lt;br /&gt;"Kebakaran yang diduga terjadi di Mal Mesra Indah karena adanya asap tebal keluar dari lantai empat. &lt;br /&gt;Petugas kami dan pemadam kebakaran lalu mencari sumber api dan menemukan asal asap dari plapon lantai 1 tepatnya di counter Texas Fried Chiken," kata Yusep yang meninjau lokasi kebakaran. &lt;br /&gt;Sejumlah saksi mata, dari tepi jalan, saat kejadian melihat asap kepulan hitam ke atas dari lantai empat. &lt;br /&gt;Mereka lalu memberitahu seluruh isi pengunjung dan karyawan dalam Mal. Teriakan ada kebakaran juga diberitahu dari lantai empat agar keluar dari pusat perbelanjaan. "Saya keluar ketika listrik sudah dipadamkan. Kami keluar semua lewat tangga," kata Rosa, karyawan disalah satu counter lantai tiga Mal.  &lt;br /&gt;"Konsleting arus listrik pada kabel kecil menyambar kayu plafon yang menimbulkan asap tebal. Kami masih menyelidiki lagi dengan pemeriksaan saksi-saksi dari pihak manajemen, security dan Texas Fried Chiken Mall Mesra," kata Yusep. &lt;br /&gt;Untuk mengamankan situasi lokasi kebakaran, sekitar empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Mereka mendinginkan bangunan berlantai empat dengan semprotan air. Petugas juga memakai lampu sorot untuk mencari sumber panas yang potensi menimbulkan kebakaran. &lt;br /&gt;Akibat dari semprotan air, sejumlah lantai pusat perbelanjaan banjir dadakan. Rediansyah, petugas memadamkan bangunan mengatakan ia dan rekan-rekannya ketika datang ke lokasi kebakaran langsung mencari titik panas. &lt;br /&gt;"Tidak ada api pas kita datang, tapi hawa panas dan asap kepul tebal menyulitkan kami mencari sumber panas diduga potensi menyebabkan kebakaran," kata Rediansyah. Hingga pukul 20.00, pedagang memiliki barang di Mal ingin masuk ke bangunan pusat perbelanjaan. &lt;br /&gt;Para pedagang ingin merapikan dan menyelamatkan barang untuk menghindari adanya pencurian. Sejumlah petugas pengamanan dalam (Satpam) berjaga-jaga pintu masuk mal. Setiap orang yang masuk diperiksa dan ditanyai, yang berkepentingan saja boleh memasuki gedung pusat perbelanjaan di tengah Pasar Pagi. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-6647266162569359076?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/6647266162569359076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=6647266162569359076' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6647266162569359076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6647266162569359076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/02/counter-texas-fried-chiken-mal-mesra.html' title='Counter Texas Fried Chiken Mal Mesra Terbakar'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYmZ5NeH8CI/AAAAAAAAAG4/2ZJwNoqOdS8/s72-c/20090204smd33_Plofon+Dapur+Texas+Chiken+Merupakan+Sumber+Api_FACHMI+RACHMAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-8015810402210486763</id><published>2009-02-03T06:59:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T07:10:15.959-08:00</updated><title type='text'>Industri Ekstasi Rumahan Digerebek</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYheOSOxhRI/AAAAAAAAAGw/zqAmceO6BJc/s1600-h/20090203smd30_Tersangka+AA+Bersama+Alat+Pembuat+Ekstasi+Tradisional_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 213px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYheOSOxhRI/AAAAAAAAAGw/zqAmceO6BJc/s320/20090203smd30_Tersangka+AA+Bersama+Alat+Pembuat+Ekstasi+Tradisional_FACHMI+RACHMAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298588561106371858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYhc9jF7qyI/AAAAAAAAAGo/xDCOg8VcxsE/s1600-h/20090203smd31_Kapoltabes+Samarinda+Tunjukan+BB+Alat+Pembuat+dan+Ekstasi+Tradisional+Buatan+Tersangka+AA_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 207px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYhc9jF7qyI/AAAAAAAAAGo/xDCOg8VcxsE/s320/20090203smd31_Kapoltabes+Samarinda+Tunjukan+BB+Alat+Pembuat+dan+Ekstasi+Tradisional+Buatan+Tersangka+AA_FACHMI+RACHMAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298587174063287074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;* Dijual per butir Rp 50 ribu * Berbahan obat sakit kepala dan malaria&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Kejahatan peredaran obat terlarang narkoba nampaknya tak pernah habisnya. Mungkin malah semakin besar. Terlihat pembuat narkoba seperti ekstasi tak hanya dimonopoli produksi di pulau Jawa saja, kini narkoba mulai mudah dibuat di kalangan masyarakat. Satuan Reserse Narkoba Poltabes Samarinda, pukul 18.00, Senin (2/2), menggerebek produksi ekstasi rumahan di Gang H Rasidi RT 34 Jalan Gerliya Samarinda. Polisi menahan Alan Agus Tariman (50) dengan peralatannya pembuat ekstasi. Berdasarkan pengakuan tersangka, pembuatan ekstasi atau pil setan ternyata tidak sulit. Hanya bermodal pre kusor atau bubuk bahan ekstasi dari luar daerah, bahan tersebut tinggal dicampur dengan bahan lainnya. Seperti obat sakit kepala, obat malaria dan larutan alkohol. Campuran bahan kemudian dicetak dalam wadah sebesar pil butiran. &lt;br /&gt;Pengungkapan produksi rumahan ekstasi ini berawal dari penangkapan Eko, seorang pengedar narkoba. Ia tergiur keuntungan besar dari jual beli pil ekstasi. Ia membeli pil ekstasi per butir Rp 50 ribu kepada Alan. Pil tersebut lalu dijualnya pada konsumen penikmatnya Rp 100 ribu.&lt;br /&gt;"Penangkapan Eko lalu kami kembangkan dengan penyelidikan. Tersangka mengaku membeli dari bandar sekaligus pembuat ekstasi di rumahnya tak jauh dari tempat tinggalnya di Gang H Harsidi Jalan gerliya," kata Kapoltabes Samarinda Kombes Pol A Kamil Razak didampingi Kasat Reskoba AKP Nandang Mumin Wijaya. &lt;br /&gt;Kemarin sekitar pukul 14.00, polisi kembali menggeledah rumah tersangka Alan. Petugas memeriksa teliti tiap celah dinding papan kayu. Dengan alat senter anggota Reskoba menyorot terang ke setiap dinding kamar dihuni Alan dan istrinya. &lt;br /&gt;Keluarga tersangka hanya bisa pasrah dan kaget mengetahui sang pencari nafkah berurusan aparat berwajib. Seorang anak Alan bernama erva menangis dengan mengeluarkan air mata. Ia melihat ayahnya dibawa oleh polisi berpakaian sipil. Usai digeledah, polisi membawa batang pohon dan tersangka ke Mapoltabes Samarinda. &lt;br /&gt;Istri tersangka, Arbayah kaget atas penangkapan suaminya. Ia sama sekali tidak mengetahui perbuatan sebenarnya salah dan terlarang ini berakibat dipenjara. Ibu empat anak ini juga tidak berani setiap kali tersangka bekerja membuat pil ekstasi. &lt;br /&gt;"Saya tidak berani mencampuri kerjaannya. Sebagai ibu rumah tangga saya hanya merawat anak, membersihkan rumah dan memasak menyediakan makan. Saya bingung, bagaimana masalah ini dan menghidupi anak saya," kata Arbayah yang bekerja menjadi pembantu rumah tangga. &lt;br /&gt;Sewaktu pengggerebekan pukul 18.00, Arbayah baru pulang kerja dari rumah majikannya di Jalan Danau Toba. Ia heran mengapa banyak orang kumpul di depan rumahnya dan ada keributan kecil. Lalu perempuan berambut kriting ini kaget, suaminya ditahan polisi. Gara-gara membuat pil ekstasi. Kini, ia tidak bisa lagi mengandalkan suaminya yang menghuni di balik jeruji. Arbayah terpaksa ditinggal lagi oleh Alan setelah pernah tersangka dipenjara. (m20) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari Penjara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapoltabes Samarinda Kombes Pol A Kamil Razak didampingi Kasat Reskoba AKP Nandang Mumin Wijaya mengatakan tersangka Alan, pembuat ekstasi ini sudah lama menyelami bisnis narkoba. Tersangka ternyata residivis dari kasus narkoba jenis sabu-sabu dan mendapat pelajaran membuat ekstasi dari balik juruji, Selasa (3/2)  &lt;br /&gt;"Tersangka ini merupakan residivis yang keluar bulan Desember 2008 lalu. Ia ditangkap karena menjual sabu-sabu. Diduga cara pembuatan ekstasi dilakukannya dari pengalaman berbincang di penjara rumah tahanan (rutan)," kata Kamil. &lt;br /&gt;Terungkapnya pengakuan tersangka ini, membuat kepolisian akan melakukan pengembangan penyelidikan. Rencananya polisi juga akan menyelidiki informasi tentang pembuatan ekstasi dari dalam penjara rutan. &lt;br /&gt;Terpisah, Ketua RT 34 Jalan Gerliya Samarinda, Ardiansyah tidak mengira warganya bernama Alan membuat pil ekstasi dan mengedarkannya. Ia mengenal tersangka bekerja di bengkel dan pintar memperbaiki kendaraan. &lt;br /&gt;"Dia ini menyewa rumah di sini sudah dua tahun lalu. Orang sini tahunya dia kerja di bengkel. Dan saya ada dengar-dengar juga dia bekerja menjadi satpam di diskotik. Saya kaget di lingkungan ada narkoba. Selama ini tidak ada yang tahu," kata Ardiansyah yang kaget begitu polisi menggerebek rumah di lingkungannya. Ia diberitahu penggerebekan ketika hendak menunaikan sholat Magrib di Masjid.  (m20)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologis Penangkapan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Polisi menangkap Eko Apriyanto warga RT 31Jalan Gerliya yang membawa 10 butir pil ekstasi&lt;br /&gt;- Tersangka Eko mengaku membeli dari rumah Alan &lt;br /&gt;- Polisi gerebek rumah Alan dan menemukan alat pembuat ekstasi&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tersangka &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Pembuat Ekstasi, Alan Agus Tariman (50)&lt;br /&gt;- Pembeli, Eko Apriyanto (26)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Barang Bukti Diamankan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- 111 Butir Pil Ekstasi &lt;br /&gt;- 150 Butir Pil Double L&lt;br /&gt;- Peralatan pembuatan ekstasi (bubuk bahan dasar ekstasi atau pre kusor, pewarna, larutan alkohol, alat kikir per halus tablet, palu  dan cetakan besi dari pipa)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ekstasi Dibuat Dari &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Epedrin (Pre kusor ekstasi dan sabu-sabu) &lt;br /&gt;-  Mixaquin (Obat malaria)&lt;br /&gt;- Oskadon (Obat sakit kepala) &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;CaraPembuatan Ekstasi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bubuk bahan dasar ekstasi dipasok dari daerah luar dicampur bahan obat pasaran yakni obat sakit kepala dan malaria. Bahan campuran ini lalu diberikan larutan alkohol dan dicetak dalam wadah berbentuk pil butir kemudian dipadatkan dengan palu. Butiran pil lalu didorong dengan pipa besi dan jadilah pil ekstasi. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hasil Periksa &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selama Januari 2009 produksi 400 butir pil ekstasi. Dijual per butir Rp 50 ribu &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ancaman Hukuman &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pasal 59, 60, 71 UU No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika Jo asal 81 (2) huruf c, 82 (2) d UU No 23 Tahun 1992 tentang kesehatan Jo Pasal 3 ayat (1) , 12 ayat (1) Sub a STBL No 419 Tahun 1949.&lt;br /&gt;Hukuman maksimal 15 tahun penjaraa&lt;br /&gt;Sumber: Poltabes Samarinda&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-8015810402210486763?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/8015810402210486763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=8015810402210486763' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8015810402210486763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8015810402210486763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/02/industri-ekstasi-rumahan-digerebek.html' title='Industri Ekstasi Rumahan Digerebek'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYheOSOxhRI/AAAAAAAAAGw/zqAmceO6BJc/s72-c/20090203smd30_Tersangka+AA+Bersama+Alat+Pembuat+Ekstasi+Tradisional_FACHMI+RACHMAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-572064127458483352</id><published>2009-02-02T19:47:00.000-08:00</published><updated>2009-02-02T20:21:42.625-08:00</updated><title type='text'>Judi Dadu Digerebek</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYfGStwwVnI/AAAAAAAAAGg/xQx9Fdi-4-s/s1600-h/20090202smd30_Rachman+alias+Tongki+digelandang+polisi_M20.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYfGStwwVnI/AAAAAAAAAGg/xQx9Fdi-4-s/s320/20090202smd30_Rachman+alias+Tongki+digelandang+polisi_M20.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298421511448712818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Tidak ingin lagi ada kompromi praktek judi di Samarinda. Satuan Reserse Kriminal Poltabes Samarinda kembali menggerebek lokasi digelarnya judi dadu di Gang 6 Jalan Jelawat Samarinda Ilir, sekitar pukul 15.00, Senin (2/1). Enam laki-laki dewasa diamankan, termasuk bandarnya Rachman alias Tongki bersama barang bukti lapak, piringan dan dadu serta uang Rp 130 ribu. &lt;br /&gt;Lokasi berlangsungnya judi dadu pada siang hari berada di antara tebing tinggi 10 meter, hal ini cukup menyulitkan petugas dalam penggerebekan. Dari sekitar 60 orang yang diduga bermain judi, hanya enam orang yang berhasil ditangkap. Mereka tertangkap tangan hendak melarikan diri ke arah jurang dan perbukitan. &lt;br /&gt;Kapoltabes Samarinda Kombes Pol A Kamil Razak didampingi Kasat Reskrim Kompol A Yusep Gunawan mengakui kesulitan dalam penggerebekan judi dadu ini yang sering berpindah tempat. Serta mencari waktu luang saat petugas lengah. "Judi dadu sudah termasuk praktek judi yang dilarang. Pelaku akan kami jerat pasal 303 KUHP dan pemainnya pasal 303 Bis KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara," katanya. &lt;br /&gt;Berdasar catatan kepolisian, bandar judi dadu Tongki sudah beberapa kali terlibat kasus yang sama di Samarinda. Ia diduga mempunyai pimpinannnya bernama Acong. Mereka kerap berganti tempat menggelar permainan judi dadu. Tempat terakhir selain di bukit juga pernah gelar judi di Pasar Ijabah beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;Saat digelendang, Tongki mengaku mendapat untung dari bisnis haram Rp 100 ribu. Pria berambut panjang ini tak cukup dikenal warga sekitar lokasi judi dadu. Ia hanya dikenali oleh langganannnya dari masyarakat biasa yang sekedar bermain judi. &lt;br /&gt;Sejumlah warga sekitar lokasi judi dadu digerebek mengaku tidak mengetahui persis permainan judi yang digelar bandar. Mereka hanya tahu bahwa tempat tersebut untuk mengumpul dan istirahat. Beberapa ibu rumah tangga juga berjualan air dan makanan di tempat yang selalu ramai. (m20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sering Berpindah Tempat&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapoltabes Samarinda Kombes Pol A Kamil Razak didampingi Kasat Reskrim Kompol Yusep Gunawan menegaskan bahwa polisi bertindak tegas dalam menghapuskan praktek perjudian di Samarinda, Senin (2/2).  &lt;br /&gt;Membasmi judi, polisi berharap adanya laporan masyarakat. "Informasi dari masyarakat sangat penting untuk melaporkan setiap ada praktek judi. Info selalu kami lakukan penyelidikan. Kami dalam menangkap judi dadu berpegang pada alat bukti dalam mengamankan pelaku bandar judi," kata Yusep. &lt;br /&gt;Selain harus adanya barang bukti adanya praktek judi dadu, polisi juga mendapat tantangan dari modus yang dipakai para penikmat judi ini. Mereka selalu berpindah-pindah tempat dan memilih waktu yang saat petugas lengang. &lt;br /&gt;"Mereka ini juga kompak satu komunitas yang bermain judi dadu maupun praktek judi lainnya. Sehingga kami juga harus sangat hati-hati dalam mengamankan bandar judinya. Mereka biasanya berbaur di kerumunan massa yang sedang berjudi," kata Yusep. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-572064127458483352?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/572064127458483352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=572064127458483352' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/572064127458483352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/572064127458483352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/02/judi-dadu-digerebek.html' title='Judi Dadu Digerebek'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYfGStwwVnI/AAAAAAAAAGg/xQx9Fdi-4-s/s72-c/20090202smd30_Rachman+alias+Tongki+digelandang+polisi_M20.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-7777601576187397556</id><published>2009-02-02T19:22:00.000-08:00</published><updated>2009-02-02T19:30:08.703-08:00</updated><title type='text'>200 Rumah Ludes di Loa Duri Terbakar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYe6KqdeSVI/AAAAAAAAAGY/U6WYJo-f0H4/s1600-h/20090202smd45_Kebakaran+Loa+DURI_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYe6KqdeSVI/AAAAAAAAAGY/U6WYJo-f0H4/s320/20090202smd45_Kebakaran+Loa+DURI_FACHMI+RACHMAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298408178984044882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA - Sekitar 250 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal setelah kobaran api melalap sedikitnya 200 rumah di RT 05, RT 06, dan RT 07 Desa Loa Duri, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (2/2) pukul 17.00 Wita&lt;br /&gt;Api merambat cepat bersama terpaan angin kencang hingga dalam sekejap menghanguskan ratusan rumah di pemukiman padat yang umumnya terbuat dari kayu itu.&lt;br /&gt;"Api membesar begitu cepat, hanya dalam hitungan menit sudah menjalar kemana-mana. Semua jadi panik. Saya dan banyak di antara kami tidak sempat selamatkan barang-barang berharga," kata Poniran, seorang buruh bangunan yang rumahnya turut ludes di RT 06 Loa Duri.&lt;br /&gt;Pihak kepolisian hingga tadi malam telah mendata sekitar 200 rumah warga yang ludes terbakar. Kondisi terparah terlihat di kawasan rumah yang terletak di pinggir Sungai Mahakam. Kobaran api dengan cepat menjalar dan melalap rumah demi rumah. Angin yang kencang dan bahan bangunan dari kayu, membuat api berkobar hebat dan menjalar tak terbendung.&lt;br /&gt;Puluhan anggota pemadam kebakaran yang dikerahkan dari Tenggarong, Samarinda, serta sejumlah perusahaan kayu lapis di Loa Janan tidak mampu seketika mengisolasi api.&lt;br /&gt;Sekitar tiga jam kemudian, kobaran mulai padam, setelah hampir semua bangunnan di tiga RT itu rata dengan tanah. Hingga pukul 20.00, beberapa puing masih menyala. Hawa panas masih terasa dari puing-puing rumah yang membara itu.&lt;br /&gt;Sebagian warga korban kebakaran mengungsi ke Masjid Baiturrahman, Loa Duri. Masjid lumayan besar dengan halaman yang cukup luas ini terletak persis di depan lokasi kebakaran. Barang perabotan rumah tangga yang bisa diselamatkan turut juga dibawa. Tapi tak sedikit hanya menyisakan baju di badan. Korban juga ada yang mengungsi di tempat keluarga mereka di RT lainnya Loa Duri. Mereka tak menduga kebakaran sangat besar dan meludeskan seluruh harta benda yang berharga.&lt;br /&gt;"Di sini belum pernah terjadi kebakaran sejak saya mendirikan rumah tahun 1981. Saya memang ada firasat hari ini karena gelisah sepanjang hari, sampai-sampai saya tak masuk kerja. Ternyata terjadi kebakaran ini," kata Eko, salah seorang warga di RT 06 yang rumahnya turut ludes. Eko menambahkan, kebakaran kali ini adalah yang terbesar dalam sejarah di Loa Duri.&lt;br /&gt;Kapolsekta Loa Janan AKP Kelana Jaya yang dikonfirmasi tadi malam menyatakan belum bisa memastikan penyebab musibah kebakaran yang cukup besar ini. Pihaknya masih di lapangan mengumpulkan keterangan dari saksi dan korban kebakaran.&lt;br /&gt;"Kami masih mengumpulkan keterangan dengan penyelidikan. Penyebabnya belum bisa kita simpulkan. Sementara ini api cepat membakar rumah terbuat dari kayu. Pemadam kebakaran juga sudah maksimal datang ke lokasi pukul 18.00 dari Tenggarong, Samarinda Seberang dan perusahaan," kata Kelana.&lt;br /&gt;Menurut sejumlah saksi yang melihat asal api, api berasal dari salah seorang rumah sewaan milik Arbibi. Rumah tersebut dalam keadaan terkunci saat api melalap dapurnya. Warga sekitar yang berjumlah 15 orang mencoba mendobrak untuk memadamkan api. "Kami coba dobrak, tapi pintunya terkunci. Api sudah sangat besar, sulit sekali dikendalikan," kata Poniran yang rumahnya ikut terbakar. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-7777601576187397556?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/7777601576187397556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=7777601576187397556' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/7777601576187397556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/7777601576187397556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/02/200-rumah-ludes-di-loa-duri-terbakar.html' title='200 Rumah Ludes di Loa Duri Terbakar'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYe6KqdeSVI/AAAAAAAAAGY/U6WYJo-f0H4/s72-c/20090202smd45_Kebakaran+Loa+DURI_FACHMI+RACHMAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-5307710003190174750</id><published>2009-02-01T05:10:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T05:16:03.039-08:00</updated><title type='text'>Listrik Sangat Mendesak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYWgYq1JmPI/AAAAAAAAAGQ/hI5RUAnyDbQ/s1600-h/20090201smd10_Anak-Anak+Perum+SKM+Terpaksa+Menggunakan+Lampu+Petromak+dan+Lampu+Minyak_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYWgYq1JmPI/AAAAAAAAAGQ/hI5RUAnyDbQ/s320/20090201smd10_Anak-Anak+Perum+SKM+Terpaksa+Menggunakan+Lampu+Petromak+dan+Lampu+Minyak_FACHMI+RACHMAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297816882345777394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYWf9YbnoRI/AAAAAAAAAGI/cmgbc4fe9Hg/s1600-h/20090201smd11_Akses+Keluar+Masuk+Perum+SKM+Masih+Rusak_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 221px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYWf9YbnoRI/AAAAAAAAAGI/cmgbc4fe9Hg/s320/20090201smd11_Akses+Keluar+Masuk+Perum+SKM+Masih+Rusak_FACHMI+RACHMAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297816413550387474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Perumahan Sungai Karang Mumus atau Perum SKM Jalan Damanhuri II masih menanti perhatian dari pemerintah daerah Kota Samarinda. Listrik sebagai kebutuhan paling penting sangat mendesak dipenuhi. Perumahan ini hanya dihuni sekitar 30 kepala keluarga yang tinggal. &lt;br /&gt;Tidak adanya penerangan dari listrik, aktifitas malam hari jadi gelap gulita. Warga yang bertahan di perumahan tersebut terpaksa memakai lampu tembok berbahan bakar minyak tanah. Akibatnya, anak- anak yang sekolah tidak bisa belajar seperti halnya anak umumnya di Samarinda dengan penerangan cukup. &lt;br /&gt;"Selvi tidak bisa belajar malam hari, karena tidak ada listrik. Belajar cuma bisa siang sampai sore hari. Kami berharap ada solusinya dari pemerintah," kata Tamrin, ayahnanda Selvi yang berasal dari lingkungan RT 09 Jalan Abdul Mutolib Samarinda Ilir.  &lt;br /&gt;Lain pula, Iwan (46) yang pindah sejak tahun 2007. Ia harus berpisah dengan anaknya karena sulitnya listrik penerangan pada malam hari. Kedua anaknya, Adelia duduk di SMK 20 N dan Hidayat bersekolah SD 003 terpaksa menumpang di rumah keluarganya di Jalan Aminah Syukur. &lt;br /&gt;"Anak saya tidak mau tinggal di perumahan, karena sulit mau mengerjakan tugas rumah dari gurunya. Ya saya tidak mungkin lagi membujuk karena kenyataannya memang susah. Saya saja berubah pekerjaan dari sopir jadi tukang bangunan. Gara-gara terlambat masuk kerja yang jalannya rusak tidak bisa berangkat kerja tepat waktu," kata Iwan. &lt;br /&gt;Thamrin dan Iwan merupakan warga yang mendiami rumah di pinggiran Sungai Karang Mumus. Mereka mendapat relokasi rumah di perumahan disediakan pemerintah kota Samarinda. Mereka juga mendapat ganti rugi bongkaran rumah Rp 7.175.000 per keluarga. Namun sejak dipindah, mereka tidak mendapat fasilitas sambungan air, listrik dan jalan yang baik dari pembangunan perumahan. &lt;br /&gt;"Padahal sewaktu kami di pinggiran sungai masih lumayan. Biar kumuh, masih ada listrik dan air bersih.Tapi semenjak pindah ke perum SKM, kami sepertinya tak bisa berbuat apa-apa. Kami juga pernah berusaha cari solusi dengan patungan membuat jaringan listrik dari perkampungan sini, tapi gagal total. Karena dilarang petugas," kata Iwan. &lt;br /&gt;Pada November 2008 lalu, warga sekitar berjumlah 30 orang mengumpulkan uang Rp 1,8 juta untuk membeli kabel sepanjang 200 meter. Kabel tersebut lalu disambungkan ke perkampungan Solong berada tak jauh dari lokasi. Namun itu tidak diperbolehkan karena bukan jalurnya dan tidak sesuai jalurnya dari petugas listrik. &lt;br /&gt;"Kami pernah mencari sambungan listrikdari perkampungan atas saran dari orang yang kerja di instansi. Itu untuk sementara saja tapi tetap saja dilarang. Kalau saja ada listrik, pasti semua pemilik rumah dari relokasi eks SKM kembali menghuni disini. Tapi kalau belum tidak ada harapan perumahan ini ramai malah bisa hancur karena tidak ada yang mengurus," kata Iwan. &lt;br /&gt;Pantauan Tribun, lokasi rumah sebesar 36 meter persegi tertulis di tiap sudut pintu depan nama pemiliknya. Mereka sengaja memberi nama dengan cat sederhana untuk menandakan ada penghuninya. Terlihat di dalam rumahnya hanya barang perabotan rumah tangga sederhana seperti kompor, mebel dan barang besi bekas. "Setiap rumah ada yang mengisi barang tapi pemiliknya menyewa di pusat kota. Mereka mengaku menyewa Rp 500 ribu per bulan," kata Iwan. (m20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Kerap Jatuh di Lumpur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan Damanhuri II akses menuju Perumahan Sungai Karang Mumus (Perum SKM) terus mengalami kerusakan hingga banyak kubangan lumpur Akibatnya, banyak pengendara warga eks karang mumus mendiami perumahan mengalami kecelakaan. Mereka kerap jatuh dari sepeda motor masuk ke dalam tanah lumpur. &lt;br /&gt;"Warga sini sudah tidak terhitung jatuh dari motor kalau mau pulang atau pergi ke rumah. Jalannya rusak parah, lumpurnya sangat dalam. Kami untungnya sesekali dibantu alat berat dari perumahan sebelah dengan eksavator membuang lumpur. Tapi tetap saja ada yang jatuh, apalagi malam hari. Pokoknya sedih tinggal disini," kata Tris. &lt;br /&gt;Korban salah satunya, Rani kelas 2 SMA 4 Negeri, anak dari Tris mengalami sakit seminggu lebih akibat kakinya terkilir dan nyeri hingga sulit berjalan. Sakit itu disebabkan jatuh dari sepeda motor yang ditumpanginya melintas jalan Damanhuri II. "Saya jatuh karena sudah tidak kuat menahan motor yang mau jatuh. Jadi saya jatuh dengan kaki terkilir," kata Rani mendampingi ayahnya. &lt;br /&gt;Kerusakan jalan diduga adanya aktifitas dari pengangkut truk pasir yang mengambil material tanah di galian bukit. Beberapa truk kerap melintas di jalan Damanhuri II hingga masuk ke perumahan. Sementara, usaha membuat portal dan memberi tanda larangan untuk melintas saat hujan tidak efektif. &lt;br /&gt;"Truk masih  bisa saja jalan kalau hujan. Karena jalan yang basah dan dilewati truk dengan muatan berat bisa merusak jalan. Kami juga tidak berhak melarang," kata Iwan, pekerja buruh yang tinggal di Blok F Perum SKM. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-5307710003190174750?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/5307710003190174750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=5307710003190174750' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5307710003190174750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5307710003190174750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/02/listrik-sangat-mendesak.html' title='Listrik Sangat Mendesak'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYWgYq1JmPI/AAAAAAAAAGQ/hI5RUAnyDbQ/s72-c/20090201smd10_Anak-Anak+Perum+SKM+Terpaksa+Menggunakan+Lampu+Petromak+dan+Lampu+Minyak_FACHMI+RACHMAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-4831782003057404158</id><published>2009-01-28T05:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T05:04:09.731-08:00</updated><title type='text'>Dua Sindikat Pencuri Motor Diringkus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYBXtdnCUBI/AAAAAAAAAGA/PEDPxWCZY-w/s1600-h/20090128smd08_Kapoltabes+Diwawancarai+Oleh+Wartawan+Perihal+BB+Curanmor+Sebanyak+28+Sepeda+Motor_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 221px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYBXtdnCUBI/AAAAAAAAAGA/PEDPxWCZY-w/s320/20090128smd08_Kapoltabes+Diwawancarai+Oleh+Wartawan+Perihal+BB+Curanmor+Sebanyak+28+Sepeda+Motor_FACHMI+RACHMAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296329600341790738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Hasil Curian Dibawa ke Muara Wahau dan Kembang Janggut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Satuan Reserse Kriminal Poltabes Samarinda berhasil mengungkap dan menangkap dua jaringan sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sebanyak 12 tersangka ditahan dan 24 sepeda motor sebagai barang bukti diamankan.&lt;br /&gt;Polisi yang mengungkap kasus ini menuturkan puluhan sepeda motor yang dicuri di Samarinda terjadi sejak bulan November 2008 lalu hingga Januari 2009. Untuk menghilangkan jejak, pelaku pencurian membawa motor ke luar daerah, Muara Wahau Kutai Timur dan Kembang Janggut Kutai Kartanegara. &lt;br /&gt;"Ada dua kelompok sindikat pencurian ini. Mereka adalah kelompok Hendra dengan 5 rekannya dengan dua buron dan Umar dengan 7 rekannya. Motor yang dicuri dari beberapa tempat di Samarinda dan dijual pelaku di daerah pelosok kebun dengan harga Rp 4 juta," kata Kapoltabes Samarinda Kombes Pol A Kamil Razak, Rabu (28/1). &lt;br /&gt;Penangkapan dua kelompok sindikat, Hendra dan Umar berawal pada tanggal 18 Januari lalu, polisi menangkap salah satu pelaku pencurian. Polisi lalu melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus ini. Tak hanya jajaran Poltabes menahan pelaku, namun pada Polsekta Samarinda Utara dan Polsek Sungai Kunjang juga menangkap masing-masing dua anggota sindikat ini. &lt;br /&gt;Dalam mengejar para pelaku, Kamil mengungkapkan pihaknya membentuk tim pemburu pencuri spesialis motor. Tim ini bekerja secara mendalam dalam melakukan penyelidikan mengumpulkan informasi hingga cukupnya barang bukti. Tim ini juga melakukan sampai penangkapan para tersangka. &lt;br /&gt;"Sedikitnya 300 kali pencurian kendaraan bermotor di Samarinda. Pada bulan Januari ini saja ada 13 kasus terjadinya pencurian. Hal ini melatar belakangi kami melakukan operasi mengejar para pelakunya dengan bentuk tim. Kami juga terus mengembangkan kasus ini dan berkoordinasi dengan Polres lainnya untuk penyelidikan tempat kejadian," kata Kamil. &lt;br /&gt;Sepeda motor kini di Mapoltabes dijejer di halaman parkir dan diberi tanda garis polisi. Pada kemudi atau stang motor digantung kartu tanda barang bukti. Beberapa kondisinya kotor dan tidak lengkap alat bagian motor. Relatif, motor yang menjadi korban pencurian adalah motor baru dengan rakitan diatas tahun 2000. &lt;br /&gt;Menurut keterangan tersangka pada polisi, jumlah seluruh motor bebek yang dicuri dan dibawa ke Muara Wahau sebanyak 13 motor. Namun hanya 9 motor saja yang bisa diselamatkan. Sedangkan empat motor sudah dijual. Sedangkan di Kembang Janggut, jumlah 15 motor semuanya diselamatkan. &lt;br /&gt;Selain memproses hukum para tersangka dan barang bukti, polisi juga sedang mengumpulkan keterangan korban. Pemilik motor yang dicuri diharapkan melapor ke Poltabes. Laporan berupa nama identitas dan adanya data nomor resi mesin motor yang hilang dicuri untuk mencocokan motor bebek yang ditemukan. &lt;br /&gt;"Kepada masyarakat yang merasa menjadi korban pencurian motor segera melapor. Kami menghimbau juga kepada warga agar tidak membeli motor tanpa surat yang sah. Karena membeli motor dari hasil pencurian akan masuk tindak pidana dan diproses hukum," kata Kamil. (m20)&lt;br /&gt;Hasil Curi Motor Untuk Beli Baju&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rais alias Empeng, laki-laki berumur 16 tahun terpaksa harus menghadapi ancaman hidup masa muda di penjara. Ia menjadi tersangka setelah terlibat sindikat pencurian kendaraan bermotor yang diotaki kelompok Hendra dan Umar. Entah kapan mulai mengenal kejahatan pencurian, yang jelas salah bergaul teman. "Saya diajak teman mencuri, hasilnya buat beli baju," kata Empeng yang berbadan kurus, hitam legam dan paling belia berdiri diantara 12 tersangka dengan baju tahanan.  &lt;br /&gt;Empeng  ditangkap Selasa (27/1) lalu pukul 07.30 di kawasan Air Putih Jalan P Suryanata. Saat itu ia hendak ke pasar membeli bahan memasak dari rumahnya. Maksud hendak berbelanja, tiba-tiba ia dihampiri petugas dan kemudian menangkapnya. &lt;br /&gt;Ia pun lantas tidak melawan. Empeng lalu dibawa ke Mapoltabes Samarinda. Dalam pemeriksaan, ia mengaku telah mencuuri motor bersama temannya. Menurut pengakuannya ia hanya diajak oleh teman yang sering kumpul. &lt;br /&gt;Saat ditemui di Mapoltabes, Empeng termasuk baru hitungan hari masuk ke dalam sel tahanan. Selain  empeng, dua tersangka Umar dan Hendra otak dari sindikat mengalami luka tembak pada bagian kaki. Salah satunya bahkan kedua kakinya terluka hingga perlu di papah untuk berjalan. &lt;br /&gt;Tersangka Umar dan Hendra sebagai otak dari pencurian motor juga residivis yang pernah menjalani vonis hukuman. Kejahatan dilakukannya hingga dua kali menambah berat ancaman hukuman yang dihadapi. "Para tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan hukuman paling lama sembilan tahun penjara. Bagi residivis mengulang perbuatannya akan dikenai ancaman lebih tinggi lagi," kata Kamil. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-4831782003057404158?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/4831782003057404158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=4831782003057404158' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4831782003057404158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4831782003057404158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/dua-sindikat-pencuri-motor-diringkus.html' title='Dua Sindikat Pencuri Motor Diringkus'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SYBXtdnCUBI/AAAAAAAAAGA/PEDPxWCZY-w/s72-c/20090128smd08_Kapoltabes+Diwawancarai+Oleh+Wartawan+Perihal+BB+Curanmor+Sebanyak+28+Sepeda+Motor_FACHMI+RACHMAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-4628136679623979453</id><published>2009-01-18T03:51:00.001-08:00</published><updated>2009-01-18T04:34:33.481-08:00</updated><title type='text'>Para Ibu Rumah Tangga Lomba Bubur Asyura</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SXMhSw-0ZnI/AAAAAAAAAFw/sIGlSt_VZGg/s1600-h/DSC_7393.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SXMhSw-0ZnI/AAAAAAAAAFw/sIGlSt_VZGg/s320/DSC_7393.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292610593360209522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAGI HARI, para ibu rumah tangga dari berbagai lingkungan RT berdatangan. Mereka membawa sebuah wadah mangkok besar berisi bubur khas lengkap dengan sayur-sayuran dan hiasan buah- buahan. Tiba di tempat acara, sekitar pukul 09.00 Minggu (18/1) jadwal acara juga belum dimulai. &lt;br /&gt;Di rumah ketua RT 12, Abdul Mukmin, rupanya ibu-ibu masih tak cukup puas menata buburnya dengan hiasan. Mereka tetap saja asyik terus merapikan dengan teliti memasang sejumlah hias sayur dan buah dibagian bubur yang diperlombakan. Meski acara mau dimulai.  &lt;br /&gt;Pada hari itu dilangsungkan lomba bubur Asyura yang diselenggarakan ormas Gerakan  Moralitas Bersatu (Gemob) di Jalan Raudah 3 Teluk Lerong Ilir Samarinda. Acara tersebut memperingati Tahun Baru Islam 1430 H untuk meningkatkan tali persaudaraan dan silahturami. &lt;br /&gt;Pada acara yang dihadiri warga sekitar Jalan Raudah ini berusaha meningkatkan tali Silahturahmi di pemukiman. Silahturami diyakini seseorang akan dipanjangkan umurnya, dimudahkan rezeki dan meningkatkan iman taqwa kepada Allah SWT. &lt;br /&gt;Agar lebih meriah, acara lomba bubur Asyura yang diikuti 21 lingkungan RT ini dilakukan penjurian untuk mencari pemenang. Hadiahnya pun cukup lumayan seperangkat pakaian muslim dan alat sholat. Tidak hanya itu bubur Asyura yang terkumpul cukup banyak hingga 21 macam dilelang. Dari lelang bubur, terkumpul dana Rp 6 juta. Dana ini akan digunakan lagi untuk kegiatan sosial lainnya. &lt;br /&gt;"Acara lomba Asyura ini mengasah menciptakan rasa masakan yang nikmat dan membuat kreasi sebagus mungkin. Bubur Asyura ini sudah menjadi masakan khas tradisi umat Islam di Indonesia selain juga mengenang perjuangan Rasul membela Islam," kata Eduar.  &lt;br /&gt;Gemob baru berdiri 13 Desember 2008 lalu berencana akan menggiatkan beberapa program membantu masyarkat secara luas. Di bidang kesehatan, ormas  ini akan melaksanakan fogging untuk pemberantasan demam berdarah. Ada juga pemberian seperangkat alat tulis dan pakaian sekolah kepada anak kurang mampu. &lt;br /&gt;"Mengadakan pengajian dan majelis yang dananya secara bersama-sama. Dana yang kami kumpulkan hari ini sebesar Rp 6 juta akan kami arahkan ke kegiatan sosial secara transparan. Kegiatan lomba bubur Asyura ini juga mengenang perjuangan umat Islam melawan musuhnya," kata Abdul Mukmin. &lt;br /&gt;Dikatakan pula, bubur Asyura merupakan kuliner dari kalangan ulama penyebar agama Islam di Indonesia. Bubur dengan sebutan bahasa arab ini dicampur dengan bahan-bahan rempah disesuaikan selera khas masyarakat suku melayu. &lt;br /&gt;"Mulai dari bumbu, sayur hingga disadingkan dengan lauknya berupa ikan asin. Tak ketinggalan sambal pedas dari lombok dan tomat. Menurut cerita juga bubur Asyura melambangkan kesengsaraan dihadapi kaum pengikut Rasul menghadapi blokade bangsa Quraisy," kata Abdul. &lt;br /&gt;Saat itu, umat Islam dikepung tentara selama enam tahun. Untuk bertahan hidup, pengikut Rasul sampai memakan serbuk kayu dan daun tersisa. Dan itu dicampur dengan air menjadi bubur agar dapat dimakan. Hingga sekarang, menurut pengalaman Abdul Mukmin hal itu masih terjadi sebagai rasa cinta kepada Rasul. Namun bubur tersebut kali ini dicampur bahan sederhana seperti kentang dan singkong. &lt;br /&gt;Lomba Asyura yang diikuti perwakilan ibu rumah tangga dari perbedaan 21 RT ini menarik sejumlah tokoh masyarkat maju calon legislatif Pemilu 2009. Hadir yang mengikuti lelang diantaranya Sudarno dari partai PDIP, Suriansyah , Umar Dani dan Siti Qomariah dari partai PAN. Mereka dengan ikhlas memberikan sumbangan lelang sejumlah uang untuk digunakan kembali kegiatan sosial dan keagamaan. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-4628136679623979453?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/4628136679623979453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=4628136679623979453' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4628136679623979453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4628136679623979453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/para-ibu-rumah-tangga-lomba-bubur_18.html' title='Para Ibu Rumah Tangga Lomba Bubur Asyura'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SXMhSw-0ZnI/AAAAAAAAAFw/sIGlSt_VZGg/s72-c/DSC_7393.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-6225184603058421135</id><published>2009-01-15T04:54:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T05:03:05.013-08:00</updated><title type='text'>TNK Terancam Pendatang "Pemilu 2009"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SW8zy8J8AlI/AAAAAAAAAFo/gbHqSJTSr0s/s1600-h/20090115smd11_Awang+Beri+Sambutan+Lokakarya+Pengelolaan+Kawasan+Pelestarian+Alam_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SW8zy8J8AlI/AAAAAAAAAFo/gbHqSJTSr0s/s320/20090115smd11_Awang+Beri+Sambutan+Lokakarya+Pengelolaan+Kawasan+Pelestarian+Alam_FACHMI+RACHMAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291505037417906770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2009 Presiden RI dan calon legislatif pemerintahan membuat Taman Nasional Kutai (TNK) seluas 198 ribu hektar kembali terancam dengan pemukiman dan perambahan baru diperkirakan bakal meningkat. &lt;br /&gt;Berdasarkan data dari kartu keluarga (KK) Kecamatan Teluk Pandan dan Sangatta Selatan Kutai Timur tahun 2007 jumlah KK berdasarkan tahun kedatangan mengalami peningkatan tajam di tahun gelar Pemilu seperti halnya periode lalu tahun 2004. &lt;br /&gt;Jumlah KK berdasar kedatangan tahun mencapai 350 KK. Angka tersebut mengalami penurunan setiap tahunnya pada tahun 2005 berjumlah 300 KK lebih, tahun 2006 mencapai 200 lebih KK dan 2007 lebih kecil lagi sekitar 50 KK.&lt;br /&gt;Hal itu diungkap Tandaya Cahyana, Kepala TNK dalam lokakarya penguatan upaya pengelolaan kawasan pelestarian alam (KPA) di kalimantan Timur kajian kasus taman nasional kutai dan bukit soeharto di gedung PPHT Fahutan Unumul Samarinda, Kamis (16/1).&lt;br /&gt;"Pendatang lebih banyak bermukim dan merambah pada tahun diselenggarakannya Pemilu. Saya tidak tahu pasti bagaiamana, apakah ada hubungannya atau tidak hubungannya jumlah KK pendatang dengan Pemilu," kata Tandjaya, Kepala Pengelolaan TNK dihadapan peserta seminar. &lt;br /&gt;Menurut Tandjaya, Pada periode 1999 hingga sekarang TNK menghadapi masalah kepentingan oknum atau kelompok tertentu berpolitik dengan dalih ekonomi. Misalnnya saja pembentukan desa dan kecamatan, Sapras serta pemukiman dan perambahan baru. &lt;br /&gt;Taman Nasional Kutai warisan kerjaan kutai kini kondisinya dipastikan hanya 75 persen masih berupa hutan primer dan skunder. TNK sedang menghadapi permasalahan terjadinya ilegal logging dan perambahan. Akibatnya, diperkirakan negara menderita kerugian 3,6 miliar per tahun. Nilai tersebut hanya dari nilai ekonoms kayunya saja. "Belum dihitung hilangnya kekayaan hayati dan satwa didalamnya," kata Tandjaya. &lt;br /&gt;Diketahui bersama, Gubernur Kalimantan Timur Awang Fahroek Ishak membuka lokakarya penguatan upaya pengelolaan kawasan pelestarian alam (KPA) di kalimantan Timur kajian kasus taman nasional kutai dan bukit soeharto di gedung PPHT Fahutan Unumul Samarinda, Kamis (16/1). &lt;br /&gt;Lokakarya dimulai dengan presentasi dari pembicara Direktur KK, Ditjen KK Dephut RI, Kepala Pengelola TNK, Kepala pengelolaan HPPBS Unmul dan Kepala UPTD Dinas Kehutanan Prov Kaltim. &lt;br /&gt;Terpisah, Semadi dari Ditjen PHKA (Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam) Dephut menjelaskan penyelesaian masalah perambahan dalam TNK, Menhut memberi tiga alternatif solusi yang diajukan yakni penerapan zona khusus, pemindahan masyarakat dan perubahan peruntukan. &lt;br /&gt;"Penerepan solusi ini masih dikaji lagi dengan menurunkan tim yang dibentuk dari unsur Dephut, Perguruan tinggi, LIPI dan ESDM yang berdasarkan keputusan Menhut," kata Semadi. Selain menghadapi perambahan hutan, persoalan TNK menjadi kompleks dengan banyaknya kepentingan dan permsalahan yang ada. &lt;br /&gt;Pemangku kepentingan TNK diantaranya meliputi Balai TNK, Pemda, Penduduk, Polisi, Jaksa, Hakim, Perguruan Tinggi, Mitra TNK, LSM Lokal atau KSM, PHKA, Baplan (Badan Planologi) dan Departemen Pertambangan dan Energi. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-6225184603058421135?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/6225184603058421135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=6225184603058421135' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6225184603058421135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6225184603058421135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/tnk-terancam-pendatang-pemilu-2009.html' title='TNK Terancam Pendatang &quot;Pemilu 2009&quot;'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SW8zy8J8AlI/AAAAAAAAAFo/gbHqSJTSr0s/s72-c/20090115smd11_Awang+Beri+Sambutan+Lokakarya+Pengelolaan+Kawasan+Pelestarian+Alam_FACHMI+RACHMAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-1642238726350335434</id><published>2009-01-13T10:35:00.000-08:00</published><updated>2009-01-13T10:37:16.460-08:00</updated><title type='text'>Masih Muda Cari Tempat yang Lebih Baik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWzfVbWrUnI/AAAAAAAAAFg/Y52KLsMkJ_I/s1600-h/anak+muda.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWzfVbWrUnI/AAAAAAAAAFg/Y52KLsMkJ_I/s320/anak+muda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290849221466608242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerjaan Selesai. Waktunya bisa bernafas. Yah, itu sudah dimaklumi kerja di media mana pun. "Kerja baru selesai kalau sampai beritanya naik," kata Ami menimpali kesetujuannya. Selain Ami, ada juga Tri. Mereka berdua ngobrol dan saya ikut disitu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ada beban atau mungkin tanggung jawab lah dalam pekerjaan terasa di otak dan seluruh otot. Semua terasa saat satu hari berada di lapangan meliput. Kejadian yang menonjol yang perlu diketahui khalayak harus direcord kemudian diberitakan. Saya wartawan dan Ami memegang fotografer cukup ada perbedaan tugasnya namun tetap satu institusi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi, Tri berkutat pada IT. Tanpa IT, berita saya dan foto Ami bahkan seluruh aktifitas kantor biro Samarinda ke Balikpapan akan stop. Masing-masing rupanya cukup sulit bekerja bila tanpa ada kerjasama yang baik dan profesionalitas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi yang agak, perlu, kayaknya paling penting adalah bukan hal lain yaitu alat kerja penunjang. Hal yang ini sangat mungkin menjadi keluhan semua orang. Tidak hanya di lingkungan kerja saya tapi tempat yang lain juga. Fasilitas kerja menunjang juga tidak berjalan dengan kinerja bagian lainnya baik itu di dapur redaksi dan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya harus ada fasilitas dong kalau mau maju. Tapi kendala tahu aja kan," kata Tri. Lantas Ami juga yang terpancing menambahkan hal senada. "Kamu min selagi muda, cari tempat lebih baik kalau ada," katanya. Ia berkata itu pertimbangan status bekerja baru hitungan bulan. Ku pikir ini ada hikmah semuanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya terus terang prioritas meningkatkan kompetensi dan kemampuan. Kalau ada itu semua gampang," kata ku. Kembali lagi soal bekerja, satu aspek yang paling menetukan suasana kerja adalah kepemimpinan. Wah, kalau yang satu ini sangat rawan dibicarakan. Alasannya, kami bertiga sudah posisi paling bawah "tidak ada bawahan" lagi di posisi kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tiap pemimpin berganti berbeda karakternya. Ada yang lembut dan ada juga kasar. Ada juga memakai like and dislike. Juga ada pendekatannya sangat hebat sama siapapun. Tinggal tergantung siapa dia," kata Ami.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-1642238726350335434?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/1642238726350335434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=1642238726350335434' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/1642238726350335434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/1642238726350335434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/masih-muda-cari-tempat-yang-lebih-baik.html' title='Masih Muda Cari Tempat yang Lebih Baik'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWzfVbWrUnI/AAAAAAAAAFg/Y52KLsMkJ_I/s72-c/anak+muda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-4712977958682638081</id><published>2009-01-13T10:04:00.000-08:00</published><updated>2009-01-13T10:16:52.877-08:00</updated><title type='text'>Terbangun dari Tidur Setelah Mendengar Teriak "Tolong"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWzZw-p1bOI/AAAAAAAAAFY/oXz4ej-Tw_I/s1600-h/20090113smd19_Ramppa+Hendak+Dibawa+ke+RS+AWS_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 213px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWzZw-p1bOI/AAAAAAAAAFY/oXz4ej-Tw_I/s320/20090113smd19_Ramppa+Hendak+Dibawa+ke+RS+AWS_FACHMI+RACHMAN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290843097728904418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramppa terbangun dari tidurnya, ia mendengar suara teriakan minta tolong berkali-kali, sekitar pukul 04.00, Minggu (11/1). Di dalam kapal berlayar tengah lautan, ia melihat sekelilingnya. Sebagian penumpang tertidur. "Ada pula anak-anak menangis," kata Ramppa bersaksi. Sementara, air laut mulai masuk ke dalam kapal yang miring ke sebelah kiri. &lt;br /&gt;Kapal sedang membawa 250 penumpang dan barang sembako berlayar melintas di perairan Baturoro, Majene Sulbar. Kapal sangat kecil dibanding luasnya laut dan tingginya gelombang, membuatnya oleng. Keadaan kapal miring ke sebelah kiri setelah gelombang laut besar menghantam. &lt;br /&gt;"Saya lari ke sebelah kanan kapal," kata Ramppa. Ramppa penumpang tujuan Samarinda ini lalu membawa badannya berbalik arah menentang arah kapal yang mulai terbalik. Kapal miring ke sebelah kiri, Ramppa dengan cekatan berlari keluar dari kapal sebelah kanan. Ia nekat meloncat ke laut. Keadaan yang dilihatnya tak mungkin bertahan. &lt;br /&gt;"Saya loncat dari kapal dan berenang," kata Ramppa sedang diinfus di Ruang Dahlia RSU AW Wahab Syahranie, Rabu (13/1). Di saat gelap kapal sudah tenggelam, Ramppa kemudian berenang mengambil apa saja yang bisa jadi pegangan. Ia menemukan buah tandan pisang asal dari kapal Teratai Prima 0 yang tenggelam. Ia berpegangan pada buah itu dan mengapung di atas air laut. &lt;br /&gt;Korban selamat ini mencoba tak panik dan berusaha tenang. Ia pun meyakinkan dirinya akan ditemukan nelayan atau kapal yang berlayar. Menunggu itu, Ramppa baru pertama kali ke Kalimantan mengandalkan hujan untuk minum di laut. &lt;br /&gt;Berada di tengah lautan sekitar jarak 5 mil dari daratan, Ramppa menemukan bagang atau rakit bambu yang dibuat nelayan untuk tanda wilayahnya. Korban kemudian berpegangan dengan rakit yang diikat. Tak ada nelayan yang melihatnya. Ia pun berpikir keras untuk menyelamatkan jiwanya. &lt;br /&gt;"Saya lepas tali rakit supaya saya bisa dibawa gelombang ke darat," kata Ramppa. Usaha Ramppa rupanya menjadi bomerang. Posisi terapung dirinya malah ke tengah lautan. Harapan ditemukan nelayan juga pupus. &lt;br /&gt;Rampa tak putus asa, ia mulai bertahan dengan memegang tandan buuah pisang yang menyelamatkannya pertama kali. Memasuki hari kedua, keberuntungan mulai menghampirinya. Pagi hari itu sebuah kapal barang memuat 319 ekor sapi melintas perairan bagian selatan Majene. &lt;br /&gt; Pria asal Pinrang ini lantas melambaikan tangannya. Kondisi dirinya hari itu sudah kritis dan lemas. Ia cuma mengenakan celana dalam. Bagian kedua kakinya juga sedang terluka. Usahanya tidak sia-sia. Tiga nakhoda kapal Citra Milenium melihatnya. &lt;br /&gt; "Saya berpegangan terus dengan tandan pisang. Badan saya lemas saat itu," kata Ramppa. Ia pun mulai dievakuasi. Berbekal tali dan pelampung, tubuh Ramppa ditarik dari permukaan laut ke atas kapal. &lt;br /&gt;Bantuan obat dan makanan diberikan kepada Ramppa. Dirinya mulai bisa istirahat sambil menunggu tiba di Samarinda. Nakhoda kapal, Nurdin Said mengatakan pihaknya sudah menerima informasi dari kantor Adpel Pare-Pare bahwa ada korban kapal tenggelam. Untuk itu ia telah bersiap mnemukan korban Ramppa. "Memang ada informasi saya dengar untuk menolong melihat setiap korban kapal tenggelam," katanya&lt;br /&gt;Ramppa seorang petani memiliki istri di kampung halamannya, Pinrang. Ia datang ke Samarinda untuk menerima tawaran pekerjaan di bidang pengeboran minyak di wilayah Kaltim. Korban selama di rumah sakit dijenguk keluarganya. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-4712977958682638081?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/4712977958682638081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=4712977958682638081' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4712977958682638081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4712977958682638081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/terbangun-dari-tidur-setelah-mendengar.html' title='Terbangun dari Tidur Setelah Mendengar Teriak &quot;Tolong&quot;'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWzZw-p1bOI/AAAAAAAAAFY/oXz4ej-Tw_I/s72-c/20090113smd19_Ramppa+Hendak+Dibawa+ke+RS+AWS_FACHMI+RACHMAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-3726416975860346654</id><published>2009-01-12T11:20:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T11:29:46.713-08:00</updated><title type='text'>Malam Futsal dan Banyolan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWuaIvRjpCI/AAAAAAAAAFQ/vGXcouTQhz0/s1600-h/foto+temen.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWuaIvRjpCI/AAAAAAAAAFQ/vGXcouTQhz0/s320/foto+temen.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290491662196515874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam dinding tergantung di tiang kantor saya menunjuka pukul 22.05, Senin (12/1). Waktu yang cukup bagi saya melihat teman-teman main Futsal. Adit mengirim pesan singkat sebelumnya "Siap2 maen Futsal jam 10" masuk ke dalam kotak masuk pesan HP ku. &lt;br /&gt;Bergegas ku beresin laptop ku yang terpasang kabel jaringan kantor dan power batrei. Di kantor tinggal redaktur ku sedang santai.Wartawan lainnya tidak kelihatan sudah pulang lebih dahulu. Absen, nyalakan motor kegelapan malam dan terangnya lampu jalan serta kota ku terobos. &lt;br /&gt;Tiba di belatuk, tempat main Futsal. Ku lihat sudah ada teman-teman bermain. Saya beli rokok dan minnuman dingin Milo. Pikirku minuman susu lumayan untuk menambah gizi badanku yang  kurus kering ini. "Gak maen kah, ayo," kata Adit melihat ku duduk di Cafe Centro bagian depan lapangan Futsal. Yang lainnya pun mengajak dengan sapaan sama. &lt;br /&gt;Sampai disini tak ada yang menghibur buatku. Tepat pukul 23.00, suara tiupan pluit terdengar bertanda waktu main Futsal habis. Semua kelelahan dan berkeringat, mereka bermain menyepak bola malam itu puas dengan olahraga sehat dan menghibur. Pola permainan semakin terasah dengan naluri kaki mengiring dan mengumpan bola. Sampai yang ditunggu berakhir "Gol". &lt;br /&gt;Asri, mahasiswa belum lulus mengajak semua rekan angkatan 2002 sosek ke rumah Ipul. Rumah yang terletak di Jalan Pramuka Gang Kuburan. Disitulah jadi langganan bercanda gila dan ria. Aksi Sapto dan Yudi meluncur kata-kata membuatku geli. &lt;br /&gt;Semua tertawa. Apalagi ada bayolan Asri. Sang Hitman System dan Pewe (Pecinta Wanita). Ia sesekali menunjukan contoh yang sangat hebat dan ampuh menyenangkan wanita. Seperti halnya memegang tangan kaum hawa sambil bermain. Mungkin tidak baik diteruskan disini. &lt;br /&gt;Tak lama, datang Ipul selaku tuan rumah menyuguhkan air dan es batu. Banyolan demi banyolan dilancarkan. Saya pun ikut tertawa. Tingkah Sapto tak ada yang bisa menahan untuk saling mengerjain. Fadli, ditangannya air minum dipercikan ke tangan Sapto. Sontak, tingkah Sapto menanggapi dengan tetap mengolok yang menurutku aneh dan lucu. &lt;br /&gt;Tawa demi tawa dan kelucuan terjadi terus. Sapto, siapa yang tak mengira ia berpenampilan pria jalanan dan jauh kesan orang alim ternyata menyembunyikan kisah asmara yang romantis. Yudi rupanya geram dan gemas melihat sms di dalam Hpnya. "Iya nih, smsnya sama pacarnya pake Abi dan Umi minta maaf," kata Yudi memegang kepala Sapto yang berpotong rambut trendy. Di tengah canda dan rilex, suasana ini menghiburku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-3726416975860346654?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/3726416975860346654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=3726416975860346654' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3726416975860346654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3726416975860346654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/malam-futsal-dan-banyolan.html' title='Malam Futsal dan Banyolan'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWuaIvRjpCI/AAAAAAAAAFQ/vGXcouTQhz0/s72-c/foto+temen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-6082571720837183809</id><published>2009-01-12T09:46:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T09:49:11.852-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWuCkoVqMDI/AAAAAAAAAFI/eitGbIqrGuk/s1600-h/151223p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWuCkoVqMDI/AAAAAAAAAFI/eitGbIqrGuk/s320/151223p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290465753091944498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tetap Kamu yang Salah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang hari bagiku di Mapoltabes Samarinda, Senin (12/1) itu panas cukup asyik berlamun ria. Saya memang senang menyelami pikiran yang liar atau mengkhayal tak karuan. Tapi itu candu dan saya makin asyik saja duduk di bangku panjang cat minyak coklat bersih di depan ruang Kanit Tipiter Reskrim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelamunan ku pecah. Rekan wartawan televisi menegurku. "Nggak cari berita kah, jangan main kutip saja berita itu kasihan media mu," katanya menghadapkan wajahnya. Saya pun memperbaiki posisi badan menjawab. "Iya nih mau ke Pelabuhan Samarinda," kataku menjawab pertanyaan pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicaraan rupanya semakin meninggi. Saya sebagai wartawan, dikritik. "Kamu kemarin salah dengan bu Nana (jubir RSU) tidak konfirmasi langsung. Ya kan," katanya. Saya pun terkejut mendengarnya. Rekan wartawan ini semakin ingin menjelaskan duduk persoalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba tenang dengan walau hati sudah emosi. "seharusnya kalau konfirmasi langsung saja telepon. Kan dia nggak tahu kamu dari Tribun menelponnya," katanya dia yang semakin ku benci. Apakah dia tahu kejadian sebenarnya, pikirku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya mencoba mendalami dengan bertanya balik. "Ada ketemu bu Nana kah?." tanyaku. Rekan wartawan memegang kamera dan tripiod itu menjawab memang telah ketemu. "Ada bu Nana bilang dihadapan wartawan katanya dia nggak mau lagi wawancara lewat telepon," kata wartawan rekan yang mulai saya lagi benci ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan wartawan ini lalu menjawab kepada Bu Nana bahwa dirinya tidak mungkin mengangkat berita ke media karena harus ada gambar. "Sampai menangis darah bu, berita saya tidak mungkin diangkat karena perlu visual," jelasnya yang ku anggap semakin tak solidaritas sesama wartawan. Dia sudah memojokan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun mulai berani dan mennjelaskan persoalan dengan alibi saya. Dengan santun dan beretika saya mulai mengeluarkan penjelasan. "Gini ini mungkin benar atau salah ya. Sebenarnya," kataku yang langsung dipotongnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetap kamu salah," katanya kali ini mengejutkan ku. Rekan yang ku anggap ini mulai kurang bersimpati. "Saya tahu kamu ada kan waktu Sau (inisial) wartawan web site digital lagi wawancara. Suaranya di loud speaker terus kamu dengar kan," katanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologis itu semakin memojokan. Dalam hati, saya pun sudah mengerti posisi saya dan dia sebagai rekan wartawan bagaimana dia mengambil posisi terhadap persoalan ini. Menurut saya, dia telah berbuat menghakimi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun terakhir membalas kata-kata penjelasan. "Bahwa wawancara bersama saya dan rekan saya media cetak telah konfirmasi dengan pembicara wartawan web site digital agar mengkonfirmasi bersama dan telah menyebutkan dua media saya," kataku terakhir untuk tidak berdebat panjang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan wartawan yang mulai ku tak suka ini pun tetap membalas kata-kata saya. "Sau tak pernah ngomong," katanya semakin meyakinkan. Ini sudah menjadi pelajaran saya diceramahi satu rekan saya yang sangat sok tahu ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa tak terima perlakuan ini diam dan menunggu rekan saya wartawan media cetak di dalam ruangan. Tak berselang lama, saya membagi gundah ini kepada rekan satu nasib atas persoalan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan senasib saya ini berpikir strategis dan egois bahwa ini benar. "Memang disini wartawan saling merasa benar dan paling hebat. Saya juga dibegitukan, tapi saya buktikan saya bisa. akhirnya dia juga bilang coba kasih tahu yang tua ini," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski diantara wartawan terjadi persoalan yang tak bisa kompak dan saling percaya. Rekan media cetak senasib saya ini hanya percaya dua wartawan dianggapnya masih bagus dan jadi panutan. "Kalau bang Am baik dan pendiam. Aku percaya sama dia. Tapi lainnya tidak. Semua saling meninggalkan kalau ada masalah," katanya. (Ini hanya fiktif jangan dimasukan dalam hati cuma kekesalan di dadaku)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-6082571720837183809?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/6082571720837183809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=6082571720837183809' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6082571720837183809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6082571720837183809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/tetap-kamu-yang-salah.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWuCkoVqMDI/AAAAAAAAAFI/eitGbIqrGuk/s72-c/151223p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-8839198823184658793</id><published>2009-01-12T08:42:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T08:56:47.197-08:00</updated><title type='text'>Kapolda Kunjungi Posko Korban Teratai Prima</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWt1BJHxnqI/AAAAAAAAAFA/M34fPTDx-a8/s1600-h/tribun.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWt1BJHxnqI/AAAAAAAAAFA/M34fPTDx-a8/s320/tribun.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290450849765629602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Poltabes Periksa Pemilik Kapal&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim Irjen Pol Andi Masmiyat mengunjungi Posko Pendataan Korban KM Teratai Prima "0" di Kantor KPPP (Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan) Samarinda sekitar pukul 12.00, Senin (12/1). &lt;br /&gt;Dalam kunjungan itu, Kapolda bertemu dengan sejumlah sanak keluarga korban kapal tenggelam. Ia menyampaikan agar keluarga korban tetap tenang dan bersabar menunggu perkembangan informasi dari musibah kapal tenggelam. &lt;br /&gt;"Mari kita mendoakan saudara-saudara kita apapun keadaannya kita terima dengan ikhlas. Kita sudah membentuk posko agar keluarga memberi informasi kepada polisi dan juga sebaliknya keluarga bisa mengikuti informasi yang ada diposko," kata Andi Masmiyat. &lt;br /&gt;Dikatakan pula, kini anggota kepolisian Poltabes Samarinda bersama pihak perusahaan pemilik kapal sedang menuju lokasi kejadian Majene Sulawesi Barat. Tim ini bertugas mengumpulkan perkembangan informasi untuk disampaikan ke posko keluarga korban. &lt;br /&gt;Terpisah, Kapoltabes Samarinda Kombes Pol A Kamil Razak mengatakan pihaknya telah memanggil pemilik kapal yang tenggelam Teratai Prima "0", Muhamadong untuk dimintai keterangan. &lt;br /&gt;"Kami sudah panggil pemilik kapal untuk dimintai keterangan sejak tadi subuh," katanya. &lt;br /&gt;Keterangan dari pemilik kapal ini untuk menghimpun informasi kapal yang tenggelam di perairan Majene Sulawesi Barat. Informasi dari pemilik kapal ini untuk dikirimkan kepada pihak menangani kejadian yang merenggut ratusan nyawa yang meninggal.  &lt;br /&gt;Setiap kejadian peristiwa kecelakaan maupun bencana dilakukan evaluasi dan penyelidikan oleh polisi. Hal ini ditegaskan oleh Kapolda Kaltim untuk menunjuk Poltabes Samarinda menangani kejadian ini sesuai wilayah hukumnya.&lt;br /&gt;"Penyelidikan pasti dilakukan setiap kejadian kecelakaan atau bencana apalagi ada korban meninggal. Tetapi saat ini tidak tepat kita membicarakan tersangka dan penyidikan. Tugas utama kita sekarang untuk menyelamatkan dan menemukan korban. Apakah masih hidup maupun meninggal," kata Andi Masmiyat.&lt;br /&gt;Sementara itu, keluarga korban penumpang kapal tenggelam terus silih berganti berdatangan di posko. Mereka yang belum melapor memberi keterangan terlebih dahulu di posko yang dibuka di KPPP Samarinda. &lt;br /&gt;Data sementara menyebutkan 154 korban dilaporkan hilang dengan 24 orang sebagai pelapor. Korban yang selamat hingga pukul 17.00 kemarin bertambah tiga orang yang sebelumnya 20 orang ditemukan selamat. "Tiga orang diselematkan oleh nelayan dan satu orang diselamatkan oleh awak kapal Citra Mileanium," kata Kepala KPPP Samarinda AKP Handoko. &lt;br /&gt;Daftar manfies atau data jumlah penumpang kapal Teratai Prima yang diterima KPPP Samarinda berjumlah 250 orang. Jumlah itu cukup besar dibanding seharusnya penumpang berjumlah 200 orang saja.&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Poltabes Samarinda Bantu Polres Pare-Pare&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasat Reskrim Poltabes Samarinda Kompol Yusep Gunawan mengatakan pihaknya telah memeriksa pemilik kapal Teratai Prima yang tenggelam di perairan Majene Sulawesi Barat, Minggu lalu (11/1). Kapal dimiliki atas nama Muhammad Dong datang ke Mapoltabes kemarin pukul 08.00 untuk diperiksa seputar kepemilikan kapal. &lt;br /&gt;"Kapal Teratai Prima milik Muhammad Dong yang dibeli dari Haji Saraping. Untuk kondisi kapalnya apakah masih baik yang menentukan itu ahlinya," kataYusep.&lt;br /&gt;Pemeriksaan ini untuk tindak lanjut koordinasi dengan Polres Pare-Pare yang menangani perkara tenggelamnya kapal berangkat dari Pelabuhan Pare-Pare. Hingga kemarin, Yusep mengaku pemilik kapal sangat kooperatif kepada polisi untuk menangani tenggelamnya kapal. &lt;br /&gt;"Kita juga terus berkoordinasi dengan Polres Pare-Pare untuk selanjutnya. Apakah ada hal-hal yang perlu dibantu kepemilikan kapal di Samarinda," kata Yusep. Poltabes Samarinda kini terus melakukan komunikasi untuk membantu Polres Pare-Pare melakukan penyelidikan tenggelamnya kapal Teratai Prima. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-8839198823184658793?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/8839198823184658793/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=8839198823184658793' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8839198823184658793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8839198823184658793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/kapolda-kunjungi-posko-korban-teratai.html' title='Kapolda Kunjungi Posko Korban Teratai Prima'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWt1BJHxnqI/AAAAAAAAAFA/M34fPTDx-a8/s72-c/tribun.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-3283312706925137359</id><published>2009-01-11T07:17:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T07:31:58.760-08:00</updated><title type='text'>Adik Saya Bilang Kapalnya Bersih...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWoPL-nGfnI/AAAAAAAAAE4/ke62QqMtgsk/s1600-h/20090111smd15_Darmawati2+keluarga+korban+KM+Teratai+menangis+di+halaman+Pelabuhan+Samarinda_+M+YAMIN.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWoPL-nGfnI/AAAAAAAAAE4/ke62QqMtgsk/s320/20090111smd15_Darmawati2+keluarga+korban+KM+Teratai+menangis+di+halaman+Pelabuhan+Samarinda_+M+YAMIN.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290057410760048242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Adik Saya Bilang Kapalnya Bersih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengendarai sepeda motor, Darmawati (40) diantar saudaranya meluncur menuju Pelabuhan Samarinda, Minggu (11/1) pukul 17.00 Wita. Begitu sampai di pelabuhan, ia lantas berlari menghampiri suaminya, Abdul Latif,  yang lebih dulu datang ke pelabuhan. Beberapa jam lalu, ia mendapat berita dari siaran televisi bahwa KM Teratai Prima yang berlayar dari Pare-pare, Sulawesi Selatan tujuan Samarinda tenggelam di perairan Majene, Baturoro. Dadanya mendadak terasa sakit, karena di dalam kapal itu, ada dua orang yang ia cintai yaitu adik ipar dan mertuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darmawati menemukan suaminya tengah terduduk di tangga sebuah kapal dengan mata merah dan wajah yang tampak lelah. Ia bertanya pada suaminya, tentang kebenaran berita tenggelamnya kapal KM Teratai Prima.&lt;br /&gt;"Iya, berita itu benar. Ini banyak juga orang yang ingin mencari kepastian juga," kata Latif dengan suara lemas.&lt;br /&gt;Mendengar itu, Darmawati langsung histeris. Ia membiarkan tubuhnya terjatuh di atas aspal kotor halaman parkir Pelabuhan Samarinda. Kedua kakinya serasa tak kuat menyangga tubuhnya yang limbung. Bayangan wajah adik iparnya, Rabaisya alias Ica (24) dan ibu mertuanya, Nasang (80), muncul silih berganti.&lt;br /&gt;"Berapa jumlah penumpangnya?" tanya Wati dengan wajah panik. Saat dijelaskan bahwa jumlah penumpang sekitar 200 orang dan yang ditemukan selamat hanya 18 orang, Darmawati kembali terjatuh dan menjejak-jejakkan kakinya ke aspal. &lt;br /&gt;Para wartawan yang sedang meliput berita langsung berdatangan mendekat. Suaminya segera memegang tangan Darmawati dan berusaha menghibur. &lt;br /&gt;"Saya yang panggil mereka ke sini. Saya yang bersalah. Saya menyesal. Seharusnya mereka masih hidup kalau saya tak panggil mereka kesini," ujar Darwamati berulang-ulang.  &lt;br /&gt;Sekitar seminggu lalu, ia menelepon adik dan mertuanya yang berada di Sulawesi. Darmawati meminta tolong agar mereka datang ke Samarinda, karena dirinya sudah mulai sibuk dengan pekerjaan. Sebagai Kepala Sekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sobirin Samarinda Seberang, Darmawati mengaku kerepotan mengurus empat orang anak sementara tugasnya sebagai kepala sekolah cukup menyita waktu.&lt;br /&gt;Ia lantas mengirim uang untuk membeli tiket kepada adiknya. Namun, ia sempat terkejut saat mendengar kabar bahwa kapal yang dipilih adalah KM Teratai Prima. &lt;br /&gt;"Saat naik kapal, adik saya sempat menelepon dan menceritakan dia sudah berada di atas kapal. Dia bilang kapalnya bersih kok. Saya tak menyangka, itu terakhir kali kami bisa berkomunikasi. Sampai sekarang ponselnya tidak bisa dihubungi," ujarnya.. &lt;br /&gt;Namun, kini ia mulai belajar untuk pasrah. Seandainya benar adik ipar dan ibu mertuanya jadi korban, Darmawati akan melepasnya dengan ikhlas. &lt;br /&gt;"Kalau benar mereka jadi korban, saya Insya Allah akan berangkat ke Sulawesi bersama suami, saya ingin bertemu dengan keluarga dan meminta maaf," ujarnya. &lt;br /&gt;Namun, Darmawati jadi teringat cerita anak pertamanya, Santi (19) yang masih kuliah di Fakultas Farmasi Unmul. Santi bermimpi pada hari Rabu (7/11) didatangi oleh orang tua. Dalam mimpinya, orang tua tersebut menyuruh Santi meminta maaf pada ibunya. &lt;br /&gt;"Santi juga melihat ada banjir tapi setelah itu semua mimpinya lenyap. Sejak itu anak saya berpuasa, sampai hari ini pun dia masih berpuasa. Kasihan kalau melihat dia, saat mendengar berita tante dan neneknya tenggelam bersama kapal yang ditumpangi, anak saya jadi sering melamun. Sebenarnya dia banyak mimpinya,  tapi dia nggak mau cerita semua. Dia cuma memendam dalam hati saja. (m20/fix)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada fotonya:&lt;br /&gt;Darmawati, kepala sekolah MI Sobirin di Samarinda Seberang, terduduk lunglai di halaman Pelabuhan Samarinda, saat mendengar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-3283312706925137359?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/3283312706925137359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=3283312706925137359' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3283312706925137359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3283312706925137359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/adik-saya-bilang-kapalnya-bersih.html' title='Adik Saya Bilang Kapalnya Bersih...'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWoPL-nGfnI/AAAAAAAAAE4/ke62QqMtgsk/s72-c/20090111smd15_Darmawati2+keluarga+korban+KM+Teratai+menangis+di+halaman+Pelabuhan+Samarinda_+M+YAMIN.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-5928172935649093482</id><published>2009-01-09T04:50:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T04:53:24.413-08:00</updated><title type='text'>Transaksi Narkoba di Depan Mal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWdIrxSdxBI/AAAAAAAAAEw/yDIQoZ8i9-s/s1600-h/DSCN8023.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWdIrxSdxBI/AAAAAAAAAEw/yDIQoZ8i9-s/s320/DSCN8023.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289276204172297234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; * Dua penjual sabu-sabu dan ekstasi ditangkap&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Poltabes Samarinda menangkap dua warga Jalan Tenggiri yaitu Faturrahman (22) tinggal di Gang Keluarga dan Musdar (23) warga Gang Damai yang diduga ingin menjual narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasi . Mereka ditangkap di kawasan Mal Jalan Mulawarman Samarinda, Rabu (7/1) sekitar pukul 16.00 ketika sedang menunggu pelanggan membeli barang haram dagangannya. &lt;br /&gt;"Informasi dari masyarakat kita peroleh ada daerah atau tempat sering menjadi ajang transaksi narkoba. Info ini lalu kita tindak lanjuti dengan penyelidikan. Ternyata benar, dua pengedar narkoba yang hendak transaksi langsung kita tangkap dan polisi menemukan sabu-sabu dan pil ekstasi," kata Kapoltabes Samarinda Kombes Pol A Kamil Razak didampingi Kasat Reskoba AKP Nandang Mumin wijaya, Jumat (9/1). &lt;br /&gt;Barang bukti yang diamankan empat butir pil ekstasi berwarna kuning dan satu poket sabu-sabu seberat hampir 1 gram. Narkoba tersebut menurut Musdar lelaki lulusan SMP ini diperoleh dari bandar bernama Darmi. Barang dikirim ke rumah tersangka. Bila ada yang memesan pil ekstasi dan sabu-sabu, dua rekan sejoli ini mengantarkannya ke tempat setujui untuk transaksi. &lt;br /&gt;"Kami dijebak mas, saya cuma kurir mengantarkan barang. Sore itu (kejadian penangkapan) saya ada ditelepon seseorang untuk mengantarkan yang punya barang. Saya disuruh tunggu di depan Ramayana (Mal). Disitu saya menunggu setengah jam. Akhirnya saya ditangkap petugas," kata Musdar mengenakan songkok di ruang periksa Satnarkoba.&lt;br /&gt;Meski mengaku sebagai kurir, Musdar mengaku sudah menjalankan bisnis ilegalnya ini setahun yang lalu. Keuntungan diperolehya Rp 50 ribu setiap kali transaksi. Hal ini juga diiyakan rekannya yang sama-sama tertangkap, Fatur. &lt;br /&gt;Menurut Nandang, dua tersangka ini diyakini sudah menjadi penjual narkoba dengan pengalaman satu tahun transaksi jual beli ekstasi atau sabu-sabu. Peredaran barang candu ini memang berjenjang dengan ada pembuat pabrik besarnya, distributor, bandar besar, pengedar hingga kurir. &lt;br /&gt;"Mereka ini penjual narkoba yang bisa menentukan harga nego dari jual beli sabu-sabu dan ekstasi. Ini sangat berbeda dengan kurir yang hanya mengantarkan barang tanpa ada transaksi negoisasi harga," kata Nandang. &lt;br /&gt;Dijelaskan pula, transaksi narkoba saat ini dilakukan berbagai modus. Setiap peredaran narkoba dapat terjadi pada waktu kapan saja tidak harus malam hari dan tempat kawasan sepi. Tapi untuk mengelabui petugas, transaksi narkoba condong memilih tempat yang tidak tericum polisi. Seperti halnya kasus Musdar dan fatur memilih sore hari dengan tempat transaksi di keramaian fasilitas umum.&lt;br /&gt;"Bila terbukti memiliki sabu-sabu dan pil ekstasi, tersangka akhirnya dikenakan pasal 62 Jo Pasal 59 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1997 Tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," kata Mumin. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-5928172935649093482?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/5928172935649093482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=5928172935649093482' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5928172935649093482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5928172935649093482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/transaksi-narkoba-di-depan-mal.html' title='Transaksi Narkoba di Depan Mal'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWdIrxSdxBI/AAAAAAAAAEw/yDIQoZ8i9-s/s72-c/DSCN8023.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-145844872162706909</id><published>2009-01-08T11:03:00.000-08:00</published><updated>2009-01-08T11:04:56.092-08:00</updated><title type='text'>Pemabuk Pukul Pemimpin Majelis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWZOUL8Q5iI/AAAAAAAAAEo/7MD9j-EOYxE/s1600-h/125724p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWZOUL8Q5iI/AAAAAAAAAEo/7MD9j-EOYxE/s320/125724p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289000921103132194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* Polisi Amankan Satu Tersangka&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Zaman sekarang mungkin sudah edan !! sekitar pukul 21.30 kemarin (7/1) dua orang pemimpin majelis pengajian menjadi korban pemukulan oleh enam pemabuk di Jalan Pangeran Bendahara RT 23 Samarinda Seberang. Masalahnya sepele, diduga mobil ditumpangi korban menyerempet pemabuk. &lt;br /&gt;Insiden ini tak langsung berkembang menjadi besar, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Poltabes Samarinda sigap langsung menahan pelaku pemukulan. Tersangka yang diamankan bernama Agus warga Samarinda Seberang. &lt;br /&gt; "Hasil penyelidikan sementara ada dua pelaku terlibat pemukulan. Satu tersangka Agus kami tangkap di rumahnya. Sedangkan satu pelaku lagi sedang dalam pengejaran," kata Kapoltabes Samarinda Kombes Pol A Kamil Razak didampingi Kasat Reskrim Kompol Yusep Gunawan. &lt;br /&gt;Saat malam kejadian, telah berlangsung pengajian di rumah seorang warga. Tak jauh dari lokasi tersebut adapula enam pemuda yang sedang pesta minuman keras (miras). Layaknya aktifitas masing- masing berjalan lancar. Namun sebuah mobil Xenia hitam ditumpangi dua pemimpin majelis datang ke lokasi pengajian. &lt;br /&gt;Entah apa terbesit dari kelompok pemuda mabuk ini. Emosi mereka tersulut ketika sebuah mobil melintas didepannya. Mereka mendekati kendaraan tersebut kemudian memukul-mukul bagian badan mobil. Tindakan sedikit mengancam ini pun ditanggapi oleh pengendara dalam mobil. "Habib Zein (korban) turun dari mobil. Beliau menanyakan ada apa sebenarnya kendaraannya dipukul-pukul," kata Marjohan, saksi mata ikut satu mobil dengan korban. &lt;br /&gt;Tersangka Agus sedang mabuk berat lalu tanpa berpikir langsung menghajar korban. Mata sebelah kanan Zein terluka. Tak puas, pelaku semakin mengamuk dan ingin menghantam. Kali ini korban hanya bisa menghindar saja. Naasnya tersangka tersungkur ke tanah setelah pukulannya tidak mengena sasaran. &lt;br /&gt;Melihat tersangka jatuh, rekan-rekan Agus lainnya berjumlah lima orang bangkit dari tempat duduknya di pinggir jalan. Mereka lalu menyerbu korban. Kejadian pemukulan ini yang begitu cepat lalu merembet ke lainnya. Korban berikutnya Ustad Abdullah dari Jakarta turun dari mobil. Ia ingin menenangkan suasana. &lt;br /&gt;"Ustad coba turun dari mobil menenangkan suasana karena mungkin ada salah paham saja. Tapi beliau juga dipukul juga hingga berdarah. Bibirnya bengkak. Nah, peserta pengajian dari dalam rumah keluar untuk melihat keributan ini," kata Marjohan. &lt;br /&gt;Terjadilah dua kubu berlawanan seperti siap berperang. Namun hal itu yang tidak diinginkan terjadi perkelahian besar. Rekan-rekan Agus membubarkan diri ketika peserta pengajian turun tangan  membela pemimpinnya. &lt;br /&gt;Sementara Agus yang sudah emosi tinggi sudah melepas bajunya mengurungkan niat untuk berbuat onar lagi. Ia diduga membawa sebilah samurai kembali ke rumahnya. Tak berselang lama, ia pun dijemput polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. &lt;br /&gt;Tribun saat mengkonfirmasi, apakah tersangka membawa sajam. Kasat Reskrim menjawab masih belum menemukan barang bukti sajam yang dibawa tersangka. "Belum kami temukan apakah tersangka bawa sajam atau tidak. Yang jelas, Agus kami jerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," kata Yusep. &lt;br /&gt;Saat kejadian, Marjohan dan warga lainnya sangat meyakini tersangka dan rekan-rekannya sedang mabuk. Hal ini tercium dari bau alkohol minuman keras dari tersangka dan rekannya. Keadaan disekitar lokasi keributan juga masih ramai. Menurut warga setempat pelaku memang seringkali berbuat onar dengan mabuk-mabukan dan membawa senjata tajam (sajam). (m20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masyarkat Diharap Jangan Mudah Menjual Miras&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapoltabes Samarinda Kombes Pol A Kamil  Razak didampingi Kasat Reskrim Kompol Yusep Gunawan mengatakan peristiwa keributan berujung pemukulan korban hingga berdarah oleh tersangka Agus ini akibat budaya buruk masyarakat meminum minuman keras (miras). Dua korban pemukulan seorang pemimpin majelis atau pengajian sangat disayangkan. &lt;br /&gt;"Masyarakat diharap jangan menjual miras sembarangan. Akibatnya fatal kalau ada warga yang membeli dan mengkonsumsinya. Keributan pemukulan dan tindakan kriminal lainnya disebabkan oleh miras. Bahkan tindakan pemerkosaan maupun pencabulan juga penyebabnya dari miras juga yang memabukan," kata Yusep. &lt;br /&gt;Himbauan ini dikeluarkan Poltabes karena pihaknya belum berwenang lebih menindak para pelaku penjual dan pembeli miras di Samarinda secara maksimal. Polisi bertindak dalam batas adanya unsur tindakan pidana. Kewenangan untuk mengatur peredaran miras di hulu sepenuhnya ditangan Pemerintah Kota Samarinda eksekutif dan legislatif.&lt;br /&gt;"Seseorang bisa saja lepas kontrol dan emosi berlebihan ketika sedang mabuk akibat meminum miras. Kondisi mabuk itu orang tidak sadar dan tidak bisa menggunakan akal sehatnya lagi sehingga mudah memicu tindakan kekerasan. Tersangka Agus sudah kami mintai keterangan dan untuk menguatkan penyidikan kami menunggu hasil visum bahwa pelaku tidak sadar akibat mabuk," kata Yusep. &lt;br /&gt;Dalam penindakan, aparat penegak hukum hanya mengenakan tindakan pidana ringan (tipiring) berupa denda sejumlah uang. Padahal untuk tindakan tegas diperlukan sebuah payung hukum berupa peraturan resmi yang cukup kuat. Agar bisa diterapkan penegak hukum. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-145844872162706909?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/145844872162706909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=145844872162706909' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/145844872162706909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/145844872162706909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/pemabuk-pukul-pemimpin-majelis.html' title='Pemabuk Pukul Pemimpin Majelis'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWZOUL8Q5iI/AAAAAAAAAEo/7MD9j-EOYxE/s72-c/125724p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-7049522919779044700</id><published>2009-01-08T10:37:00.000-08:00</published><updated>2009-01-08T10:44:26.242-08:00</updated><title type='text'>Al quran Tua Dipamerkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWZJJxym9bI/AAAAAAAAAEg/TFJW_igcmok/s1600-h/DSCN8017.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWZJJxym9bI/AAAAAAAAAEg/TFJW_igcmok/s320/DSCN8017.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288995244726482354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* Kakanwil Depag Gelar Siap Gelar Pameran Mulai Hari Ini&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Sebuah Al Quran kitab suci agama Islam berumur seratus tahun lebih dipamerkan stand expo HUT Kaltim ke 52 yang jatuh pada hari ini di Kantor Kanwil Departemen Agama Jalan Abdul Hassan Samarinda. &lt;br /&gt;Selain menampilkan kitab suci berumur tua, ada pula foto menggambarkan kemajemukan lima agama resmi dengan ada satu lagi agama yang baru masuk Konghucu dalam negara Indonesia dipajang. Foto lainnya yang dipasang  berupa bangunan tua rumah peribadatan memiliki sejarah di Samarinda. &lt;br /&gt;" Al Quran ini diselamatkan seorang Komandan Militer dari gejolak politik waktu itu tahun 1964. Kemudian kitab ini diserahkan ke suatu langgar sesuai dengan tulisan yang kami dapatkan petunjuk sebuah tulisan arab," kata Sofyan, staf Kakanwil Depag Kaltim, Kamis (8/1).  &lt;br /&gt;Berbeda dengan Al Quran sekarang yang banyak beredar dicetak mesin. Menurut petugas merawat kitab ini bahwa tulisan arab ayat-ayat suci ditulis dengan buah tangan seseorang. Kertas dari kitab suci ini juga berasal dari negara eropa Jerman. &lt;br /&gt;Kemarin, terlihat huruf-huruf arab ayat suci surat Al-Kahfi. Al quran ini dilindungi oleh kaca. Pengunjung bisa melihat secara dekat dari luar kaca saja. Beberapa sampul kitab terlihat menyembul adanya kulit berwarna coklat hitam. Ketebalannya kitab ini sekitar 10 centimeter dimana ada coretan tinta pada bagian tumpukan lembar luar.  &lt;br /&gt;"Kami tidak mengetahui siapa penulis kitab suci ini. Juga dimana asal Al Quran tua ini diperoleh. Kami hanya mendapat petunjuk dari tulisan arab yang pendek sebagai satu-satunya informasi didapatkan. Setiap harinya Al Quran ini disimpan dalam Mushola Depag Al Mabrur," kata Sofyan. &lt;br /&gt;Terjemahan tulisan arab itu "Pada malam Selasa Tanggal 11 Djulhijjah 1384 H bertepatan dengan 13 April 1964 M Quran Al Karim ini disiumbangkan Komandan Kodim pangkat Mayor untuk wakaf langgar Kampung Tanah Seribu". &lt;br /&gt;Cukup banyak informasi diperoleh pengunjung bila mendatangi stand Kakanwil Depag. Panitia stand Kakanwil menampilkan buletin rutin Ikhlas dikeluarkan Depag Kaltim. Ada juga tabloid baru terbitan Minggu pertama Januari 2009 khusus pameran HUT Kaltim. &lt;br /&gt;"Ya kami secara rutin menerbitkan media dari Depag Kaltim. Kalau tidak ada halangan pada hari ulang tahun Pemprov Kaltim Depag menggelar acara Rabbana budaya Indonesia dalam umat Islam dan Barong sai dari komunitas Cina," kata Sofyan.&lt;br /&gt;Stand Kakanwil ini juga serasa lengkap dengan disediakan telvisi dan pemutar VCD Awafiq Azizah Muratal Juz Amma. Sofyan juga memperlihatkan sebuah karangan buku menampilkan masjid--masjid bersejarah di Kaltim. &lt;br /&gt;"Diantaranya masjid Shiratal Mustaqim di Samarinda Seberang didirikan 1881 M. Ada masjid Imanuddin 1768 M di Berau. Dan ada juga masjid agung di Kutai Kartanegara dan belahan daerah pelosok di Kaltim. Lebih jelasnya bisa datang ke stand kami," kata Sofyan. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-7049522919779044700?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/7049522919779044700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=7049522919779044700' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/7049522919779044700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/7049522919779044700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/al-quran-tua-dipamerkan.html' title='Al quran Tua Dipamerkan'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SWZJJxym9bI/AAAAAAAAAEg/TFJW_igcmok/s72-c/DSCN8017.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-5180584737834924257</id><published>2009-01-02T21:37:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T21:55:06.669-08:00</updated><title type='text'>KAMMI Kaltim Diingatkan Farid</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SV77ke6uXpI/AAAAAAAAAEY/3V8nDUcCh8Y/s1600-h/DSCN7986.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SV77ke6uXpI/AAAAAAAAAEY/3V8nDUcCh8Y/s320/DSCN7986.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286939616772775570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Empat Kesadaran Yang Harus Dibangun&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) ke Enam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kaltim, Jumat (2/1) dibuka oleh Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy. Farid dalam sambutan pembukaannya mengingatkan organisasi tingkat mahasiswa dengan empat kesadaran. &lt;br /&gt;"Ada empat kesadaran yang harus dibangun KAMMI Kaltim yaitu sadar sebagai agen perubahan, sadar komunitas potensial, sadar komunitas analitis dan kritis dan sadar organisasi berperan dan fungsi di masyarakat," kata Farid dihadapan peserta Musda. &lt;br /&gt;Farid memberikan apreasi atas gagas acara ini dan menjadikan dirinya pemateri membahas  Muslim Negarawan. Menurutnya, penting untuk mengtahui dan mengkaji Muslim Negarawan di masa depan. &lt;br /&gt;"Tugas kita dua untuk membangun yaitu menjadi muslim juga menjadi negarawan. Negarawan adalah orang mementingkan negara diatas kepentingan lainnya. Sedangkan muslim adalah orang meyakini Islam sebagai petunjuk dan jawaban seluruh persoalan dunia dan akhirat. Islam sudah lengkap didalamnya tinggal kita mengkajinya lagi," kata Farid. &lt;br /&gt;Selain menyinggung tema dibawanya Muslim Negarawan, Farid memahami semangat mahasiswa yang tinggi. Dalam kesempatan jarang itu, Farid menjelaskan kondisi perjalanan politik di Indonesia yang berimbas ke seluruh daerah terutama Kaltim. "Dalam konteks politik, kita melihat perubahan- perubahan mendasar," katanya. Perbuahan itu dimulai amandemen Undang-Undang Dasar 1945.&lt;br /&gt;Amendemen UUD negara Indonesia juga ditandai dengan adanya pemilihan langsung terhadap pucuk pimpinan pemerintah. "Kita mencatat pemilihan langsung merupakan kemajuan besar yang kita peroleh dengan sistem politik.  Perubahan sistem politik itu kaitannya dengan pemilihan langsung pemimpin pemerintah dengan adanya harapan tinggi partisipasi masyarakat," kata Farid. Pemilihan langsung diharapkan adanya pemerintah bersih dan berwibawa dengan tingkat kepercayaan tinggi.&lt;br /&gt;"Partisipasi masyarakat yang tinggi tidak hanya mencoblos namun juga partispasi masyarakat untuk berbicara persoalannya. Seperti keluhan jalan rusak dan banjir. Jadi saya sedang melaksanakan silaturahmi kepada para warga usai sholat Jumat untuk mendengar persoalan masyarakat," kata Farid. &lt;br /&gt;Kemauan Farid itu, juga ingin menepis opini masyarakat yang menilai bila seseorang telah menjabat tinggi akan "lupa". "Saya pernah kunjungan di suatu tempat, warga banyak yang minta foto bersama dan salaman. Kemudian saya bilang nanti saja, mereka tetap memaksa saja alasannya takut kalau sudah jadi pejabat jadi sulit ketemu tidak ingat lagi," cerita Farid. &lt;br /&gt;Opini di masyarakat itu tidak sepenuhnya disalahkan Farid. Ia menilai birokrasi dan adminitrasi pemerintah sering terlena dengan fasilitas mewah. Sehingga sulit untuk turun ke lapangan membangun dan melayani masyarakat. &lt;br /&gt;"Ada warga desa di Samarinda, ia tinggal sudah lima puluh tahun namun tidak pernah pembangunan aspal di depan rumahnya terealisasi. Nah, inilah realita yang terjadi kalau pemerintah sudah terlena dengan fasilitas yang sudah terpenuhi," kata Farid. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-5180584737834924257?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/5180584737834924257/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=5180584737834924257' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5180584737834924257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5180584737834924257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2009/01/empat-kesadaran-yang-harus-dibangun.html' title='KAMMI Kaltim Diingatkan Farid'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SV77ke6uXpI/AAAAAAAAAEY/3V8nDUcCh8Y/s72-c/DSCN7986.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-385038668274646549</id><published>2008-12-31T05:38:00.000-08:00</published><updated>2008-12-31T05:42:31.907-08:00</updated><title type='text'>Mahasiswa Demo Tolak UU BHP</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SVt2dRIpqtI/AAAAAAAAAEQ/8hP5Y3VDN4s/s1600-h/DSCN7820.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SVt2dRIpqtI/AAAAAAAAAEQ/8hP5Y3VDN4s/s320/DSCN7820.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285948832837380818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Aksi penolakan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (BHP) terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Kemarin, Rabu (31/12) pukul 10.00 puluhan mahasiswa tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Bersatu (AGMB) melakukan hal yang sama menolak diterapkannya UU BHP di bumi etam. Mereka berdemodi kantor Gubernur Kaltim, Rabu (31//12). &lt;br /&gt;"Undang-undang BHP lebih ekstrim daripada Undang-undang sebelumnya yakni dalam melepaskan tanggung jawab negara terhadap dunia pendidikan mencerdaskan bangsa. Di pasal 41 jelas menyebut bahwa biaya operasional 2/3 pendidikan harus ditanggung peserta didik. Disini sudah tidak benar," kata Saprol, Humas AMB. &lt;br /&gt;Demo mahasiswa berlangsung tertib, meski terjadi insiden dorong-mendorong pagar antar peserta unjuk rasa dengan petugas Satpol PP dan polisi. Saat itu, pendemo merasa tidak diperhatikan aspirasi ketika aksinya tidak mendapat tanggapan dari Pemerintah Provinsi Kaltim. &lt;br /&gt;"Kami menunggu dua jam tepatnya sampai pukul 12.00. Siang itu tidak ditemui perwakilan dari pemerintah. Kondisi ini memicu sebagai rekan pendemo emosi dan ingin masuk. Tapi dihadang petugas dan terjadi aksi mendorong," kata Saprol. &lt;br /&gt;Insiden tidak berlanjut saling gontokan, perwakilan bagian operasional Pemprov Kaltim mendatangi pendemo. Dari pihak perwakilan AMB dipersilahkan menyampaikan aspirasinya ke kantor Gubernur. Dua perwakilan mahasiswa mengirim pernyataan sikap menolak diberlakukannya UU BHP di Kaltim melalui no mesin fax Pemprov Kaltim ke pemerintah pusat. &lt;br /&gt;"Kami mengirim fax surat pernyataan sikap kepada Komisi X DPR RI dan Seketariat Negara. Isi pesannya rakyat Kaltim terutama mahasiswanya menolak UU BHP diterapkan. Pejabat pusat harus melihat pernyataan kami dan memperhatikannya," kata Saprol.   &lt;br /&gt;Aliansi Mahasiswa Bersatu terdiri gabungan organisasi gerakan FAKSI, HMI Cabang Samarinda, BEM STAIN Samarinda, PMII Cabang Samarinda, LMND, PRM, HMI Korkom Unmul, KAMMI, IMM Komisariat Unmul. (m20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa Tunggu Gebrakan Awang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humas Aliansi Gerakan Mahasiswa Bersatu (AGMB) Saprol mengatakan bahwa rakyat Kaltim menunggu gebrakan dari Gubernur Kaltim baru yang dilantik Awang Fahroek Ishak dalam memajukan dunia pendidikan untuk mencerdaskan generasi bangsa. &lt;br /&gt;"Kami menunggu gebrakan pak Awang, karena beliau juga Ketua Dewan Pendidikan Kaltim yang mengenal seluk beluk pendidikan untuk mendukung aspirasi mahasiswa untuk menolak UU BHP," kata Saprol, Rabu (31/12).   &lt;br /&gt;Menurutnya negara bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan untuk rakyatnya yang berkualitas dan merata di seluruh daerah. Negara menjamin hak setiap warganya untuk memperoleh pendidikan baik formal, informal maupun informal yang tercantum dalam pasal 31 ayat 1 Undang-Undang 1945.&lt;br /&gt;"Dalam Undang-Undang Dasar 1945 Bab XIII tentang pendidikan pasal 31 menyebutkan bahwa pada ayat 1 tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran. Sedangkan ayat 2 bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional, yang diatur dengan undang-undang," kata Saprol. &lt;br /&gt;Di Kaltim sendiri, Gubernur selaku pemegang wewenang menurut Saprol paling bertanggung jawab melaksanakan menyelenggarakan pendidikan untuk mencerdaskann rakyat Kaltim. Jangan sampai provinsi kaya sumber daya alamnya namun masyarakatnya miskin yang menuntut ilmu gara-gara UU BHP yang mengkomersilkan dunia pendidikan. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-385038668274646549?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/385038668274646549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=385038668274646549' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/385038668274646549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/385038668274646549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/12/mahasiswa-demo-tolak-uu-bhp.html' title='Mahasiswa Demo Tolak UU BHP'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SVt2dRIpqtI/AAAAAAAAAEQ/8hP5Y3VDN4s/s72-c/DSCN7820.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-4718290511288511952</id><published>2008-12-31T05:34:00.000-08:00</published><updated>2008-12-31T05:38:17.728-08:00</updated><title type='text'>10 Ribu Botol Miras Dilindas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SVt1ewnKRJI/AAAAAAAAAEI/lX7M5QG_WxU/s1600-h/DSCN7907.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SVt1ewnKRJI/AAAAAAAAAEI/lX7M5QG_WxU/s320/DSCN7907.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285947758955086994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pemusnahan Barang Bukti Botol Miras Ilegal Hasil Operasi Lilin 2008&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Sebanyak 10.506 botol minuman keras (miras) hasil operasi lilin 2008 di wilayah kota Samarinda dimusnahkan dengan alat berat Compactor. Pemusnahan minuman memabukan ini disaksikan langsung oleh Kapoltabes Samarinda Kombes Pol A Kamil Razak, Ketua BNK Samarinda Syahrie Jaang, Ketua MUI Samarinda KH Zainal Naim, Kepala Kejari Samarinda Sri Lestari Ujiarti, Kepala Rutan Sempaja Kelas II Zainal Arifin dan undangan lainnya. &lt;br /&gt;Ribuan botol miras ini merupakan barang bukti yang dimusnahkan setelah pelakunya dikenai hukuman Tipiring (Tindak Pidana Ringan) dengan sejumlah denda yang harus dibayar ke kas negara. "Penertiban miras ilegal dalam rangka pengamanan tahun baru dan akan kami terus lakukan ke depan. Tindakan kriminalitas berawal minuman miras yang mempengaruhi orang untuk mudah bertindak kriminal," kata Kamil, Rabu (31/12).&lt;br /&gt;Pada saat dimulainya pemusnahan, sekitar 40 personil polisi Samapta memindahkan botol miras dalam puluhan dus ke jalan raya. Lokasi pemusnahan memakai sebagian badan jalan Bhayangkara. Letak persisnya berada di depan Makopoltabes Samarinda. Puluhan polisi yang sedang menyiapkan acara pemusnahan menjadi pusat perhatian pengendara yang melintas. Mereka melambat berjalan. Akibat, arus kendaraan lalu lintas sempat terjadi kemacetan. &lt;br /&gt;"Saya baru lihat ada pemusnahan ribuan botol miras di jalan. Mudahan pemerintah dan polisi jangan hanya setengah-setengah pemberantasan miras kalau perlu tindak tegas yang menjual dan meminum miras. Saya akan dukung penuh," kata Surya, pengendara roda dua. &lt;br /&gt;Botol miras dikumpulkan dengan meletakannnya dijalan-jalan. Satu alat berat grader biasa untuk meratakan jalan sudah siap menunggu. Alat itu begerak untuk menggiling ribuan botol miras. Isi cairan yang keluar menyengat keluar dari botol miras yang dihancurkan. &lt;br /&gt;Sebelum dimusnahkan, Kapoltabes Samarinda mengundang tokoh masyarakat dan kepala instansi terkait dalam acara pemusnahan ribuan botol miras. Acara usai memimpin apel pengamanan malam pergantian tahun baru, Kapoltabes memberikan kehormatan pertama kali kepada Ketua BNK Syahrie Jaang untuk memberi pidato. &lt;br /&gt;"Minuman keras dilarang keras agama dan juga membawa dampak buruk seseorang untuk melakukan tindak kriminalitas. Dengan pemusnahan botol miras ini pemerintah, masyarakat dan polisi bersama- sama memberantas miras di Samarinda," kata Syahrie Jaang kepada para undangan yang hadir di Mapoltabes. &lt;br /&gt;Terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Zaini Naim menilai hukuman bagi penjual dan peminum miras masih terlalu ringan. Ia meminta aparat pemerintah dan polisi menindak tegas para pengusaha yang menjual miras. "Terlalu ringan hukumannya," katanya. &lt;br /&gt;Kepada penjual miras, Zaini mengharapkan kesadarannya untuk tidak menjual lagi. "Kalau para pengusaha ingin mewujudkan kota Samarinda yang aman seharusnya jangan menjual miras. Masyarakat kita terlalu mudah mendapatkan miras dari para penjual yang nakal. Sehingga orang minum miras cepat melakukan kriminal karena sudah dalam keadaan mabuk serta tidak sadar," kata Zaini. (m20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perda Miras Harus Segera Dituntaskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda KH Zaini Naim mengharapkan ada usaha menyelesaikan pembahasan rancangan peraturan daerah (perda) yang mengatur peredaran minuman keras di Samarinda periode ini. "Pembahasan perda miras masih belum selesai di dewan (perwakilan rakyat) padahal mereka wakil rakyat punya beban dan tanggung jawab melaksanakan tugasnya mengerjakan penuntasan perda itu," katanya. &lt;br /&gt;Terbitnya perda miras akan menjadi payung hukum atau dasar bagi aparat untuk menindak tegas para penjual miras ilegal dengan hukuman lebih berat. Selain itu untuk mengatur peredaran miras di tempat hiburan yang diberi izin dimana pihak pengelola membayar pajak ke negara. &lt;br /&gt;Menurutnya, terkatung-katung perda miras di DPRD Samarinda tidak terlepas dari kepentingan- kepentingan wakil rakyat. "Ada tendensi politis setiap pembahasan perda. Para wakil rakyat ini sudah mau habis masa jabatannya dan meninggalkan PR. Seharusnya amanah (tugas) itu dikerjakan," kata Zaini. &lt;br /&gt;Terpisah, Ketua Kejaksaan Negeri Samarinda Sri Lestari Ujiarti mengungkapkan dalam pemusnahan barang bukti seperti miras dilakukan jaksa sebagai eksekutornya atau pelaksana. Namun begitu banyaknya barang bukti ribuan botol miras ini bukan hasil selama tahun 2008 saja tetapi barang bukti yang tidak sempat dimusnahkan.&lt;br /&gt;"Barang bukti yang disita polisi dimusnahkan atas kuasa penuntut umum yaitu jaksa dengan tetap sebagai eksekutornya. Sekarang ini, memang banyak kasus pidana umum (pidum) yang terjadi di Samarinda dan pemberantasan miras ini mudahan bisa mengurangi tindak pidana," kata Sri. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-4718290511288511952?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/4718290511288511952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=4718290511288511952' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4718290511288511952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4718290511288511952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/12/10-ribu-botol-miras-dilindas.html' title='10 Ribu Botol Miras Dilindas'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SVt1ewnKRJI/AAAAAAAAAEI/lX7M5QG_WxU/s72-c/DSCN7907.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-8999214616545544214</id><published>2008-12-22T05:55:00.001-08:00</published><updated>2009-07-22T10:19:46.469-07:00</updated><title type='text'>Wawancara Dengan Kepala Kejati Kaltim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SU-dAi3oKhI/AAAAAAAAAEA/RjwAT1wvEwI/s1600-h/DSCN2139.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SU-dAi3oKhI/AAAAAAAAAEA/RjwAT1wvEwI/s320/DSCN2139.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282613520614566418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Besar dari Kehidupan yang Jauh Hingar bingar Kota Metropolis&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;"De, tulisnya hati-hati ya," kalimat itu sering ia luncurkan kepada saya, taufik wartawan Poskota dan Fajar wartawan majalah Bongkar. Saya bertiga mewawancari pejabat setingkat Gubernur Kaltim yakni Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim Iskamto SH di ruang kerjanya. &lt;br /&gt;Kalimat-kalimat itu meluncur bukan karena mengancam atau mendikte pekerja jurnalis, tapi itu semua demi alasan kebaikan. Pertama, menurut bapak dikarunia dua anak ini tulisan wartawan sangat memberi dampak begitu dahsyatnya. "Lewat tulisan, seseorang bisa remuk..remuk dia...hancur tergenjet-genjet," kata Iskamto. &lt;br /&gt;Kedua, menurutnya lagi profesi wartawan paling ditakuti dimana pun apalagi di dunia demokrasi seperti sekarang negara Indonesia. Hal itu tak terlepas dari teknis kerja wartawan yang mengharuskan mewawancarai setiap pejabat level atas dengan setiap lini. Dan ketiga, tulisan wartawan bila salah-salah bisa merusak hubungan manusia bisa juga membawa kebaikan hubungan itu, tergantung yang menulis. &lt;br /&gt;"Saya minta tolong de, tulisnya diperhalus. Saya ini sering ceplas-ceplos tapi jangan ditulis (mentah- mentah,red). Saya tidak ingin merusak hubungan dengan orang lain (pejabat-pejabat daerah, red). Saya maunya fokus bekerja (mengusut kasus pidana di Kaltim, red)," kata Iskamto dengan isyaratkan kedua tangannya menunjuk ke wajah saya. &lt;br /&gt;Karena, kasus ditangani Kejati adalah pejabat. Lebih jauh, pria berumur 55 tahun ini membantah bila dirinya, ada apa-apanya berhubungan dengan para pejabat tinggi. Ia pun tak mau dituduh bila berkata "hati-hati menulis karena berhubungan dengan pejabat" agar tidak diusik jalinan harmonis dengan pejabat. "saya ini tidak kenal pejabat-pejabat sini..eh bukannya saya tidak kenal (atau sombong,red) tapi saya ini pokoknya kerja," kata Iskamto buru-buru menampik persepsi yang buruk. Kepala Kejati ini pun tak punya teman atau pejabat karena tak mahir bermain golf, permainan kelas atas. Apalagi datang ke tempat hiburan mewah seperti restaurant atau cafe malam kelas elit. &lt;br /&gt;Bahwa kebiasaan itu tidak terdapat dirinnya karena Bapak yang pernah menjabat Kepala Kejari Jakarta Selatan ini dibesarkan lingkungan yang jauh dari bingar-bingar kota metropolis yaitu Sumenep. &lt;br /&gt;Setiap harinya ia hidup agamis. "Pagi saya sekolah, siang saya madrasah. Sore bantu orang tua. Malam hari dengar "Yasin wal qur anul hakim"," jelas Iskamto. Tidak ada, hiburan malam cafe atau suara musik, juga tidak ada kendaraan motor mobil lewat. "Semua ada di rumah, jam 8 malam sunyi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pernah Dilempar Batu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Menjabat Kepala Kejati NTB (Nusa Tenggara Barat) tidak mudah. Masyarakatnya terkenal keras berimbas kepada keselamatan jiwanya. HIngga dirinya pernah terancam jiwanya ketika bertugas. "Mobil saya pernah dilempar batu sampai pecah. Begitu juga kantor dan rumah saya.Padahal kasus yang dituntut masyarakat, saya sudah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tak &lt;/span&gt;jelaskan ini &lt;span style="font-style:italic;"&gt;loh&lt;/span&gt; surat Kejakgung," kata Iskamto lagi-lagi tangan ikut menjelaskan dengan berpantomim mengadahkan surat. &lt;br /&gt;Pada saat kejadian itu, LSM dan anggota masyarakat menolak adanya penangguhan tahanan atas Gubernur provinsi NTB saat itu yang terlibat korupsi. "Saya sudah jelaskan bahwa kalau pejabat Gubernur tidak bisa diperiksa atau ditahan tunggu izin Presiden. Wah, tidak keluar-keluar izinnya," katanya. &lt;br /&gt;Sukamto melanjutkan ceritanya dengan bercanda. "Nah, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pas&lt;/span&gt; dia tersangka lengser menjadi mantan Gubernur. Jaksa menyikatnya. Sekarang pak Kepala Kejati sana yang menahannya," kata Iskamto yang juga berkeluh kewenangan Kejaksaan memeriksa para pejabat petinggi pemerintah daerah. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Menandatangani SP3 Mantan Presiden RI Soeharto&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu menjabat Kepala Kejari Jakarta Selatan, Iskamto secara tegas me SP3 kan kasus yayasan Supersemar dengan tersangka mantan Presiden RI Soeharto. Alasan untuk menyetujui menghentikan proses hukum itu karena tersangka sakit. "Jadi ada 11 dokter-dokter gelar profesor yang menangani kesehatan pak harto, semua di scan dan bilang secara pandangan medis pak harto sakit dan tak bisa apa-apa," cerita Iskamto. Menurutnya, SP3 itu harus jelas ketentuannya jangan sampai menggantung orang dengan proses hukum yang tidak jelas. &lt;br /&gt;Pengalaman menarik lagi, secara langsung Iskamto menyerahkan surat SP 3 kepada keluarga pak Harto. "Saya serahkan pada putrinya," katanya. Di rumah sakit, saat Sukamto menyerahkan surat tersebut, sudah ada pak Harto terbaring sakit. "Dia tidak tahu siapa pak Iskamto, pikirnya siapa. Pak Harto mungkin hanya gelengkan kepala yang sakit waktu itu," kata Iskamto bercanda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-8999214616545544214?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/8999214616545544214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=8999214616545544214' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8999214616545544214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8999214616545544214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/12/besar-dari-kehidupan-yang-jauh-hingar.html' title='Wawancara Dengan Kepala Kejati Kaltim'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SU-dAi3oKhI/AAAAAAAAAEA/RjwAT1wvEwI/s72-c/DSCN2139.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-7354636241783523233</id><published>2008-12-21T05:51:00.000-08:00</published><updated>2008-12-21T06:08:57.663-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SU5NXkylTCI/AAAAAAAAAD4/FcEwhXpAPaU/s1600-h/_DSC0131.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SU5NXkylTCI/AAAAAAAAAD4/FcEwhXpAPaU/s320/_DSC0131.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282244480360336418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Outbond bersama kru kantor Tribun Kaltim Biro Samarinda menyisakan makna yang membekas, Sabtu (6/12). Kegiatan di outdoor ini diisi dengan pemandangan alam Kebun Raya Umum Samarinda (KRUS) Unmul. Para peserta outbond menguras tenaga dengan permainan bersama. Ada dua tim bagi yaitu hijau dan biru. Saya ada di tim hijau. Kedua tim saling bersaing. &lt;br /&gt;Salah satu permainan yang disuguhkan panitia yaitu memainkan bola tennis dan bola pingpong. Mulanya mudah, bola tennis digulirkan dari satu peserta ke peserta lain. Bola digulirkan dengan alat pipa paralon yang dibagi. Peserta tak kesulitan, hanya mengarahkan alat paralon sehingga bola berjalan. Namun tingkat kesulitan bertambah, ketika Ibu Dewi, fasilitator memberi bola pingpong dan satu bola tennis lagi. “Bola tennis dijalankan seperti peraturan pertama tapi bola pingpong harus berjalan lawan arah,” teriak Ibu Dewi kepada peserta dengan pengeras suara.&lt;br /&gt;Permainan semakin sulit ketika bola pingpong bertemu dalam satu titik. Tri, berada disamping saya menerima bola. Saya pun merasa lega namun bola di posisi Tri menggulirkan ke Icha yang tengah kebingungan. Icha bingung karena menampung seluruh bola berputar di baris melingkar. &lt;br /&gt;Saya liat, Icha hanya mengayun-ayunkan pipa paralon berisi bola. Lama beberapa detik, semua peserta terperangah karena mandeknya permainan. “Ayo, harus bagaimana supaya bola (pingpong,red) bisa lewat,” teriak lagi Bu Dewi tengah berada dalam barisan lingkaran yang kami buat. &lt;br /&gt;Seoorang dari peserta menyeletuk. “Putar paralonnya,” teriak pesertanya. Icha menjadi perhatian seluruh peserta pun memutar pipa paralon tersebut. Sesuai dengan perintah ternyata usul itu berhasil, bola berjalan. Dan permainan seru bisa dilanjutkan. &lt;br /&gt;“Banyak pelajaran yang bisa diambil dari permainan ini. Kerjasama diantara peserta cukup terjalin sangat baik. Namun yang harus diperhatikan dari sikap kita mudahan tidak sama sehar-hari dan ini hanya permainan. Bahwa ada sikap kita yang menimpakan pekerjaan kepada orang lain tanpa melihat orang tersebut sudah cukup banyak&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-7354636241783523233?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/7354636241783523233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=7354636241783523233' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/7354636241783523233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/7354636241783523233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/12/outbond-bersama-kru-kantor-tribun.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SU5NXkylTCI/AAAAAAAAAD4/FcEwhXpAPaU/s72-c/_DSC0131.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-8370460096776374861</id><published>2008-12-08T03:32:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T03:37:32.375-08:00</updated><title type='text'>Potong Hewan Qurban di RPH Agar Bersih dan Efesien</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/ST0GxnnzwOI/AAAAAAAAADo/qboeE_l1J-M/s1600-h/DSCN2004.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/ST0GxnnzwOI/AAAAAAAAADo/qboeE_l1J-M/s320/DSCN2004.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277381787867398370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Sebanyak 21 ekor sapi kurban disembelih di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Tanah Merah Kecamatan Samarinda Utara,  Senin (8/12). Sapi itu di antaranya 11 ekor dari Yayasan Masjid Raya Darussalam Samarinda sedangkan 10 ekor dari yayasan Al -Khairiyah, Kelurahan Pasar Pagi Samarinda. Dua yayasan itu memilih RPH untuk menjaga kebersihan dan efektifitas bekerja saat penyembelihan hewan kurban.&lt;br /&gt;"Di RPH, alatnya sudah tersedia dan para tenaga penyembelihan sapi sangat terampil yang bisa dipekerjakan sehingga pemotongan hewan kurban cepat selesai dan dapat segera dagingnya dibagikan ke warga tidak mampu," ujar Ketua Yayasan Masjid Raya Darussalam, KH Saleh Nafsi.&lt;br /&gt;Menurutnya, penyembelihan di halaman masjid dengan jumlah ekor sapi begitu banyak mengkhawatirkan akan mengotori halaman masjid dan borosnya tenaga pekerja. "Di masjid, banyak warga yang ingin membantu tapi tidak efektif karena daging harus dibagikan pekerja," kata Saleh.&lt;br /&gt;Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia kurban yayasan Al-Khairiyah, Hazmi. Ia mengatakan pihaknya telah lama menjalankan proses penyembelihan hewan kurban di RPH. "Kami sudah lima tahun melakukan pemotongan hewan kurban di sini (RPH) sedangkan tenaga pekerjanya dari anggota yayasan yang berprofesi pedagang daging di Pasar Pagi. Mereka sangat paham memotong, menguliti, dan membagikan daging.," katanya.&lt;br /&gt;Pantauan Tribun, panitia dari masjid raya Darussalam memotong hewan qurbannya di ruangan tertutup dengan dibantu langganan para pekerja RPH. Sedangkan panitia dari keluarga besar Al Khairiyah memiliih ruangan terbuka. Ruangan pemotongan hewan terdiri tiang-tiang kayu kokoh terdiri semen di bagian bawahnya. Tiang itu untuk dimanfaatkan untuk pegangan tali menarik sapi yang akan direbahkan.&lt;br /&gt;"Sapi harus direbahkan terlebih dahulu. Kedua kakinya diikat yang disambungkan ke tiang. Agar tak bergerak, kepalanya di tekan ke lantai untuk bisa disembelih. Sebelum disembelih dibacakan doa kemudian dipotong bagian lehernya hingga terpisah. Sapi kemudian dipotong empat bagian dan dikuliti. Ada dua timbangan dan pekerja memotong daging untuk dibagi secara rata dimasukan dalam setiap bungkusan," jelas Hazmi. (m20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia Pembagian Daging Qurban Kewalahan&lt;br /&gt;* Hadapi Puluhan warga berdesakan antre di Seketariat Masjid Raya Darussalam&lt;br /&gt;* Sebar 1300 bungkus isi daging &lt;br /&gt;SAMARINDA, TRIBUN - Panitia pelaksana pembagian daging hewan qurban merasa kewalahan dengan banyaknya antrean warga yang berdesakan di pintu seketariat Masjid Raya Darussalam, Pasar Pagi, Samarinda, Senin (9/12). Antrean terjadi sejak pukul 10.00 sampai pukul 16.00 usai sholat Ashar.&lt;br /&gt;Pantauan Tribun, setiap dibuka pintu seketariat dan panitia ingin membagi daging qurban. Spontan warga bergerak mengerubuti panitia. Pengantre terdiri laki-laki dan perempuan dewasa dan anak berdesakan tak menghiraukan himbauan untuk antre secara tertib. Bahkan diantara mereka ngos- ngosan seperti kehabisan napas. Maklum, penerima hewan qurban saling dorong-dorongan badan hingga terjepit. &lt;br /&gt; "Mereka (yang berdesakan,red) sebenarnya takut tak kebagian, padahal panitia sudah menyiapkan bungkusan daging. Dari qurban kali ini Allhamdulillah mencapai 1300 bungkus daging. Setiap bungkusnya daging dibagi seberat lima Ons atau 0,5 kg dan kita bagikan secara merata," kata H Arnani, Seketaris Yayasan Masjid Raya Darussalam Samarinda. &lt;br /&gt;Menurutnya,  warga yang datang mengantre di Masjid Raya tak hanya dari lingkungan sekitar Citra Niaga dan Pasar Pagi saja namun ada juga dari luar daerah tersebut. Hal itulah membuat membludaknya warga antre. "Mereka sudah tahu setiap tahunnya ada pembagian di masjid ini, makanya datang terus kesini untuk mendapat jatah daging hewan quran," kata Arnani. &lt;br /&gt;Pembagian daging hewan qurban oleh panitia memakai dua sistem, yakni sistem kupon dengan 5-10 bungkus setiap penerima dari lembaga seperti pengurus masjid, mushola, pondok pesantren dan sistem pembagian bungkusan secara langsung kepada warga tidak mampu yang mengantre di masjid. &lt;br /&gt;"Kami sulit mas mau menerapkan pembagian daging hewan qurban semuanya memakai sistem kupon untuk mencegah warga tidak mengantre berdesakan. Kesulitannya mencocokan jumlah kupon yang panitia bagi sesuai dengan jumlah daging qurban tersedia. Kalau daging qurban dibagi ternyata kurang, bisa-bisa warga memegang kupon protes menuntut," kata Arnani. &lt;br /&gt;Terpisah, salah seorang penerima daging qurban, Murdiah, 35, mengatakan ia bersama anaknya mengantre di masjid raya sejak pukul 10.00 pagi dan baru mendapatkan jatah daging qurban pukul 16.00. "Itu pun harus berdesakan dengan pengantre yang lainnya," katanya sambil menunjukan tangan dicap tinta dengan sedikit bekas luka gesekan. &lt;br /&gt;Murdiah cukup beruntung mendapat jatah dari panitia pembagian daging qurban Masjid Raya. Hal itu tidak dengan beberapa warga yang putus asa dan pulang tanpa mendapat jatahnya mendapatkan berkah daging qurban. "Ada dua anak-anak tetangga saya datang kesini nggak dapat daging. Dia kecapekan terus pulang. Kasihan juga nggak dapat, mungkin nanti jatah suami saya saja diberikan ke mereka," katanya.&lt;br /&gt;Masalah warga tidak mampu mendapat jatah daging qurban, panitia pelaksana menegaskan bahwa hal itu tak terjadi karena jatahnya sudah disiapkan dan tidak akan kehabisan. "Mereka pasti dapat jatahnya, karena sudah disiapkan panitia. Kami bekerja membagikan daging qurban sampai malam pukul 22.00, Senin (8/12). Kalau sampai ada pengantre yang tidak dapat jatah disebabkan rasa tidak sabar dan pulang meninggalkan antrean," kata Arnani. (m20/top)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-8370460096776374861?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/8370460096776374861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=8370460096776374861' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8370460096776374861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8370460096776374861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/12/potong-hewan-qurban-di-rph-agar-bersih.html' title='Potong Hewan Qurban di RPH Agar Bersih dan Efesien'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/ST0GxnnzwOI/AAAAAAAAADo/qboeE_l1J-M/s72-c/DSCN2004.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-6721555578798688571</id><published>2008-12-05T07:02:00.000-08:00</published><updated>2008-12-05T07:07:58.288-08:00</updated><title type='text'>Tidak Tertekan Untuk Berantas Judi dan Premanisme</title><content type='html'>SAMARINDA, TRIBUN - Kapoltabes Samarinda Kombes Pol Kamil Razak, pukul 14.00, Jumat (5/12) memberi pengarahan kepada seluruh jajaran bawahannya pangkat perwira dan bintara di gedung Serba Guna Poltabes Samarinda.&lt;br /&gt;Selama dua jam, ia menekankan visi misi kedepan untuk pemberantasan judi dan premanisme. "Selain melanjutkan visi misi Kapolri dan Kapolda yang telah berjalan, saya melaksanakan tugas prioritas yaitu pemberantasan judi dan premanisme," kata Kamil. &lt;br /&gt;Sementara itu, pemberitaan mengenai dirinya mengganti Kapoltabes Samarinda Kombes Pol Nasib Simbolon yang menjabat lima bulan terkait lemahnya pemberantasan judi, ia merasa tidak tertekan. Dengan tugas barunya itu ia tetap menjalankan pemberantasan judi di Samarinda.  &lt;br /&gt;"Saya tidak ada dapat tekanan dari siapapun untuk berantas judi, saya menjabat ini atas tugas pokok kebijakan pimpinan berdasar Undang-Undang. Pemberantasan judi dilakukan juga karena sudah membuat masyarakat resah," kata Kamil.&lt;br /&gt;Sementara itu, mantan Kapoltabes Samarinda Kombes Pol Nasib Simbolon berada di Jakarta secara mengejutkan menghubungi Tribun kemarin sekitar pukul 14.00. Inti dari pembicaraan, Nasib mengutarakan ucapan perpisahan dan terima kasih kepada pers. &lt;br /&gt;Ia juga menjelaskan bahwa kemajuan Poltabes Samarinda yang telah dicapai sudah cukup baik selama ia pimpin Poltabes. "Allhamdulillah, selama saya di Samarinda, kondisi keamanan cukup lancar. Mulai dari pengamanan PON, Porcanas hingga Pilgub Putaran kedua. Selain itu juga ada kasus besar narkoba terungkap dan kasus pembunuhan sadis di Palaran," jelas Nasib. &lt;br /&gt;Melanjuti tugas Kapoltabes Samarinda yang baru, Kamil  menjelaskan bahwa polisi dalam menindak pelaku kejahatan judi maupun premanisme selalu berpegang pada hukum positif. Hal ini terkait modus judi yang terselubung."Motifnya apa itu harus dibuktikan, kami melihat dari hukum positif. Apabila memenuhi unsur pelanggaran pidana kita tindak. Taruhan dengan uang itu sudah bukti judi," kata Kamil. &lt;br /&gt;Judi seringkali sulit dibuktikan pelanggarannya, namun untuk menjerat pelakunya maka harus tertangkap tangan. Uang dan rekapan juga sudah cukup untuk polisi menjadikan barang bukti mendukung menjerat para pelaku kejahatan judi. &lt;br /&gt;Kapoltabes Samarinda yang baru berharap ada laporan masyarakat yang masuk untuk tidak membiarkan praktek judi dan premanisme. Informasi sekecil apapun sangat berarti untuk penyelidikan tindakan polisi terhadap dua kejahatan tersebut. Ia bahkan memberikan nomor HPnya yang bisa dihubungi anggota masyarakat. &lt;br /&gt;Selain untuk melapor ada praktek judi dan premanisme. Nomor HP tersebut juga untuk warga yang melapor bila melihat anggota polisi bertindak menyimpang. "Hubungi ke nomor saya 081323005619. Jangan hanya bicara saja polisi membekingi judi, segera laporkan ke saya kalau ada," kata Kamil. &lt;br /&gt;Polisi dalam bertindak pemberantasan judi melakukan tahap penyelidikan atas dasar informasi atau laporan masyarakat. "Penyelidikan mulai dari hal kecil kan kemudian kita mendapat yang besar. Apalagi laporan itu berada di wilayah hukum Samarinda akan kita tindak. Polisi juga perlu bukti permulaan cukup untuk menangkap atau menahan seseorang," kata Kamil. (m20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kehadiran Polisi Bakal lebih lama berada di Masyarakat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Untuk melaksanakan tugas barunya, selain memberantas judi dan premanisme. Kapoltabes Samarinda Kombes Pol Kamil Razak menyatakan akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan fungsi setiap harinya personil anggota polisi dari perwira dan bintara lebih lama berada ditengah masyarakat. Hal itu untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat dengan menciptakan rasa aman. &lt;br /&gt;Kamil mencontohkan tugas rutin setiap hari yang dilaksanakan anggota polisi Samarinda adalah mengikuti upacara dan langsung berangkat ke lapangan. "Upacara jam tujuh pagi setiap hari, polisi langsung melaksanakan tugasnya di lapangan dengan memberikan pelayanan penjagaan ketertiban dankeamanan di masyarakat (fasilitas umum)," katanya.&lt;br /&gt;Selain sering berada di lapangan dan tengah masyarakat. Poltabes Samarinda juga melaksanakan sistem pengawasan berjenjang internal. Sistem itu adalah perwira mengawasi bintara sedangkan jenjang lebih atas akan mengawasi perwira. "Pengawasan itu tindak dan prilaku yang menyimpang bagi anggota polisi. Kami komitmen terhadap perintah pimpinan dan Kapolri sudah tegas tanpa kompromi. Bagi yang melanggar akan ditindak," kata Kamil. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-6721555578798688571?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/6721555578798688571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=6721555578798688571' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6721555578798688571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6721555578798688571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/12/tidak-tertekan-untuk-berantas-judi-dan.html' title='Tidak Tertekan Untuk Berantas Judi dan Premanisme'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-2831006286918229212</id><published>2008-11-22T07:21:00.000-08:00</published><updated>2008-11-22T07:38:41.289-08:00</updated><title type='text'>Resedivis Spesialis Spare Part Ditangkap</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 10"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 10"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cwar1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1026"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;BALIKPAPAN-&lt;/b&gt; Rustam (35), warga Kelurahan Baru Tengah Balikpapan Barat, aru 2 bulan bebas dari rumah tahanan (rutan) tertangkap lagi karena mencuri spare part mobil, Kamis (20/11) malam di Manggar, Balikpapan Timur.Aksi kejahatan Rustam tergolong unik dibandingkan dengan pencuri lain. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Pasalnya, yang dicuri hanya barang-barang di dalam mobil yang mudah dijual. Seperti aki, dongkrak, ban serep atau tape mobil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dalam beraksi, dia selalu sendiri dan mengincar mobil-mobil parkir. &lt;/span&gt;Sebelum diambil barang-barangnya, Rustam selalu membawa jalan mobilnya tersebut sambil memerhatikan barang-barang yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ada di dalam mobil.&lt;br /&gt;Setelah apa yang dicari sudah didapat, Rustam meninggalkan mobil curiannya di pinggir jalan. Jika tidak ditemukan barang yang mudah diambil, dia juga meninggalkan seenaknya di pinggir jalan.“Tersangka hanya mencari barang yang mudah dijual dan uangnya buat makan. Sama seeprti kasusu sebelumnya. Kalau dulu h&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSgm7L4w_1I/AAAAAAAAADY/V6f_YgYo8u0/s1600-h/100_5083.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSgm7L4w_1I/AAAAAAAAADY/V6f_YgYo8u0/s320/100_5083.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5271506162082185042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;anya mobil-mobil angkutan, sekarang semua jenis mobil yang tua,” kata Kasat Reskrim AKP Dedy Murti Hariadi, Jumat (21/11).Barang bukti hasil kejahatan berupa mobil Toyota Kijang KT 2405 AA ditemukan di belakang Pos Polisi Damai.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tersangka hanya mengambil aki mobil dan sudah menjualnya.Sedangkan satu unit &lt;i style=""&gt;pick up&lt;/i&gt; ditemukan pemiliknya sendiri di Jl Jenderal Sudirman, Damai, Balikpapan Selatan. Namun mobil itu tidak kehilangan barang-barangnya.Saat ini Rustam masih ditahan di Mapolresta Balikpapan untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Kami masih kembangkan penyidikan karena banyak yang melaporkan kehilangan mobil,” ungkap Dedy.Sementara itu, Suwartoyo (30) ditangkap anggota Polsek Handil, Kutai Kertanegara, Kamis (20/11) karena mmebawa motor curian. Terungkapnya motor curian tersebut bermula saat tersangka tabrakan di Handil.&lt;br /&gt;Warga perantauan asal Jawa Timur itu tidak bisa menunjukkan surat-suratnya kepada petugas. Ketika ditanya dia mengakui motor Supra X KT 4534 LI tersebut dicuri di Gunungsari, Balikpapan Tengah pada pagi harinya.&lt;br /&gt;Toyo yang diserahkan ke Mapolresta Balikpapan tersebut mengaku jika motor tersebut diambil karena kuncinya masih menggantung. Dia tidak berniat menjual, namun hanya dipakai jalan-jalan.&lt;br /&gt;Setelah disusut oleh penyidik, tampaknya tersangka sedang mengalami depresi berat atau stres. “Kita periksa dulu, kalau memang tersangka mengalami gangguan jiwa ya diserahkan ke Kantor Pemberdayaan Masyarakat,” kata Dedy  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-2831006286918229212?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/2831006286918229212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=2831006286918229212' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/2831006286918229212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/2831006286918229212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/resedivis-spesialis-spare-part.html' title='Resedivis Spesialis Spare Part Ditangkap'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSgm7L4w_1I/AAAAAAAAADY/V6f_YgYo8u0/s72-c/100_5083.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-3546458101353857222</id><published>2008-11-21T06:32:00.000-08:00</published><updated>2008-11-21T08:09:54.016-08:00</updated><title type='text'>Rumah Tersangka Ayah Perkosa Anaknya Telah Kosong</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSbItDnCpPI/AAAAAAAAADQ/KFKSvnYkIJo/s1600-h/000_0491i.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSbItDnCpPI/AAAAAAAAADQ/KFKSvnYkIJo/s320/000_0491i.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5271121090272470258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; MENYUSURI perkampungan rumah tersangka, DK, seorang ayah yang memperkosa putrinya yang tinggal di Jalan Wiyata, RT 6 Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan terlihat deretan rumah yang sederhana. Rumah beratap rendah dihuni 56 KK cukup banyak. Rumah keluarga DK berada disamping landasan pacu pesawat udara dalam keadaan terkunci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah itu berlantai dua terdiri bangunan beton batu lantai pertama dan kayu pada bagian lantai kedua. Tetangga tersangka dan korban terlihat duduk santai di depan rumahnya masing-masing. Meski sedang santai, ramah dan canda mereka merasa malu terjadinya perbuatan bejat seorang ayah adalah tetangganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya jangan ditanya soal itu karena aib kan jangan dibuka. Sejak kemarin, rumah korban sudah kosong. Tidak tahu kemana pergi istrinya (DK). Anak-anaknya juga sudah tidak ada di rumah," kata seorang warga tak ingin namanya disebutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersangka DK dikenal tetangganya seorang baik prilakunya. Keluarga DK dikaruniai enam anak. Untuk menafkahinya, DK bekerja di perusahaan namun tak lama dan ia selalu berganti pekerjaan. Terakhir tersangka menyelami profesi sopir angkot cadangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Tribun menghubungi sejumlah tokoh masyarakat setempat enggan berkomentar atas kejadian memilukan korbannya anak dibawah umur. Ketua RT dan wakilnya merasa kecolongan adanya pemerkosaan ayah kepada sang anak. Bahkan mereka ikut resah dan stress memikirkan keluarga tersangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya mendengar sore hari jam tujuh, malam itu juga saya tidak bisa tidur. Selama dua hari saya susah makan. Mau minum pun terasa sesak dan tidak bisa saya telan," keluh pria berumur 56 tahun yang menjadi ketua RT, di tempat tinggal tersangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersangka DK (40), melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap Putri (nama samaran) tahun 2006. Saat itu korban berusia 12 tahun dan duduk di kelas 5 SD. Tindakan bejatnya diketahui saat ini, ketika Putri duduk di bangku SMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban didampingi keluarganya melaporkan ke Polresta Balikpapan, Sabtu (15/11) lalu. Akibat perbuatan yang tidak terpuji itu, DK dijebloskan ke tahanan Mapolresta Balikpapan. Ia menjalani proses hukum untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersangka DK berada di tahanan Mapolresta Balikpapan menyesali perbuatan dilakukannya dua tahun lalu. Ia tega melakukan perkosaan terhadap anaknya akibat tak tahan menahan nafsu. Ketika terjadi perkosaan korban berada di rumah dan tersangka yang pulang kerja melihat seorang anaknya perempuan sedang menonton televisi. Tersangka lalu mendekati korban dan memperkosanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tersangka DK dijerat dengan pasal 287 ayat 1, 290, dan 294 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 82 Undang-undang No 23 Tahun 2003 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun," kata Kasat Kasat Reskrim AKP Dedy Murti Hariadi, Jumat (21/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terungkapnya kasus yang sudah berlangsung selama 2 tahun tersebut bermula ketika Putri menceritakan kejadian itu ke pacarnya berinisial JM. Lantas JM menceritakan ke paman korban, hingga mereka sepakat melaporkan ke polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa itu pertama kali terjadi pada Desember 2006, pada malam takbiran sekitar pukul 23.00 Wita. Saat itu, Putri sedang menonton televisi di ruang tamu bersama adiknya yang masih berusia 3 tahun. DK pulang ke rumah melihat korban menonton televisi. Kejadian itu terulang lagi pada Mei 2007 dan Juni 2007. Kasus ini lalu ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-3546458101353857222?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/3546458101353857222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=3546458101353857222' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3546458101353857222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3546458101353857222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/rumah-tersangka-ayah-perkosa-anaknya.html' title='Rumah Tersangka Ayah Perkosa Anaknya Telah Kosong'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSbItDnCpPI/AAAAAAAAADQ/KFKSvnYkIJo/s72-c/000_0491i.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-5573744329588196501</id><published>2008-11-20T07:57:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T08:01:59.510-08:00</updated><title type='text'>Hiu Menabrak Perahu Nelayan Teritip</title><content type='html'>KAWASAN pesisir Pantai Tritip, Balikpapan Timur, gempar. Dalam beberapa hari ini sejumlah nelayan dan para pembudidaya rumput laut, merasa cemas sejak munculnya seekor ikan hiu yang sirip  ekornya memiliki ketinggian sekitar setengah meter. Perburuanpun segera dilakukan. Hasilnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADALAH Dewa, satu dari sekian saksi mata yang melihat binatang buas itu berkeliaran di bawah perahunya. Sore itu ia bermaksud ke lokasi pembudiyaan rumput laut yang ia k&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSWJsdFj5HI/AAAAAAAAADI/lraeONDhAEw/s1600-h/still0009.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSWJsdFj5HI/AAAAAAAAADI/lraeONDhAEw/s320/still0009.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270770335722234994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;elolanya. Menumpang perahu kayu bercat merah putih, Dewa bergerak sendiri ke tengah laut. Di tengah perjalanan, ia melihat seekor ikan hiu melintas di sekitar perahunya. "Perahu saya sempat bergetar akibat ditabrak ikan hiu," kenangnya. Karena ketakutan, Dewa tak berani melaut. Ia balik kandang dan menceritakan kejadian itu kepada rekan-rekannya.&lt;br /&gt;Pengalaman yang sama juga dialami Ardiansyah. Pria berpostur jangkung itu mengaku sempat ketakutan ketika perahu yang ditumpanginya seorang diri, tiba-tiba ditabrak seekor hiu. "Perahu saya nyaris terbalik. Tubuh ikan itu kira-kira besarnya seperti drum. Saya bergegas balik ke pantai, gara-gara perahu yang saya tumpangi ditabrak hiu," tutur Ardiansah.&lt;br /&gt;Ceritanya, siang itu ia seorang diri pergi melaut. Saat perahunya berada di tengah laut, tiba-tiba ia melihat sirip hiu yang tinggi diperkirakan setengah meter lebih. Binatang itu lalu menabrak perahunya dari bawah. Bahkan, perahu yang ia tumpangi nyaris terbalik. "Saya sendiri mau jatuh ke laut. Untungnya saya bisa mengimbangi," kata Ardi.&lt;br /&gt;Sementara itu, pencarian ikan diduga hiu berlangsung kemarin siang. Tim beranggotakan tiga orang yaitu staf Kelurahan Teritip Ahmad, Ketua RT 29 Johan dan nelayan setempat Nanang. Mereka bertiga berangkat dari sungai Aji Raden sekitar pukul 09.00 pagi menuju kawasan munculnya ikan hiu.&lt;br /&gt;Sedangkan  Pak Lurah Teritip, Siswanto dan stafnya berjalan kaki lewat darat menuju pantai. Kawasan ditemui ikan hiu berada di pesisir pantai yang terletak persis belakang Wisata Penangkaran Buaya Teritip.Sebelum menuju pantai terdapat hutan mangrove dan tambak milik warga. Sedangkan disisi pantai terdapat "gosongan tinggi" sebutan daratan terbentuk bebatuan karang laut.&lt;br /&gt;Cukup lama berkeliling di pesisir pantai Teritip yang sedang surut. Beberapa lokasi dijumpai ikan hiu oleh nelayan disinggahi. Mereka berdiri dan melihat ke dasar laut. Tak ada tampak hewan laut menyerupai ikan hiu. Cuaca siang hari sekitar pukul 12.00 mewarnai pencarian binatang buas yang meresahkan warga.&lt;br /&gt;"Informasi awalnya dari masyarakat bahwa ada ikan hiu menabrak perahu nelayan sore hari, Rabu (19/11). Staf kelurahan saya juga mendengar kabar ada ikan hiu tersebar di masyarakat waktu itu," kata Kepala Lurah Teritip, Siswanto, Kamis (20/11).&lt;br /&gt;Informasi tersebut menjelaskan ada warga yang melihat secara langsung ikan hiu berkeliaran di bawah perahunya saat di tengah laut. Warga juga ada yang melihat secara langsung sirip ikan, ciri khas ikan hiu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apabila ada yang mengalami persis seperti informasi ini. Agar menghindar dan segera menepi ke pantai. Kami dari unsur Kelurahan Teritip, Polisi Masyarakat (Polmas) dan Trantib sudah melakukan pengecekan info yang langka ini," kata Siswanto menjabat dua tahun sebagai lurah di Teritip.&lt;br /&gt;Menurutnya, kehidupan aktifitas nelayan tidak akan ikut terganggu dengan kabar dan kejadian gangguan ikan hiu. Pihaknya juga sudah mengadakan evaluasi bersama Polsek dan Kecamatan Balikpapan Timur di sela rapat koordinasi rutin, kemarin.&lt;br /&gt;"Saya juga telah melaporkan kepada Dinas Perikanan Balikpapan apa betul nggak adanya ikan hiu di pesisir pantai Balikpapan. Nyatanya, mereka juga baru tahu. Tapi rencananya kami akan terus menggali informasi ikan hiu yang mengganggu nelayan," kata Siswanto. (bec/m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-5573744329588196501?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/5573744329588196501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=5573744329588196501' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5573744329588196501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5573744329588196501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/hiu-menabrak-perahu-nelayan-teritip.html' title='Hiu Menabrak Perahu Nelayan Teritip'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSWJsdFj5HI/AAAAAAAAADI/lraeONDhAEw/s72-c/still0009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-8187004609928978794</id><published>2008-11-19T06:34:00.000-08:00</published><updated>2008-11-19T06:42:10.604-08:00</updated><title type='text'>Sumur bor Semburkan Gas &amp; Lumpur</title><content type='html'>BALIKPAPAN, TRIBUN - Semburan gas dan lumpur terjadi lagi di sumur milik warga Sukadi (56) di Jalan Mulawarman Gang Barokah RT 14 Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur, Rabu (19/11). Semburan tersebut awalnya mengeluarkan air tanah dengan ketinggian kaki orang dewasa sejak pukul 12.00 dini hari.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSQlRJ8yH4I/AAAAAAAAAC4/OsNCv0Lme6I/s1600-h/01_Semburan+lumpur+dan+gas+di+Kelurahan+Lamaru_M+Yamin_06.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSQlRJ8yH4I/AAAAAAAAAC4/OsNCv0Lme6I/s320/01_Semburan+lumpur+dan+gas+di+Kelurahan+Lamaru_M+Yamin_06.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270378440589188994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penyebab terjadinya semburan ini akibat pembangunan sumur bor. Sukadi mengaku ia membangun sumur bor sejak Senin lalu (17/11). Pembangunan sumur tersebut membuat saluran pipa dengan kedalaman sekitar 48 meter dari permukaan tanah dan air yang keluar masih air tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sejak kemarin, semburan air bercampur lumpur mengandung gas perlahan-lahan keluar semakin kencang. "Mulai pukul 2.00 dini hari, semburan air semakin kencang dan tingginya mencapai 12 meter. Saya dan warga disini khawatir dan melapor ke Polsekta Balikpapan Timur," kata Sukadi, pemilik sumur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi mendapat laporan bergegas mendatangi lokasi titik semburan. Petugas pun mengamankan lokasi dengan memasang tanda police line. Garis polisi tersebut dipasang pada titik semburan  dengan jarak radius sekitar lima meter. Selain itu polisi juga bergegas melaporkan ini ke pihak Pertamina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada empat orang petugas Pertamina yang datang sekitar pukul 03.00 dini hari. Kata mereka semburan ini tidak berbahaya cuma mengandung gas sekitar 10 persen di dalam air tanah," kata Sukadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selama empat hari membuat sumur bor tidak terjadi apa-apa. Apalagi adanya tanda-tanda semburan gas atau air. Tapi kemarin baru terjadi semburan. Sebenarnya sumur bor ini rencananya untuk kebutuhan air di daerah rumah saya karena sulit mendapatkan air," kata Sukadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin siang, warga sekitar mulai berdatangan untuk melihat titik semburan hanya tinggal sekitar ketinggian 4 meter. Tidak ada warga ingin mendekat, semburan gas dan lumput mengotori lokasi sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan Tribun, titik semburan gas dan lumpur terletak bagian sumur bor disampingi rumah milik Sukadi. Bagian pipa paralon menyalurkan air tanah, pecah. Pada bagian pipa terdengar suara semburan cukup keras bersahutan. Lumpur yang keluar dari tanah mirip "lumpur Lapindo" berwarna abu-abu cairan kental terus menerus mengalir ke lokasi sekitar titik semburan.   (m20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Pernah Dilarang Membangun Sumur Bo&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kapolsekta Balikpapan Timur Iptu Fitriadi mengatakan pihaknya telah mengamankan lokasi titik semburan lumpur dan air sejak pukul 02.00 dini hari, Rabu (19/11). Ia mendapat laporan dari warga bahwa semburan tersebut dari sum&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSQlRv4567I/AAAAAAAAADA/WC54lSmYtWk/s1600-h/01_Semburan+lumpur+dan+gas+di+Kelurahan+Lamaru_M+Yamin_01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 180px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSQlRv4567I/AAAAAAAAADA/WC54lSmYtWk/s320/01_Semburan+lumpur+dan+gas+di+Kelurahan+Lamaru_M+Yamin_01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270378450773470130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ur bor semakin lama semakin kencang mengeluarkan gas dan lumur ke atas permukaan tanah. "Sementara ini kami amankan dulu lokasi titik semburan gas dan lumpur. Kami juga menghubungi pihak Pertamina yang mempunyai ahli bidang minyak dan gas meneliti kejadian ini. Penyebab semburan diduga adanya pembangunan sumur bor air tanah dengan kedalaman 48 meter," kata Fitriadi, Rabu (19/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Fitriadi, sejak tahun 1980 sebenarnya sudah ada himbauan di wilayah pantai Lamaru terutama daerah rumah warga Sukadi di RT 14 Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur untuk tidak membangun sumur bor. "Ada beberapa kasus terjadinya semburan gas dan lumpur beberapa waktu lalu. Penyebabnya sama, karena warga melakukan pengeboran ke dalam tanah ," kata Fitriadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun warga yang sadar dan sudah mengetahui adanya kandungan gas dalam tanah seringkali melupakannya karena desakan kesulitan kebutuhan air. Warga terpaksa mencari cara yang mudah mendapat air yaitu membangun sumur bor untuk kebutuhan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, seorang warga mengakui bahwa daerah rumah tinggalnya di pantai lamaru sangat sulit mendapat air padahal kebutuhan primer satu ini sangat penting untuk kehidupan sehari-hari. "Disini seminggu pernah warga tidak mendapat air. Kami sangat kesulitan kalau tidak membuat sumur bor untuk pasokan air," kata Ardiman, warga setempat, RT 14 Kelurahan Lamaru. (m20)&lt;img src="file:///Z:/KHOLISH%20CHERED/11.%20November%202008/DSCN0779.JPG" alt="" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-8187004609928978794?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/8187004609928978794/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=8187004609928978794' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8187004609928978794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/8187004609928978794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/sumur-bor-semburkan-gas-lumpur.html' title='Sumur bor Semburkan Gas &amp; Lumpur'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSQlRJ8yH4I/AAAAAAAAAC4/OsNCv0Lme6I/s72-c/01_Semburan+lumpur+dan+gas+di+Kelurahan+Lamaru_M+Yamin_06.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-1357630012364631717</id><published>2008-11-18T09:45:00.000-08:00</published><updated>2008-11-18T09:47:16.528-08:00</updated><title type='text'>Congkel Jendela Pencuri  Bawa Kabur 9 Jam Tangan</title><content type='html'>* Pencurian rumah kosong kembali terjadi&lt;br /&gt;BALIKPAPAN, TRIBUN - Pencurian rumah kosong kembali terjadi. Kali ini korbannya Tomy, seorang Humas perusahaan minyak dan gas, pemilik rumah di perumahan elit No HE10, RT 26 Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan. Pencurian terjadi sekitar pukul 11.00, Selasa (18/11) dimana pelaku membawa kabur sembilan jam tangan, laptop, kamera digital dan sejumlah perhiasan emas. Kerugian diperkirakan Rp 25 juta.&lt;br /&gt;"Istri saya pertama kali yang mengetahui ada pencurian. Dia pulang ke rumah sudah dalam keadaan berantakan. Ada tiga kamar yang dibongkar pencuri. Istri saya langsung menghubungi saya," kata Tomy, Selasa (18/11).&lt;br /&gt;Saat kejadian, Tomy sedang bekerja ke kantor sedangkan istrinya pergi keluar rumah. Pelaku pencurian masuk ke dalam rumah korban melalui jendela. Ventilasi udara itu terkunci dicongkel paksa menggunakan benda tajam. Ini terbukti dari bekas rusak bagian les jendela yang terbuat dari kayu.&lt;br /&gt;Jendela yang tidak berteralis besi ini menjadi tempat masuk dan keluar pelaku pencurian. "Memang jendela rumah kami tidak berteralis besi namun perlu tolong pengelola perumahan memperhatikan aspek keamanannya karena kasihan penghuninya," kata Tomy.&lt;br /&gt;Rumah Tomy dan keluarganya berada di perumahan yang relatif tenang dan sepi. Ia dan warga  lainnya tinggal di sebuah perumahan elit mendapat pelayanan keamanan sekuriti dari pos penjagaan yang terdapat di gerbang utama akses keluar masuk jalan raya umum.&lt;br /&gt;Terpisah, Kanit Reskrim Polsekta Balikpapan Selatan Iptu Ardian mengatakan pihaknya sedang menyelidiki kasus ini dan belum bisa memberi keterangan lebih lanjut. "laporan korban belum saya terima, nantinya kalau sudah ada baru bisa kita tindak lanjuti," kata Ardian.&lt;br /&gt;Sebelumnya, seperti diberitakan Tribun. Pencurian rumah kosong terjadi bulan Oktober lalu di rumah warga bernama Lilik, Jalan Video yang kehilangan perhiasan emas berlian senilai Rp 100 juta lebih. Dan korban kedua, Nur Hayati warga Jalan MT Haryono Gang Mufakat II menderita kerugian Rp 30 Juta setelah perhiasan emasnya hilang dibawa kabur. Kedua rumah korban dirusak pelaku pencurian.&lt;br /&gt;Dari pemeriksaan kepolisian terhadap pencurian, motif melakukannya karena para tersangka ingin mengambil jalan pintas mencari penghasilan karena tidak mendapat kerja. Disisi lain, tuntutan kebutuhan hidup meningkat.  (m20)&lt;br /&gt;Himbauan&lt;br /&gt;1. Usahakan tidak menyimpan atau meletakan perhiasan berharga emas-berlian berlebihan di            lemari atau kamar di dalam rumah.&lt;br /&gt;2.  Saat meninggalkan rumah, usahakan dalam keadaan terkunci dengan kunci ganda pengaman    (teralis besi atau gembok pagar dan pintu)&lt;br /&gt;3. Informasikan kepada tetangga atau pos pengamanan terdekat bila sedang meninggalkan rumah&lt;br /&gt;4. Laporkan setiap kejadian pencurian dengan segera ke Pos Polisi terdekat atau  Polsekta di tiap        wilayah&lt;br /&gt;Sumber: Polresta Balikpapan (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-1357630012364631717?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/1357630012364631717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=1357630012364631717' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/1357630012364631717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/1357630012364631717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/congkel-jendela-pencuri-bawa-kabur-9.html' title='Congkel Jendela Pencuri  Bawa Kabur 9 Jam Tangan'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-6237568040183586056</id><published>2008-11-16T07:05:00.001-08:00</published><updated>2008-11-16T07:07:45.298-08:00</updated><title type='text'>Dua Gudang Beras dan Toko Grosir Kosmetik Hangus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSA3MCJOfTI/AAAAAAAAACw/vkX_VunIRI0/s1600-h/DSC02032.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 595px; height: 446px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSA3MCJOfTI/AAAAAAAAACw/vkX_VunIRI0/s320/DSC02032.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269272243897007410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* Kebakaran TPS Pandan Sari pukul 12.00 dinihari&lt;br /&gt;BALIKPAPAN, TRIBUN - Kerugian materi akibat kebakaran di blok C Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Pandasari cukup besar. Menurut sejumlah korban kebakaran, ada dua gudang penyimpanan beras terbakar. Masing-masing jumlah barang terbakar sekitar 400 dan 450 karung beras. Selain itu ada satu toko sekaligus gudang menderita kerugian terbesar yaitu grosir komestik.&lt;br /&gt;"Saya mendapat kabar toko Haji Rusli (pemilik toko grosir komestik) terbakar. Saya pelanggan setianya karena barangnya bagus dan berasal dari banjar," kata Anto (30) saat berada di lokasi kebakaran.&lt;br /&gt;Gudang beras berada di dalam blok kios pasar tersebut. Sedangkan toko kosmetik terletak di depan bangunan hangus terbakara rata dengan tanah. Tak ada barang yang bisa diselematkan. Letak blok C berada di dalam pasar menyulitkan petugas pemadam kebakaran. &lt;br /&gt;Kebakaran menghanguskan blok C TPS (tempat penampungan sementara) Pasar Pandan Sari sekitar pukul 23.00, Minggu (16/11) ketika sedang warga berisitrahat pulang ke rumahnya. Api menghanguskan bangunan kayu yang dihuni 174 petak beserta isinya. Kerugian dari kebakaran mencapai ratusan juta rupiah.&lt;br /&gt;Kemarin siang, teriknya panas matahari tak menyurutkan warga sekitar pasar mengais puing bekas kebakaran. Salah seorang warga mendapati barang dagangan berupa plastik yang bisa digunakan kembali. Ada juga satu tas kresek berisi uang logam recehan.&lt;br /&gt;Seorang korban kebakaran, Ardiansyah (35) mengatakan ia tak bisa menyelematkan mesin penggilingan bumbu masakan tempat usahanya. "Saya baru tahu pukul 01.00 dini hari, semua sudah hangus," katanya&lt;br /&gt;Ardi menempati TPS Pasar Pandasari hampir dua tahun lebih. Selama itu ia berusaha penggilingan bumbu masakan yang sebelumnya menjual sayur-sayuran. Untuk melanjutkan usahanya, Ardi dibantu istrinya membuat lapak meja untuk menaruh dagangan sayur.&lt;br /&gt;"Besok saya harus jualan sayur dan harus buat lapak meja. Maunya sih segera pindah ke pasar Pandasari yang baru. Tapi kami ini hanya pedagang ikut aturan pemerintah saja," kata Ardi. Menurutnya, peresmian pasar Pandansari baru bulan Februari 2009 sangat terlalu lama. Dan para pedagang sudah banyak jadi korban kebakaran akibat semakin semarutnya pasar TPS Pandasari.&lt;br /&gt;Terpisah, Kapolsek Balikpapan Barat, AKP Sebpril Sesa mengungkapkan pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Polisi masih melakukan pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara. Lokasi kebakaran kini diberi tanda police line.&lt;br /&gt;"Kami masih periksa para saksi yang melihat api pertama kali saat kejadian di malam hari. Kami juga menunggu hasil olah TKP untuk mencari bukti penyebab kebakaran," kata Sebpril. Sebelumnya, pada hari lebaran 2 Oktober lalu kebakaran juga melanda TPS Pasar Pandan Sari. Bangunan hangus terbakar saat itu tiga gudang dan 63 kios. (m20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab Kebakaran Belum Diketahui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Balikpapan Barat AKP Sebpril Sesa mengatakan pihaknya sedang menyelidiki kasus kebakaran menghanguskan 174 kios blok C Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Pandsari yang terjadi sekitar pukul 24.00 dini hari, Minggu (16/11).&lt;br /&gt;"Penyebab kebakaran belum dapat diketahui karena masih dalam penyelidikan. Ada tiga saksi sudah dimintai keterangan, saksi ini adalah yang melihat api kebakaran dan berada di lokasi," kata Sebpril.&lt;br /&gt;Salah satu saksi adalah penjaga malam yang berada di dekat lokasi saat kejadian kebakaran. Api mulai membakar kios pada saat sebagian pemilik kios pulang dan para warga sekitar pasar terlelap. Dari sejumlah keterangan pedagang, mereka menduga arus pendek konslet listrik.&lt;br /&gt;"Kami belum bisa secepatnya menyimpulkan penyebab kebakaran karena kejadiannya cepat sekali dan pada waktu malam dini hari. Namun bila selesai pemeriksaan olah TKP, pasti akan kami beritahu," kata Sebpril.&lt;br /&gt;Hingga kemarin siang, tanda police line terpasang sepanjang keliling blok kios dari kayu tersebut. Tidak seperti biasanya, tanda pembatas tidak menunjukan salah satu petak kios asal mula api. Warga juga tampak tak menghiraukan tanda larangan polisi dengan masuk ke lokasi bekas puing kebakaran. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-6237568040183586056?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/6237568040183586056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=6237568040183586056' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6237568040183586056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6237568040183586056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/dua-gudang-beras-dan-toko-grosir.html' title='Dua Gudang Beras dan Toko Grosir Kosmetik Hangus'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSA3MCJOfTI/AAAAAAAAACw/vkX_VunIRI0/s72-c/DSC02032.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-3696620239422042626</id><published>2008-11-16T06:19:00.000-08:00</published><updated>2008-11-16T06:29:10.577-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSAswM4pIRI/AAAAAAAAACo/9Q3QIJh45o0/s1600-h/DSC02031.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSAswM4pIRI/AAAAAAAAACo/9Q3QIJh45o0/s320/DSC02031.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269260770627625234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Sedang Memperbaiki Tanggul Tambak Diterkam Buaya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu sore (15/11) sekitar pukul 18.00 air laut mulai pasang. Seperti biasanya pintu air kolam tambak dibuka dan aliran air laut masuk ke tambak. Kesempatan itu digunakan penjaga tambak, Muhamad Husaini (50) berkeliling memantau kondisi tanggul di RT 1 kelurahan Sesempohan Kabupaten Penajam Paser Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ada bagian tanggul yang rendah dan jebol. Ia memperbaikinya dengan mengeruk dan menumpuk tanah liat bagian yang mulai retak dan rusak. Tanggul juga berfungsi jalan setapak di tengah tambak menjadi tempat terjadinya penerkaman buaya terhadap Husaini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kejadian, ia berendam di kolam mengeruk tanah pinggir tanggul. Husaini belum bekeluarga ini pun membungkuk menggali tanah. Tanah itu untuk tumpukan pembatas kolam. Tak ada rasa menaruh curiga dengan ancaman bahaya jauh dari pemukiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambak berada tak jauh dari sungai muara mengalirkan laut menjadi tegang. Ketika itu buaya diperkirakan empat meter tiba-tiba datang dan menerkam. "Saya sedang memperbaiki tanggul, tiba-tiba datang buaya dari balik tanggul itu. Tangan kanan saya pun diterkam," kata Husaini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangan korban yang terjepit mulut buaya belum bisa melumpuhkan Husaini. Ia sekuat tenaga bertahan dari terkaman mengancam nyawanya. Tenaga yang dimiliki korban sudah tak cukup melepaskan terkaman mulut buaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mungkin melawan, Husaini berpikir sambil beristirahat sejenak. Ia pun mulai mencari benda yang bisa digunakan untuk senjata. Sebilah kayu pohon bakau ia temukan kemudian ditusukan dua mata tajam buaya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada kayu disebelah badan saya, benda itu saya tusukan ke matanya. Barulah gigitannya lepas dan saya bisa menyelematkan diri," kata Husaini. Buaya yang menyerangnya pun entah kemana, korban beranjak dengan kondisi berdarah ke pondoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat istirahat itu, Husaini berteriak minta tolong. Keponakannya melihat kondisi parah korban segera memberi pertolongan pertama. Kain sarung dibalutkan seluruh kedua tangan korban. Korban lalu dibawa dari tambak berjarak sekitar dua kilometer dari akses jalan raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi parah tubuh Husaini tak mungkin disembuhkan di Panjam. Keluarga memutuskan membawa korban ke Balikpapan lewat transportasi laut. Hampir satu jam untuk menempuh perjalanan laut dengan kapal klotok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di Balikpapan , korban dilarikan ke Rumah Sakit Tentara Dr R Hardjanto. Korban mendapat pengobatan luka Petugas medis merawat  memperban seluruh kedua tangan korban. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-3696620239422042626?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/3696620239422042626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=3696620239422042626' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3696620239422042626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3696620239422042626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/sedang-memperbaiki-tanggul-tambak.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SSAswM4pIRI/AAAAAAAAACo/9Q3QIJh45o0/s72-c/DSC02031.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-3212815677760795115</id><published>2008-11-14T04:53:00.000-08:00</published><updated>2008-11-14T05:03:00.847-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Harus Tegas namun Humanis&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;* HUT Brimobda Kaltim ke 63&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;BALIKPAPAN, TRIBUN ‑ &lt;/b&gt;Kapolda Irjen Pol Andi Masmiyat mengharapkan pada satuan Brigede Mobil Daerah (Brimobda) menghilangkan setiap sikap egosentris dan sombong dalam diri personel brimob. Namun hendaknya bangun paradigma bekerja sama dengan satuan fungsi luar lainnya yaitu TNI, pemerintah dan masyarkat. Harapan itu diucapkan Kapolda pada upacara peringatan HUT ke‑63 Brimob Polri di Kemala Beach, Jumat (14/11) &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;"Sesuai &lt;i&gt;grand strategy&lt;/i&gt; Polri yaitu merubah perilaku atau kultur aparat kepolisian dalam bertugas atau dalam kehidupan bermasyarakat dan paling penting Brimob harus tegas tapi tetap humanis dalam melayani masyarakat," jelasnya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada upacara yang mulai digelar pukul 07.00 Wita itu, dihadiri oleh Wakil Bupati Kutai Barat Ismael Thomas, Wali Kota Balikpapan Imdaad Hamid serta seluruh jajaran Brimob Kaltim. Terlihat juga Kepala Satuan Brimob Kaltim AKBP Handono Warih dan Wakasat Kompol Asep Saepudin mengajak para rombongan dan undangan untuk melihat aksi pasukan brimob. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Perayaan HUT Brimobda kali ini menyuguhkan aksi senam tameng. Barisan personel brimob membawa tameng dengan gerakan lari di tempat bertanda siap menghalau kelompok pengacau mengganggu keamanan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selain senam tameng, personel brimob lainnya juga memperagakan olahraga beladiri boxer. Dihadapan para pejabat dan undangan hadir dibuat terpana simulasi penyergapan sarang teroris bersenjata. Penyergapan dengan hitungan menit brimob melumpuhkan penjahat. Ada juga pengamanan udara dengan helikopter dan pengejaran pelaku kejahatan di laut. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di HUT Ke‑63 itu, Masmiyat mengharapkan kinerja dan perilaku sebagai pengayom masyarakat terus ditingkatkan. "Perilaku polisi saat ini sudah cukup baik, namun untuk peningkatannya lagi, saat ini mulai proses perekrutan hingga menjadi perwira benar‑benar diseleksi," tuturnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menurutnya, tindakan penegakkan hukum menjadi solusi alternatif dalam penanganan keamanan. Karena tugas polisi bukan untuk membunuh melainkan melakukan tindak pengamanan. "Berkaitan dengan tindak kejahatan, polisi tidak bisa sendirian tanpa kerjasama dengan masyarakat. Saat ini polisi lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, sehingga segala sesuatu bahaya keamanan bisa dicegah sebelum benar‑benar terjadi," katanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b&gt;(m20)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ajukan 100 Personel Brimob ke Mabes Polri&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pemilihan umum (Pemilu) 2009 semakin mendekati pelaksanaannya. Untuk pengamanan, Polda Kaltim telah menyiagakan pasukan Brimob setiap wilayah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Disebutkan, untuk pengamanan di wilayah utara Kaltim, Polda telah menyiapkan dua kompi Brimob di Tarakan dan satu kompi di Malinau. Di Samarinda juga ditempatkan dua kompi meliputi Kutai Barat dan Kutai Kartanegara. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kapolda Irjen Pol Andi Masmiyat menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian agar proaktif pada setiap perkembangan kondisi keamanan menuju masa pemilu. Dalam hal ini Polda Kaltim juga mengusulkan penambahan personel Brimob sebanyak 100 orang ke Mabes Polri. Sebagai langkah persiapan pengamanan Pemilu. "Kami tinggal menunggu hasil dan keputusannya dari mabes, tapi sudah kami usulkan penambahan itu," katanya.&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;Selain penambahan personel, Kapolda menekankan kepada personel Brimob untuk melakukan pendekatan persuasif dan humanis menjadi salah satu strategi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap polisi. Sedangkan untuk kekuatan pasukan brimob saat ini masih cukup untuk wilayah Kaltim.   &lt;p class="MsoNormal"&gt;"Jumlah anggota Brimob Kaltim ada sekitar 800 personil. Saya menilai jika ingin menurunkan seluruh personel ke lapangan, dengan &lt;i&gt;coverage&lt;/i&gt; area di Kaltim, masih bisa mengatasi keamanan pada pemilu 2009 mendatang," kata Andi. &lt;b&gt;(m20)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-3212815677760795115?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/3212815677760795115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=3212815677760795115' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3212815677760795115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3212815677760795115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/harus-tegas-namun-humanis-hut-brimobda.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-812253905852574131</id><published>2008-11-14T04:46:00.000-08:00</published><updated>2008-11-14T04:52:19.777-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Berkah dari Pasir Parit&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;JIKA anda melintas di Jl DI Panjaitan Gunung Guntur, Balikpapan sepintas terlihat tumpukan pasir di pinggir jalan. Pasir yang dikemas dalam tumpukan karung itu tidak dibiarkan begitu saja namun untuk dijual. "Sekarung Rp 5 ribu. Saya sudah lama bekerja menjual pasir," kata Senang (50) kepada &lt;i&gt;Tirbun&lt;/i&gt;, Jumat (13/11). &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pasir tersebut tidak berasal dari luar pusat kota Balikpapan atau wilayah jauh dari pemukiman. Namun material untuk bahan bangunan itu hanya diambil dari saluran parit pinggir jalan. Waktu untuk mengambil pasir ketika usai hujan. Air yang mengalirkan pasir dari bukit bekas longsor ke parit cukup banyak. Ini menjadi berkah tersendiri usaha menjual pasir. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;"Dari parit kita keruk pasirnya dan masukan dalam karung. Ada juga kita biarkan menempuk. Lumayan kalau sedang ramai pembeli pasir, bisa dapat Rp 100 ribu," kata Senang sambil duduk mengawasi tumpukan pasirnya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selain Senang berusia lanjut, rekannya Ari membantu mengeruk pasir dari parit untuk ditumpuk di pinggir jalan. Keduanya warga bertempat tinggal Gang Abadi RT 28 Kelurahan Gunung Guntur. Senang telah 10 tahun lebih &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SR10Opt-7mI/AAAAAAAAACg/GUgFAJxfVu0/s1600-h/DSCN3048.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 385px; height: 288px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SR10Opt-7mI/AAAAAAAAACg/GUgFAJxfVu0/s320/DSCN3048.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268494934159060578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;bergelut dengan urusan pasir. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pengerukan pasir untuk dijual kembali juga berfungsi untuk mencegah terjadinya kotoran pasir ke tengah jalan raya. Senang mengungkapkan sehabis hujan, di Jl DI Panjaitan terjadi melubernya pasir mengganggu pengendara. Bahkan pasir yang di jalan mengancam &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Sewaktu muda, Senang masih memiliki tenaga fisik yang cukup kuat. Ia bekerja menggali pasir di sejumlah kawasan bukit di Balikpapan. Namun seiring waktu usianya menggrogoti tubuhnya, ia beralih mencari pekerjaan yang ringan. Yakni menjadi penjual pasir dengan berharap ada yang singgah menawar harga pasir. "Hari ini memang saya kurang sehat, saya alergi dengan ayam potong dan kripik melinjo. Kalau sudah makan itu badan saya rasanya sakit semua. Tapi besok saya sehat lagi," kata Senang.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;b&gt;(m20)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-812253905852574131?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/812253905852574131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=812253905852574131' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/812253905852574131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/812253905852574131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/berkah-dari-pasir-parit-jika-anda.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SR10Opt-7mI/AAAAAAAAACg/GUgFAJxfVu0/s72-c/DSCN3048.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-7774379029532547236</id><published>2008-11-13T04:42:00.000-08:00</published><updated>2008-11-13T04:46:39.725-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Polda Panggil Saksi Ahli dari Jakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* Usut Kasus Venue PON Lapangan Tenis di Balikpapan&lt;br /&gt;BALIKPAPAN, TRIBUN - Satuan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Kaltim akan memanggil saksi ahli dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas), Jakarta terkait penyelidikan kasus pembengkakan dana pembangunan Lapangan Tennis, venue PON (Pekan Olahraga Nasional) XIII di Jalan Syarifudin Yoes, Balikpapan. Pemanggilan keterangan saksi ahli ini rencananya dilaksanakan pekan depan.&lt;br /&gt;"Kami sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi seluruh pejabat, pimpinan proyek dan kontraktor yang terlibat kasus proyek pembangunan lapangan tenis di Balikpapan. Rencananya, pekan depan kami akan memintai keterangan saksi ahli dari Jakarta," kata Kasat Tipikor Direskrim Polda Kaltim, AKBP Achmad Suyadi, Kamis (13/11).&lt;br /&gt;Menurut Suyadi, keterangan saksi ahli sangat penting bagi penyidik untuk menentukan status kasus korupsi "pembengkakan" dan&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRwhf35B4yI/AAAAAAAAACY/8I_QilCL644/s1600-h/07_Lapangan+Utama+Tenis+Belum+Selesai_FACHMI+RACHMAN.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRwhf35B4yI/AAAAAAAAACY/8I_QilCL644/s320/07_Lapangan+Utama+Tenis+Belum+Selesai_FACHMI+RACHMAN.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268122495579448098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;a proyek pembangunan lapangan tennis ke tingkat penyidikan. "Kami akan fair terhadap hasil keterangan saksi ahli apakah ada indikasi korupsi atau tidak. Dan keterangan saksi ahli ini juga menjadi pertimbangan atas status kasus ini menjadi penyidikan," katanya.&lt;br /&gt;Satuan Tipikor Polda Kaltim menerima laporan tindakan korupsi proyek pembangunan lapangan tennis oleh Ketua DPRD Balikpapan Andi Burhanuddin Solong pada bulan Juni 2008. Laporan tersebut berisi indikasi korupsi atas membengkaknya dana proyek pembangunan lapangan tenis semula dari 62 Miliar menjadi 117 Miliar. Pelaporan ini juga menyeret nama Kepala Dinas PU Sri Sutantinah.&lt;br /&gt;"Laporan ini kita tindak lanjuti dengan lidik. Hingga sekarang belum ada yang ditetapkan tersangka karena masih perlu penambahan keterangan dari saksi ahli. Sehingga polisi tidak dikatakan mengambil satu presepsi saja menafsirkan peraturan maupun Undang-Undang," kata Suyadi.  (m20)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Delapan Kasus Telah Diselesaikan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Satuan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dit Reskrim Polda Kaltim menyatakan telah menyelesaikan delapan kasus korupsi (dilimpahkan ke Kejaksaan) di Kaltim selama tahun 2008. Kasus tersebut merupakan kasus yang dilaporkan pada Tahun 2007.&lt;br /&gt;"Selain menyelesaikan kasus beberapa tahun lalu, kami juga telah menyelesaikan satu kasus yang dilaporkan selama tahun 2008. Tipikor menerima cukup banyak laporan masyarakat kasus korupsi. Semua kami lakukan penyelidikan," kata Kasat Tipikor Polda Kaltim, AKBP Achmad Suyadi, Kamis (13/11).&lt;br /&gt;Menurut Suyadi, dari sekian kasus korupsi yang dilaporkan terjadi di instansi pemerintahan biasanya ada motif dibelakang pelapor. Terkadang kepolisian menyelidiki salah satu kasus korupsi tidak terdapat pelanggaran yang cukup signifikan untuk dilakukan penyidikan.&lt;br /&gt;"Ada beberapa pelapor kasus korupsi ke polisi, ternyata dia punya masalah dengan pihak yang dituduh melakukan korupsi. Namun kami bekerja secara profesional dengan melakukan penyelidikan setiap ada indikasi korupsi yang menimbulkan kerugian negara," kata Suyadi.&lt;br /&gt;Saat ini, sekitar 12 personel kekuatan Tipikor untuk menangani kasus korupsi yang terjadi di Kaltim. Dalam penyelidikan setiap kasus, Tipikor menerapkan "unit tidak utuh" untuk menyiasati jumlah personel yang tak sebanding dengan jumlah laporan kasus korupsi di 12 Kota/Kabupaten di Kaltim. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-7774379029532547236?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/7774379029532547236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=7774379029532547236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/7774379029532547236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/7774379029532547236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/polda-panggil-saksi-ahli-dari-jakarta.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRwhf35B4yI/AAAAAAAAACY/8I_QilCL644/s72-c/07_Lapangan+Utama+Tenis+Belum+Selesai_FACHMI+RACHMAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-4310877980156874311</id><published>2008-11-12T06:27:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T06:34:54.923-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Kelurahan Damai Langganan Banjir&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;* Ketinggian Air Hanya 50 centimeter&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;BALIKPAPAN, TRIBUN - &lt;/b&gt;Hujan mengguyur kota Balikpapan sekitar pukul 08.00 hingga pukul 11.00 mengakibatkan sejumlah kawasan pemukiman tergenang banjir. Seperti halnya di Kelurahan Damai Jalan MT Haryono, Balikpapan Selatan ketinggian air hanya sampai mata kaki atau 50 centimeter. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;"Banjir kali ini tidak besar, hanya semata kaki. Yang perlu diwaspadai rumah penduduk terendam ada empat RT yaitu di RT 41, 40, 38 dan 39. Jumlah korban banjir kali ini juga tidak sampai 100 KK," kata Kepala Kantor Kelurahan Damai, Suparman, Rabu (12/11). &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Menurut Suparman, wilayah kelurahan yang dipimpinnya merupakan daerah rawan banjir karena terdapat Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal. DAS Ampal menampung kiriman air ketika hujan dari empat daerah kelurahan lainnya. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;"Aliran air dari Gunung Samarinda, Sumber Rejo, Batu Ampar dan Gunung Bahagia. Makanya tidak heran kalau di Kelurahan Damai selalu banjir bila hujan. Dari masyarakat Kelurahan Damai sendiri memang menginginkan adanya normalisasi DAS Ampal untuk mencegah banjir di kala hujan," kata Suparman. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Suparman memprediksi tahun 2009 proyek pelaksanaan pembangunan sarana fisik normalisasi DAS Ampal sudah berjalan. Ia dan jajarannya mengharapkan masyarakat &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRrpVGAdSSI/AAAAAAAAACQ/LJzYiJx5acs/s1600-h/DSCN3051.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRrpVGAdSSI/AAAAAAAAACQ/LJzYiJx5acs/s320/DSCN3051.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267779262762273058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;mendukung dengan porgam pemerintah ini dengan tidak mempersulit ganti rugi taksasi rumah terkena penggusuran pembangunan sungai. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Sementara itu, di Jalan MT Haryono tepatnya jembatan PDAM peninggian jalan terjadi macet lalu lintas hampir 500 meter baik dari arah Jalan Jenderal Sudirman dan Balikpapan Baru. Kemacetan akibat genangan air yang cukup tinggi sekitar 50 centimeter dan sempitnya badan jalan tertutup tanah urukan. &lt;b&gt;(m20)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-4310877980156874311?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/4310877980156874311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=4310877980156874311' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4310877980156874311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4310877980156874311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/kelurahan-damai-langganan-banjir.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRrpVGAdSSI/AAAAAAAAACQ/LJzYiJx5acs/s72-c/DSCN3051.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-640346057482567632</id><published>2008-11-11T05:21:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T05:25:35.287-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRmHuzsCyAI/AAAAAAAAACI/_U0tyFsLMN4/s1600-h/000_0398.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRmHuzsCyAI/AAAAAAAAACI/_U0tyFsLMN4/s320/000_0398.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267390477405177858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PPI Fasilitasi Penyemenan Jalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BALIKPAPAN, TRIBUN - Banjir yang menjadi masalah di Kota Balikpapan berdampak banyak bagi masyarakat, salah satunya di kawasan Pandansari, Balikpapan Tengah. Banjir luapan parit besar di Pandansari, mengakibatkan jalan di depan TK Manuntung tergerus hingga tercipta lubang menganga. Jika hujan, lubang ini bikin susah pengguna jalan, terutama bagi PKL yang banyak bermukim di kawasan ini.&lt;br /&gt;"Sering koq pengendara sepeda motor jatuh pada saat melewati jalan ini. Apalagi PKL, mesti ekstra hati-hati kalau melewatinya. Terpelecok sedikit, PKL bisa jatuh terguling hingga merugi karena dagangannya rusak," keluh warga.&lt;br /&gt;Karena sudah sangat mengganggu, Partai Pemuda Indonesia (PPI) memfasilitasi semenisasi sebagian lubang jalan sehingga dapat lebih baik dilalui. Minggu (9/11), aktivis partai bernomor 14 ini melakukan kerja bakti semenisasi sebagian lubang jalan tersebut. Kegiatan tersebut sekaligus memaknai Hari Pahlawan dengan kiprah positif.&lt;br /&gt;"Meski di bawah cuaca mendung, alhamdulillah kerja kecil ini berlangsung lancar. Semoga saja pemerintah kota segera melakukan rehab jalan yang lebih baik, sehingga mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan masyarakat di kawasan ini," kata Hendarto, koordinator kerja bakti.&lt;br /&gt;Menurut warga sekitar, jalan itu rusak digerus banjir yang disebabkan luapan parit besar Pandansari. Keadaan parit itu memang dangkal. Juga ada tongkat-tongkat penahan sampah di tengahnya. "Sebaiknya parit itu rutin dikeruk dan ditinggikan  damnya. Supaya lebih banyak menampung air. Selain itu, tongkat-tongkat ulin yang sudah dibangun, sebaiknya dilepas saja. Karena tongkat-tongkat itu justru menghalangi laju air sehingga meluap," ujar Yusuf, salah seorang warga.&lt;br /&gt;Warga tidak hanya memerlukan pembangunan jalan, juga dukungan DAS yang lancar, sehingga masyarakat tidak menjadi korban. "Selama ini, kalau jalanan di sini banjir pasti pemukimannya terikut," pungkas Hendarto. (*/m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-640346057482567632?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/640346057482567632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=640346057482567632' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/640346057482567632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/640346057482567632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/ppi-fasilitasi-penyemenan-jalan.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRmHuzsCyAI/AAAAAAAAACI/_U0tyFsLMN4/s72-c/000_0398.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-3476966717850109435</id><published>2008-11-11T05:10:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T05:15:53.374-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto oleh M Wikan H'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;30 Orang Terjaring Razia Premanisme&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;BALIKPAPAN, TRIBUN - Sebanyak 34 personel dari tim gabungan Direktorat Samapta Polda Kaltim dan Samapta Polresta Balikpapan menggelar razia premanisme di kawasan pusat perbelanjaan Balikpapan Permai dan Pasar Klandasan Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan Selatan, pukul 14.00, Selasa (11/11).&lt;br /&gt;Dalam razia tersebut, 30 warga sipil terjaring. Mereka yang terjaring kemudian dibawa ke Mapolresta Balikpapan untuk dimintai keterangan dan pendataan. Polisi juga menyita 79 botol isi minuman keras (miras) berbagai merk.&lt;br /&gt;"Operasi ini untuk mencegah berkembangnya premanisme di masyarakat terutama di pusat keramaian atau fasilitas umum. Mereka yang terjaring dalam razia ini ada 30 orang. Mereka didata dan diberikan arahan pembinaan," kata Kabag Ops Kompol Didik Mulyanto, Selasa (11/11).&lt;br /&gt;Razia gabungan Samapta Polresta Balikpapan dan Polda Kaltim ini dibantu juga polisi patroli bermotor (Patmor). Operasi menindak berkembangnya premanisme mulai pukul 14.00 dengan membagi dua tim. Satu tim ke wil&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRmFTpx0DiI/AAAAAAAAACA/QdPVRNKETp8/s1600-h/11_Razia+Preman+dan+Miras_M+WIKAN+H.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 202px; height: 135px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRmFTpx0DiI/AAAAAAAAACA/QdPVRNKETp8/s320/11_Razia+Preman+dan+Miras_M+WIKAN+H.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267387811865300514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ayah Balikpapan Permai dan satu tim lagi ke Pasar Kalndasan.&lt;br /&gt;Razia preman kemarin siang di kawasan BP, aparat menjaring 17 orang yang diantaranya juru parkir setempat. Di pusat perbelanjaan sekaligus terminal angkot tersebut polisi mendapati warga yang sedang pesta miras di salah satu sudut warung. Penemuan itu mendorong petugas menyisir setiap sudut kios diduga menjual miras. Hasilnya, polisi mendapati puluhan botol miras yang dijual.Sedangkan di pasar Klandasan, terjaring 13 orang yang sebagian juga terdapat juru parkir.&lt;br /&gt;Saat berada di Mapolresta, setiap orang yang terjaring disuruh menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk dicatat identitasnya pada kertas lembar pendataan premanisme Polresta Balikpapan. Diantara mereka terdapat hanya memiliki satu KTP dari luar Balikpapan.&lt;br /&gt;Untuk melengkapi berkas pendataan premanisme oleh Polresta Balikpapan mereka juga harus membubuhkan sidik jari dan foto. Sidik jari dilakukan dengan cap jempol pada kertas berkas identitas. Kemudian difoto dengan tanda nomor dikenakan pada bagian dada dihadapan polisi.&lt;br /&gt;Salah seorang orang yang terjaring, Sabri menuturkan ia terjaring operasi ini karena tidak diberi kesempatan oleh polisi untuk berbicara. "Saya sebenarnya mau menjelaskan kepada pak Polisi bahwa saya adalah karyawan Rumah Makan Minang. Mungkin karena pakaian saya lusuh seperti preman saya juga dibawa ke Mapolresta," kata Sabri. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-3476966717850109435?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/3476966717850109435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=3476966717850109435' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3476966717850109435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/3476966717850109435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/30-orang-terjaring-razia-premanisme.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRmFTpx0DiI/AAAAAAAAACA/QdPVRNKETp8/s72-c/11_Razia+Preman+dan+Miras_M+WIKAN+H.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-5142488090632637676</id><published>2008-11-10T06:42:00.000-08:00</published><updated>2008-11-10T07:03:16.780-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keluarga Minta Pertanggungjawaban Polisi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BALIKPAPAN, TRIBUN - Pihak keluarga korban tewas penggerebekan judi togel, Maulana usia 45 tahun  mendatangi Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) untuk menannyakan &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhJ5Le8JRI/AAAAAAAAABw/MzgjfqLb9nI/s1600-h/DSCN2333.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 220px; height: 165px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhJ5Le8JRI/AAAAAAAAABw/MzgjfqLb9nI/s320/DSCN2333.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267041010893726994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;penyebab kematian korban. Mereka diterima staf Bagian Propam Polda Kaltim sekitar pukul 16.00, Senin (10/11).&lt;br /&gt;"Kami ingin menanyakan hasil otopsi jasad Almarhum Maulana. Karena kami keluarga sendiri bingung dengan meninggalnya korban," kata Rahman, Kakak korban saat berada di Markas Polda Kaltim, Senin (10/11).&lt;br /&gt;Ia dan beserta keluarga korban Maulana hingga kemarin hanya mendapat kabar "simpang siur" atas kematian korban saat penggerebekan judi togel hari Minggu (3/11) lalu. Rahman mendengar saudaranya tertangkap oleh Polres Balikpapan masih keadaan hidup.&lt;br /&gt;"Saat itu saya mendengar kabar Maulana masih hidup dan hanya ditangkap. Saya bersyukur ia tidak terjadi apa-apa. Tapi selanjutnya ada yang mengabarkan Maulan masuk rumah sakit. Awalnya dibilang berada di RS Bhayangkari, kemudian RS Pertamina. Keluarga bingung menjenguk. Dan terakhir saya dikasih tahu ada di RS Restu Ibu," kata Rahman.&lt;br /&gt;Para keluarga korban baru mengetahui secara pasti Maulana meninggal jam 11.00 siang hari Minggu (3/11). Dan itu setelah para keluarga mendatangi sendiri ke RS Restu Ibu. Keluarga shok melihat Almarhum telah dipindahkan ke kamar mayat.&lt;br /&gt;Selain meminta penjelasan tentang kematian Maulana, keluarga korban juga minta ada tanggung jawab pihak Kepolisian atas nasib istri dan dua anak korban yang ditinggalkan. Mereka berharap ada kompensasi yang bisa diberikan kepada dua anak korban melanjutkan pendidikan.&lt;br /&gt;"Kasihan, istri dan anak korban. Karena Maulana menjadi tulang punggung keluarga. Sepeninggal korban tidak ada lagi yang dapat diharapkan mencari nafkah. Hanya mengandalkan bantuan dari keluarga dan kerabat dekat untuk meringankan beban keluarga korban," kata Rahman.&lt;br /&gt;Maulana memiliki anak dua yaitu Muhamad Fauzan (9) dan Irmayaningsih (7). Sedangkan istri korban, Suryani (37) hamil tiga bulan. Kemarin, Suryani memberikan laporan di Propam Polda Kaltim saat kejadian.&lt;br /&gt;Dalam salah satu laporannya, mengatakan suami Suryani saat kejadian penggerebekan judi togel berada di dalam rumah. Korban saat itu membuat gelang kerajinan khas Kalimantan. "Suami saya hanya di rumah saja. Karena suami saya itu kreatif membuat gelang pesanan orang untuk dijual," kata Suryani kepada penyidik. (m20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kejadian Bermula dari Bandar Togel Ditangkap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi..bandar togel diciduk Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polresta Balikpapan. Pria berinisial St (43) diduga menjual kupon judi togel tertangkap tangan oleh petugas di kawasan persimpangan tiga, Jalan jenderal Sudirman, Balikpapan Selatan, kemarin pukul 18.30 (2/11). Ikut diamankan barang bukti berupa uang Rp 178 ribu, lima buku rekapan dan 17 lembar rekapan judi togel serta sebuah handphone.&lt;br /&gt;Kasat Reskrim Polresta Balikpapan AKP Dedy Murti Haryadi mengungkapkan penangkapan bandar togel ini dari hasil penyelidikan beberapa hari lalu. Ia bersama anak buahnya sudah mengawasi gerak gerik St warga perumahan elit di Jalan MT Haryono belakangan diketahui menjual kupon judi.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhMnQiLHZI/AAAAAAAAAB4/QPXeL0jErm8/s1600-h/DSCN2962i.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 185px; height: 246px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhMnQiLHZI/AAAAAAAAAB4/QPXeL0jErm8/s320/DSCN2962i.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267044001546706322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menjadi bandar togel, St mengaku baru menjalankan "bisnis haram" ini selama dua bulan. St akan dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian. Pria yang telah berkeluarga ini mengaku omset per harinya dari "profesi" bandar togel mencapai Rp 5 juta.&lt;br /&gt;"Praktek judi togel ini diperkirakan masih ada lagi yang menjadi pengepul dan pengecernya. Kami terus mengembangkan kasus ini untuk mengejar para tersangka ikut mengedarkan jual beli kupon judi togel," kata Dedy.&lt;br /&gt;Meski telah menyesal, St sebenarnya sudah ada rasa takut terhadap penangkapan tersangka judi togel yang terjadi beberapa waktu belakangan ini. "Saya sebenarnya sudah takut mas ada penangkapan bandar judi togel akhir-akhir ini di Balikpapan dan Samarinda. Tapi mau bagaiamana lagi karena penghasilan satu-satunya jual kupon judi togel ini. Sekarang saya menyesal menjual kupon togel," kata St di ruang Unit Tipiter Polresta Balikpapan. (m20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saksi Diperiksa Kemungkinan Bertambah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* Unit P3D Polresta Balikpapan Usut Kasus Judi Togel yang Memakan Korban Jiwa&lt;br /&gt;BALIKPAPAN, TRIBUN - Bidang Profesi dan Pengamanan Internal (Propam) Polda Kaltim mengungkapkan penanganan kasus penggerebekan judi togel yang menewaskan warga, Maulana (50) terjadi Minggu lalu (2/11) masih ditangani unit Unit Pelayanan Pengaduan Penegakan Disiplin (P3D) Polresta Balikpapan.&lt;br /&gt;"Kasus menewaskan warga saat penggerebekan judi togel kini ditangani unit P3D Polresta Balikpapan dengan tetap di back up oleh Propam Polda Kaltim," kata Kabid Propam Polda Kaltim Kombes Pol Yoyok Soebagyo, Rabu (5/11). &lt;br /&gt;Hingga kemarin, sembilan anggota polisi Samapta dan Satuan Reskrim Polresta Balikpapan diperiksa. Mereka diduga mengetahui kejadian saat berlangsung penggerebekan judi togel di kawasan Balikpapan Permai, jalan Jenderal Sudirman itu. Selain itu Unit P3D Polresta Balikpapan memeriksa tiga warga sipil dimintai keterangan sebagai saksi.&lt;br /&gt;"Kemungkinan bertambahnya saksi yang akan diperiksa itu ada. Nanti disesuaikan dengan kebutuhan penyidikan. Hingga kini belum ada yang ditetapkan tersangka. Kami juga harus menunggu hasil otopsi jasad korban," kata Yoyok.&lt;br /&gt;Menurut Yoyok, selama pengusutan kasus ini, masyarakat dihimbau tidak perlu ragu kepada aparat Kepolisian. Polisi khususnya Propam Polda Kaltim akan tetap berpegang asas untuk mencari kebenaran. Dengan tidak memihak manapun serta tidak ada intervensi dari luar."Kami hanya mencari kebenaran dengan terjadinya peristiwa ini bukan untuk mendukung salah satu pihak," kata Yoyok. &lt;br /&gt;Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Balikpapan AKP Dedy Murti Haryadi menjelaskan pihaknya tetap transparan dan tidak menutupi kejadian yang menewaskan warga dalam penggerebekan judi togel oleh anak buahnya. &lt;br /&gt;Satuan Reskrim Polresta Balikpapan akan siap melakukan rekontruksi ulang penggerebekan judi togel bila diperlukan Unit P3D Polresta dalam penyusutan kasus ini. "Rekontruksi dilakukan oleh Unit P3D Polresta yang menangani kasus tersebut. Kami tetap transparan dan tidak ada yang ditutupi," kata Dedy. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-5142488090632637676?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/5142488090632637676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=5142488090632637676' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5142488090632637676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5142488090632637676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/keluarga-minta-pertanggungjawaban.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhJ5Le8JRI/AAAAAAAAABw/MzgjfqLb9nI/s72-c/DSCN2333.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-5254945538958256051</id><published>2008-11-10T05:21:00.000-08:00</published><updated>2008-11-10T05:25:47.249-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Undang Ormas OKP KNPI dan Tokoh Adat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* Polda Kaltim Ajak Masyarakat Berantas Premanisme&lt;br /&gt;BALIKPAPAN, TRIBUN - Sesuai intruksi Kapolri Irjen Pol Bambang Hendarso, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) akan melakukan pemberantasan premanisme di 12 wilayah Kota/Kabupaten di Kaltim. Pemberantasan premanisme melibatkan instansi terkait luar Polda Kaltim diantaranya Departemen Sosial (Depsos), Depnaker, Departemen Agama (Depag) Kaltim. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRg2FH6TJJI/AAAAAAAAABQ/jKuENg-13jk/s1600-h/20081016m209-TribunKaltimi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 186px; height: 228px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRg2FH6TJJI/AAAAAAAAABQ/jKuENg-13jk/s320/20081016m209-TribunKaltimi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267019225860613266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Dalam Minggu ini, kami juga akan mengundang Ormas, OKP KNPI dan tokoh adat untuk melakukan pertemuan. Kami akan menyampaikan pemberantasan bentuk premanisme secara visual," kata Kapolda Kaltim Irjen Pol Andi Masmiyat, Senin (10/11).&lt;br /&gt;Pertemuan membahas penindakan premanisme akan dilakukan pada pekan kedua awal November 2008. Selanjutnya, Polda Kaltim bersama satuan wilayah Kepolisian masing-masing di 12 Kota dan Kabupaten di Kaltim  merazia preman di setiap sudut wilayah pada awal bulan Desember mendatang.&lt;br /&gt;Saat ini Kepolisian mengambil langkah pencegahan tindakan premanisme. "Kami kini memperbanyak pendataan kekuatan tindakan premanisime pada kurun waktu tertentu dan mendata tempat dimana saja terjadi kejahatan jalanan. Dari data itu, kemudian polisi melakukan razia yang intinya penegakan hukum pada penyadaran dan penyerahan," kata Andi.&lt;br /&gt;Menurut Andi, penyadaran dan penyerahan yaitu bagi yang warga yang terbukti meresahkan masyarakat dengan tindakan preman akan ditindak dan diproses hukum. Biasanya, tindakan premanisme dilakukan karena faktor ekonomi dengan tidak adanya pekerjaan atau pengangguran. Untuk itu, instansi terkait luar Kepolisian akan dilibatkan atas persoalan ini.&lt;br /&gt;Premanisme berasal dari bahasa Belanda, Vrijman artinya orang bebas. Preman juga disebut Pejoratif berarti orang yang sering menggunakan cara pemerasan untuk memperoleh penghasilan. Segala bentuk pemeresan, polisi akan mengambil tindakan tegas terhadap pelakunya dan diproses secara hukum yang berlaku. "Saat ini, Kepolisian tiap satuan wilayah sedang melaksanakan tindakan pencegahan berkembangnya premanisme di masyarakat," kata Andi. (m20)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-5254945538958256051?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/5254945538958256051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=5254945538958256051' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5254945538958256051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/5254945538958256051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/undang-ormas-okp-knpi-dan-tokoh-adat.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRg2FH6TJJI/AAAAAAAAABQ/jKuENg-13jk/s72-c/20081016m209-TribunKaltimi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-6227291210318465985</id><published>2008-11-10T04:15:00.000-08:00</published><updated>2008-11-10T04:22:09.380-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Emon saat ditahan di Mapolresta Balikpapan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pekerja Penata Rias Salon Ditangkap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* Saat mengambil paket kiriman Sabu seberat 3,8 Gram&lt;br /&gt;BALIKPAPAN, TRIBUN - Lama melakukan pengintaian berbulan-bulan, Satuan Reserse dan Narkoba (Reskoba) Polresta Balikpapan menangkap kurir narkoba, pria berinisial Hr alias Emon (29). Pria bekerja penata rias, Emon tertangkap pukul 24.00, Senin (10/11) ketika sedang mengambil paket kiriman berisi narkoba jenis sabu di jasa pengiriman kawasan Balikpapan Selatan.&lt;br /&gt;"Kami juga menangkap bandar narkoba menjual sabu, perempuan berinisial Hm (40). Waktu penangkapan Hm berselang satu jam kemudian. Dari keterangan Emon, Hm  yang menyuruh tersangka untuk mengambil paket sabu ," kata Kasat Reskoba Polresta Balikpapan, AKP Made Yudhana, Senin (10/11).&lt;br /&gt;Saat penangkapan, petugas menggeledah isi paket kiriman menyita sabu seberat 3,8 gram. Polisi juga menemukan 14 alat hisap sabu terbungkus kondisi baru yang belum terpakai. Paket kiriman diambil tersangka terbungkus rapi, sabu 7,6 juta diselipkan bungkusan obat air atau Abate. Sedangkan &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRgm_WZR02I/AAAAAAAAABI/3_91nURjX2A/s1600-h/CSC_0171.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 140px; height: 210px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRgm_WZR02I/AAAAAAAAABI/3_91nURjX2A/s320/CSC_0171.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267002633995015010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;peralatan hisap sabu terdiri 10 pipet terbungkus koran dan 4 set alat hisap atau bong dalam kotak semuanya dalam keadaan baru.&lt;br /&gt;"Hasil pemeriksaan tersangka, paket berisi sabu berasal dari Jakarta yang dikirimkan ke Balikpapan melalui jasa pengiriman. Pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan tentang jalur masuknya narkoba dari luar Balikpapan dengan berkoordinasi dengan Polda dan Polresta setempat asal barang narkoba," kata Made.&lt;br /&gt;Tersangka Emon memiliki sifat feminim terancam pasal 62 UU RI No 5 Tahun 1997 dengan hukuman lima tahun penjara. Warga Jalan 21 Januari Balikpapan Barat kini menjalani pemeriksaan dan di tahan di Mapolresta Balikpapan.&lt;br /&gt;Sementara itu Hm, perempuan diduga bandar narkoba akan dijerat tiga pasal berlapis yaitu pasal 71, pasal 62 dan pasal 65 RI No 5 Tahun 1997 dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Hingga kini polisi masih mengintensifkan pemeriksaan Hm yang belum mengakui memiliki paket kiriman sabu-sabu. (m20)&lt;br /&gt;Polisi Awasi Peredaran Narkoba di Salon Kecantikan&lt;br /&gt;Emon saat diperiksa memakai kaos putih dan celana pendek berwarna biru mengaku tidak mengetahui isi paket kiriman adalah narkoba jenis sabu. Ia hanya disuruh Hm untuk mengambil paket kiriman pada waktu malam dini hari pukul 24.00, Senin (10/11).&lt;br /&gt;"Saya cuma disuruh. Ada tiga kali saya disuruh mengambil paket kiriman. Pertama paket berisi alat-alat perlengkapan salon kecantikan. Kedua paket berisi surat-surat. Nah, ketiga ini saya tidak tahu kalau ada narkoba didalamnya," kata Emon kepada penyidik di ruang Satuan Reskoba Polresta Balikpapan, Senin (10/11).&lt;br /&gt;Terpisah, Kasat Reskoba Polresta Balikpapan, AKP Made Yudhana menilai peredaran narkoba tidak hanya di kalangan remaja dan tempat hiburan malam saja. Namun sudah merambah ke setiap sudut lokasi para pekerja diantaranya tempat olah bugar, panti pijat dan salon kecantikan.&lt;br /&gt;"Peredaran narkoba memang sudah menjalar ke para pekerja wanita seperti panti pijat dan salon. Terbukti kasus yang kami ungkap akhir bulan Oktober lalu melibatkan pekerja panti pijat dan kali ini salon kecantikan.  Untuk itu kami akan meningkatkan pengawasan peredaran narkoba yang melibatkan para pekerja salon kecantikan," kata Made. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-6227291210318465985?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/6227291210318465985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=6227291210318465985' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6227291210318465985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/6227291210318465985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/pekerja-penata-rias-salon-ditangkap.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRgm_WZR02I/AAAAAAAAABI/3_91nURjX2A/s72-c/CSC_0171.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-348728217044450031</id><published>2008-11-09T09:10:00.000-08:00</published><updated>2008-11-09T09:15:47.927-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Peringati Hari Pahlawan Lewat Touring &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;IRING-iringan motor yang diikuti sebanyak 300 motor dari berbagai klub motor yang ada di Kota Balikpapan meramaikan Bikers City Touring  yang digelar PT Pandega Citraniaga sebagai Pengembang The Plaza Balikpapan dan Balikpapan Trade Centre, Minggu (9/11).&lt;br /&gt;Start touring dilakukan dari Lapangan Merdeka, lalu melalui beberapa jalan protokol. Seperti   Jl. Jend. A. Yani ' Jl. Soekarno Hatta (KM-1), MT Haryono (Ring Roud) dan Jl. Jend. Sudirman hingga finish di lapangan Parkir Selatan The Plaza Balikpapan. Touring dilepas oleh  Kasatlantas Polresta Balikpapan AKPAriashandy dan beberapa tamu undangan serta jajaran Manajemen PT Pandega Citraniaga.&lt;br /&gt;Setelah selesai touring&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRcaCAUsEnI/AAAAAAAAABA/yApF0c60SdA/s1600-h/touring.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 255px; height: 169px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRcaCAUsEnI/AAAAAAAAABA/yApF0c60SdA/s320/touring.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266706910981919346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;, para peserta touring dihibur grup band lokal, games, kuis hingga disediakan pula doorprize menarik. Tak hanya itu beberapa dari peserta klib motor unjuk kebolehan berupa atraksi-atraksi motor yang mengundang kagum para pengunjung.&lt;br /&gt;Salah Satu Panitia Acara Anie menturukan, event ini dibuat dalam rangka memperingati Kebangkitan Nasional dan Hari Pahlawan. "Mudah-mudahan dengan ajang ini dapat membangkitkan nilai kepahlawanan dan cinta tanah air dari para pemuda dan kemudian diharapkan dapat menjadi event rutin tahunan," ucapnya.&lt;br /&gt;Anie menambahkan, selain itu acara ini juga merupakan rangkaian acara menjelang Soft Opening Balikpapan Trade Centre yaitu pusat belanja terbesar di Kalimantan. Puncak acaranya  akan dilaksanakan pada 20 November 2008 mendatang dan beberapa acara lainnya.&lt;br /&gt;"Kami akan mengadakan acara, seperti  Grand Final pemilihan BTC Idol pertama pada  22 November, Lomba mewarna&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRcZqMcVLKI/AAAAAAAAAA4/vYlXRHrayLE/s1600-h/tour.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 148px; height: 221px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRcZqMcVLKI/AAAAAAAAAA4/vYlXRHrayLE/s320/tour.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266706501918338210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;i untuk anak-anak 23 November, dan Jalan Santai pada 30 November yang terbuka untuk umum," tuturnya.&lt;br /&gt;Sementara Kasatlantas Polres Balikpapan AKP Ariasandy menuturkan, diharapkan ajang ini dapat menjadikan masyarakat, sebagai pahlawan sendiri, sekaligus orang lain. "Artinya pahlawan dijalan dan tetap bertertib berlalu lintas dan melakukan pertolongan pertama apabila terjadi kecelakaan lalu lintas," ucapnya.&lt;br /&gt;Sedangkan Adi, salah satu klub motor Otomotif One mengatakan, ajang ini dapat mengingatkan kawula muda, atas jasa-jasa pahlawan yang tanpa pamrih memperjuangkan kemerdekaan. "Selain itu juga ajang ini sekaligus mendukung safety riding agar tidak ugal-ugalan dijalan," katanya.(m20/jnh)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-348728217044450031?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/348728217044450031/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=348728217044450031' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/348728217044450031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/348728217044450031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/peringati-hari-pahlawan-lewat-touring.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRcaCAUsEnI/AAAAAAAAABA/yApF0c60SdA/s72-c/touring.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-1304798538328294895</id><published>2008-11-09T09:01:00.000-08:00</published><updated>2008-11-09T09:10:03.211-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BTC Launching 20 November&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* Adakan Lima Rangkaian Acara Seremonial&lt;br /&gt;* Janji Beri Kejutan Bagi Masyarakat Balikpapan&lt;br /&gt;BALIKPAPAN, TRIBUN - Berita baik bagi masyarakat Balikpapan, sebentar lagi pusat belanja menjadi trade center seperti WTC Amerika yang dinanti akan segera beroperasional. Sebuah pusat perbelanjaan, Balikpapan Trade Center (BTC) akan mulai beroperasi pada tanggal 13 November 2008.&lt;br /&gt;Sama seperti namanya, di BTC akan menyajikan lifestyle terbaru dengan menghadirkan sejumlah pengelola fashion terbaru dari pulau Jawa yang membuka cabang di Balikpapan. Bagi penggemar shopping tak perlu lagi berburu barang ke pulau Jawa. Karena sudah ada di BTC. Selain itu pengunjung juga bisa mendapat barang kebutuhannya seperti barang elektronik dan makanan.&lt;br /&gt;"Ini sesuai tema kami yaitu The Best Gift atau memberikan yang terbaik bagi pengunjung. Kami sudah buktikan hingga sekarang bahwa developer kami termasuk deretan yang terbaik dengan mengerjakan gedung tepat waktu dan sesuai yang diharapkan. Meski kondisi eksternal perekonomian global mengalami krisis dan masalah lainnya yang ada tak berpengaruh selesainya gedung Balikpapan Trade Center yang juga dilengkapi atrium," kata Sunny.&lt;br /&gt;Kepada warga Balikpapan khususnya, BTC hadir tidak sekedar menyuguhkan pusat perbelanjaan saja namun ada kejutan atau surprise saat pre launching. Kejutan itu tentunya spesial dan akan membuat terkaget-kaget masyarakat. Simpang siurnya kejutan ini akan dicatat rekor. Menakjubkan bukan..&lt;br /&gt;"Kami masih mengusahaka&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRcYa1FjU5I/AAAAAAAAAAw/6Amg_5qDBfA/s1600-h/photo+gedung+BTC+29+10+2008.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 239px; height: 179px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRcYa1FjU5I/AAAAAAAAAAw/6Amg_5qDBfA/s320/photo+gedung+BTC+29+10+2008.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266705138439115666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;n untuk mewujudkan surprise ini karena mendatangkan logistik dulu dari Jawa. Dalam dua hari ini, semua kebutuhan untuk sruprise datang ke Balikpapan. Kalau mau pasti dan jelasnya silahkan tunggu tanggal 9 November 2008 tepat pre launching pertama kali beroperasi," kata Sunny.&lt;br /&gt;Saat ini tiap sudut yang disewa pusat perbelanjaan, hypermart telah menyusun sejumlah barang. Para karyawan dan tenaga lokalnya sudah tampak menjalani training kehadiran Hypermart. "Selain itu tenant lainnya sebagian juga telah siap membuka gerai diantaranya A&amp;amp;W restaurant pada tanggal 11 November mendatang beroperasi. Ada juga Naughty, Salaria restaurant, cabe merah, Mr Baso dan pedagang kios yang menjual kebutuhan warga Balikpapan," kata Sunny.&lt;br /&gt;Untuk mempermudah tenant menyiapkan interior, maka pengelola The Balikpapan Plaza telah bekerjasama dengan konsultan interior. Ini semata-mata untuk memberikan konsultasi gratis bagi tenant yang siap buka tanggal 20 November mendatang. Saat itu pengunjung diperkirakan sudah bisa menikmati kelegaan berbelanja.&lt;br /&gt;"Silahkan bagi yang ingin mendapat konsultasi gratis untuk pemasangan interio&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRcXtzqcDWI/AAAAAAAAAAo/y0GeUCwSMPI/s1600-h/IMG_8824.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRcXtzqcDWI/AAAAAAAAAAo/y0GeUCwSMPI/s320/IMG_8824.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266704364962844002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;r mendatangi kantor kami. Karena konsultan interior sudah kami siapkan dan stand by melayani pengelola tenant yang ingin beroperasi pada tanggal 20 November," kata Sunny&lt;br /&gt;Balikpapan Trade Centre (BTC) terus mempersiapkan operasional mall yang menjadi kebanggaan warganya. Dari segi fisik gedung dan mekanical-elektrical telah mencapai 95 persen dan saat ini proses finishing sedang dikebut penyelesaiannya.&lt;br /&gt;Untuk meramaikan pre launching BTC. Lima rangkaian acara seremonial akan digelar. Pertama, Biker City Touring, 9 November mendatang. Dalam acara itu memperingati hari Pahlawan yang jatuh 10 November dengan mengajak para pemuda tergabung dalam klub otomotif  untuk melakukan touring keliling kota Balikpapan dan finish di halaman gedung Plaza Balikpapan.&lt;br /&gt;Selanjutnya, Soft Opening 20 November 2008 dengan peresmian gedung dan pengguntingan pita pertama. Acara tersebut dihibur dengan artis ibukota dan pesta kembang api pada malam harinya. Bagi kalangan muda-mudi berbakat, pada tanggal 15-23 November diadakan Balikpapan Trade Center Idol sebagai ajang pembuktian bakat dan prestasi. Tentu saja acara ini akan dikemas berbeda dari yang lainnya dengan seleksi pada tanggal 15 dan 16 November  dan Grand Final 22 November.&lt;br /&gt;Bagi kalangan keluarga dan anak-anak juga tak perlu khawatir. Rangkaian seremonial terakhir dikhususkan untuk anggota seluruh keluarga yaitu acara lomba mewarnai 23 November dan Jalan Sehat pada tanggal 30 November dengan hadiah utama sepeda motor. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(muhamad yamin)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-1304798538328294895?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/1304798538328294895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=1304798538328294895' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/1304798538328294895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/1304798538328294895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/11/btc-launching-20-november-adakan-lima.html' title=''/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRcYa1FjU5I/AAAAAAAAAAw/6Amg_5qDBfA/s72-c/photo+gedung+BTC+29+10+2008.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-1966492711522547172</id><published>2008-09-18T11:01:00.000-07:00</published><updated>2008-09-18T12:28:35.183-07:00</updated><title type='text'>Teror</title><content type='html'>Halo... kamu wartawan Tribun ya...kamu yang nulis oli ilegal itu ya...bosan hidupkah...hati-hati kamu ya dijalan...Sepenggal kalimat itu aku dengar dari hp CDMA ku. Itu lalu ku laporkan kepada Abdu. Sambil tertawa saya coba menenangkan diri. Kalimat berbau ancaman itu juga ku laporkan kepada mas Bechi.&lt;br /&gt;Jelas ini menjadi masalah besar saya. Hari mendapat kata-kata itu, aku sudah bisa tahu betapa besarnya pengaruh ancaman itu ke psikologis saya. Jelas saya berpikir, bahwa patut saja dunia takut dengan teror meski hanya ancaman bukan tindakan.&lt;br /&gt;Hikmahnya, saya mendukung perlu ada penerapan aturan serius yang mencegah tindakan teror untuk tidak terjadi sering di masyarakat. Bagaimana pun teror merupakan tindakan yang bisa melukai non fisis dan berdampak negatif seperti tindak kejahatan lainnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-1966492711522547172?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/1966492711522547172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=1966492711522547172' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/1966492711522547172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/1966492711522547172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/09/teror.html' title='Teror'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-4273738261666710608</id><published>2008-09-10T09:39:00.001-07:00</published><updated>2008-09-10T09:55:30.153-07:00</updated><title type='text'>Teman dapat Rezeki</title><content type='html'>Hari ini ada yang cair. Wah seandainya dapat juga rezeki yang sama, pasti juga saya akan senang. Tetapi sedikit lagi merenung, saya sama seperti manusia lainnya yang sepakat "rezeki itu sudah diatur yang diatas". Saya pun hari ini dapat kesehatan yang Allhamdulillah kondisi fit untuk bekerja. Apalagi selama puasa, tidak ada masalah yang menonjol. Mudahan di luar bulan Ramadhan saya bisa berpuasa, selain menghemat anggaran, kesehatan badan saya terawat dan makan jadi teratur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-4273738261666710608?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/4273738261666710608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=4273738261666710608' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4273738261666710608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/4273738261666710608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/09/teman-dapat-rezeki.html' title='Teman dapat Rezeki'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-7814930087557460708</id><published>2008-09-10T09:39:00.000-07:00</published><updated>2008-09-10T09:41:06.976-07:00</updated><title type='text'>Pencurian</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-7814930087557460708?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/7814930087557460708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=7814930087557460708' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/7814930087557460708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/7814930087557460708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/09/pencurian.html' title='Pencurian'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-2965792499294128411</id><published>2008-09-08T23:22:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T23:37:51.118-07:00</updated><title type='text'>Liputan ditengah puasa</title><content type='html'>Seperti biasanya, saya berangkat liputan ke Polresta Balikpapan. Di bulan Ramadhan tidak bisa disamakan dengan bulan lainnya, perisitiwa tindak kriminal menurun alias sepi untuk diekspos. Hanya kemarin-kemarin, kepolisian Balikpapan rajin razia dari miras sampai pedagang musiman kembang api yang dianggap menggangu keamanan. Itu pun sudah saya beritakan, tidak mungkin lagi menulis itu lagi karena dikhawatirkan menjadi bosan pembaca maupun saya secara pribadi.&lt;br /&gt;Tak berselang lama, terlihat Abdu --asis. redaktur magang-- datang menghampiri. "Wawancara Kasat Lantas, berita tentang himbauan saja, bagus itu diambil beberapa angle?," katanya kepada saya. Himbauan sangat penting diberitakan agar pembaca bisa mewaspadai berkendaraan karena suasana Ramadhan sampai Lebaran bakal ramai.&lt;br /&gt;"Kasat Reskrim kamu wawancarain juga. Bagaiamana tips-tips mencegah pencurian. kan sering ada pencurian rumah kosong, oke min," kata Abduh yang pernah rumahnya juga dibongkar pencuri. untungnya, tidak ada barang berharga yang hilang.&lt;br /&gt;Peluang terjadinya tindak kejahatan pencurian rumah kosong dapat terjadi saat ini karena banyaknya warga yang mudik pulang kampung. Dan harta benda di rumah pasti ditinggal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-2965792499294128411?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/2965792499294128411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=2965792499294128411' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/2965792499294128411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/2965792499294128411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/09/liputan-ditengah-puasa.html' title='Liputan ditengah puasa'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3809138224910507818.post-7952418652771972048</id><published>2008-07-30T11:26:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T11:30:39.782-07:00</updated><title type='text'>Menjelang 17 Agustus</title><content type='html'>Kesibukan warga di tingkat RT sepertinya mulai lagi terasa, hajatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ini mulai dipersiapkan. Mulai acara rutin perlombaan panjat pinang, masukan jarum dalam botol dan segalanya. &lt;br /&gt;Tapi itu mengingatkan kita lagi tiap tahun hal ini berulang sampai kapan, itu tak mungkin dilepas begitu saja. Krisis ekonomi di negara ini begitu terasa, sehingga persoalan duit atau dana masih jadi hambatan. Yah terus semangat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3809138224910507818-7952418652771972048?l=yaminindrakila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/feeds/7952418652771972048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3809138224910507818&amp;postID=7952418652771972048' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/7952418652771972048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3809138224910507818/posts/default/7952418652771972048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yaminindrakila.blogspot.com/2008/07/menjelang-17-agustus.html' title='Menjelang 17 Agustus'/><author><name>Muhamad Yamin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14983899676903126158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/_YMj7OyENhPs/SRhGPMOMPBI/AAAAAAAAABY/4_jfrFms5bs/S220/DSC_2521ii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
